Miza & Arga

Miza & Arga
Evil House!



"Loh, kamu Nggak Belanja Za?"Tanya Amelia menatap Miza yang sedang mengunyah.


"Enggak mah"Jawab Miza sambil tersenyum.


"Kenapa Za?"Tanya Amelia.


"Nggak papah mah"Jawab Miza seperti ada yang ia sembunyikan.


"Kenapa? Cerita aja sama mamah"Tanya Amelia sambil menatap Miza yang sedang makan.


"Karena..." *Terpotong*


"Lu berantema sama Arga?!"Selak Grecilla sontak Amelia dan Aditya tersedak.


"Uhhuuhk..."


"Uuhhhuhk..."


"Eh, mamah sama papah minum dulu gih"Ucap Miza sambil menyodorkan 2 gelas air putih pada Aditya dan Amelia.


Amelia dan Aditya segera minum setelah itu mereka berdua balik menatap Arga dan Miza secara bergantian dengan tatapan yang memprediksi.


"Arga, ada apa diantara kalian? Tumben banget jarang bicaranya?"Tanya Amelia mengoreksi.


"Nggak papah mah"Jawab Arga.


Tiba-tiba Bi Asih dateng terburu-buru ke Dining Room. "Nyonya, nyonya"Panggil Bi Asih.


"Ada Bi?"Tanya Amelia.


"Ada tamu yang dateng. Kayaknya sih... Nyonya Erg dan Tuan Erg."Ucap Bi Asih.


"Kirain ada apa Bi, Bi"Ucap Amelia.


Segera Amelia dan Aditya berjalan menuju Teras rumah. Tampak disana ada mobil Alphart berwarna hitam terparkir di depan.


Seorang Wanita parubaya bersama Suaminya keluar dati mobil. Wanita parubaya dan Suaminya itu adalah orangtua dari Grec, Erlan dan Miza.


reeeenggg...


Pak satpam segera membukakan gerbang. Melana dan Asland segera masuk sontak Amelia dan Aditya menyapanya seperti menanyakan kabar atau lain halnya.


"Kalian kok tiba-tiba datangnya? Jadi belum siap-siap kami! Ayo, masuk"Ajak Amelia.


Melana melihat Semua anaknya dan menantunya sedang makan bersama. "Mamah, papah"Ucap Ketiga perempuan itu serentak.


"Halo sayang"Ucap Melana.


Ketiga perempuan itu memeluk Papah dan Mamah mereka dengan pelukan yang hangat. Sudah sekian lamanya mereka tidak merasakan pelukan hangat dari seorang ayah dan ibu.


Mereka memeluk dengan penuh kasih sayang lalu melepaskan kembali. "Mamah apa kabar?"Tanya Miza.


"Baik"Jawab Melana.


"Mamah sama papah tumben rapih banget! Mau kemana?"Tanya Grecilla.


"Mamah sama papah ada bisnis di Luar Negri jadi kami harus kesana!"Ucap Melana.


"Oh,"


"Ya udah kalo begitu kami pergi dulu ya. Soalnya harus cepat kalo Nggak Pesawatnya pergi duluan" Pamit Melana.


"Jaga diri baik-baik yah, jangan lupakan kami"Ucap Erlana. "Iya, sayang"Jawab Melana yang sudah berada di dalam mobil bersama Asland suaminya.


"Papah jaga mamah"Ucap Miza. "Iya sayang"Jawab Asland dengan suara beratnya.


Mobil Alphart berwarna hitam itu segera melesat pergi ke bandara. "Hati-hati"Teriak Miza.


Semuanya pun masuk dan bersiap-siap untuk pergi berlibur karena Sekolah hanya meliburkan 1 minggu saja. Akhirnya semua sudah siap mereka pergi dengan mobil masing-masing.


Aditya bersama Amelia dan Deon bersama Grecilla dan Dion bersama Erlana dan juga Arga bersama Miza. Sesampainya pada tujuan Aditya langsung membuka pintu Vila mereka.


Mereka menginap Enam hari saja karena setrlah pulang mereka akan mengurus pekerjaan yang sudad menumpuk.


Mereka bepergian ke Tokoh banyak sekali permainan Amelia berucap saat di Tokoh permaian. "Kita semua berpencar yah, jangan supaya bisa berduaan. Siapa tau ajah ada yang mau...Heeng-heeng"Sontak semuanya membulatkan matanya tak percaya.


Akhirnya mereka semua berpencar. Aditya dan Amelia bermain pancing-pancingan ikan dan Deon dan Grecilla bermain Tusuk balon dan juga Dion dan Erlana entah kemana sedangkan Arga dan Miza masih berjalan tak tau mau bermain apa.


"Woy sendal jepit kesitu yuk!"Ajak Miza sambil menunjuk pada rumah hantu yang sangat menyeramkan. Rumah hantu itu bernama Evil House.


Arga melihat Rumah hantu itu. "Ayok"Jawab Arga. Mereka segera pergi kerumah hantu itu.


Jangan lupa dilike, komen, rite, follow, give kalo. ada tulisanya yang typo tolong dimaafkan. See you πŸ˜„