
"Udah mending lo pergi dari kamar gw! Dari pada disini lo gw takutin! Mau?" Ketus Kelly mengusir adiknya dari kamarnya.
"Yah, kakak! padahal masih banyak loh yang harus gw ceritain sama kakak tentang Bang Cio! Soalnya 'kan, Bang Cio kemarin digodain sama cewek-cewek didekat sekolah. Bang Arga juga!" Ucap Jornia yang membuat Kelly semakin penasaran.
"Coba ceritain? Apa ajah yang lo liat!"
"Yee, kakak kepo banget jadi orang!" Goda Jornia pada Kelly yang membuat pipi Kelly merah merona. Namun, kembali dengan wajah datar.
"Cepat kasih taunya gw ada urusan soalnya nih! GC!" Ucap Kelly terburu-buru.
"Kakak emangnya mau kemana sih? Kayaknya buru-buru banget! Mau ketemu bang Cio ya?" Goda Jornia lagi.
"Apaan sih lo! Ngaco banget jadi adek!" Ketus Kelly pada Jornia.
"Ya elah kak, marah melulu. Ntar, cepat tua bang Cio gak mau sama kakak! Emang kakak mau?" Lagi-lagi Jornia menggoda Kelly.
"Bacot bettt, kalo punya adek! Udalah, gw cabut dulu. Byee" Ucap Kelly langsung mengakhiri pembicaraanya.
"Yakin kakak gak mau tau??? Tentang bang Cio sama orang yang gw suka! Yakin gak mau tau nih? Kiw, Kiw!" lagi-lagi Jornia menggoda Kelly. Hingga Kelly akhirnya menyerah.
"Emang lo suka sama siapa? Dan siapa yang ngegodain Cio sama Arga?" Tanya Kelly langsung.
"Tapi ada syaratnya kalo kakak mau tau!" Ucap Jornia dengan mengangkat satu jarinya sambil menatap Sang kakak yang di depanya.
"Apa?" Malas Kelly.
"Jangan kasih tau ke mamah!" Ucap Jornia segera.
"Tenang! Sekarang siapa?" Tanya Kelly balik ke topik semula.
"Kakak kenal Daniel Francisco gak? Nah, dia orang yang gw suka kak! Kalo bisa dibilang sih... Orangnya cakep dan pintar tapi ya, itu!" Ucap Jornia dengan kata terakhir yang membuat Kelly semakin penasaran.
"Ya, biasalah cewek-cewek gak bolehin gw suka sama dia!" Ucap Jornia dengan raut wajah cemberut.
"Lagi, siapa Daniel Francisco? Emang dia kenal sama lo?" Tanya Kelly.
"Kenal lah, 'kan, kamu sekelas! Tapi, walaupun sekelas banyak banget cewek yang dikelas gw suka sama dia! Bahkan 1 sekolah! Ya, walaupun gw juga suka. Tapi, gw gak sampe segitunya banget kalo suka sama orang" Jelas Jornia pada Kelly yang fokus mendengarkanya.
"Dan yang gangguin bang Cio sama bang Arga itu..." Jornia sengaja melambatkan perkataanya supaya membuat Kelly semakin penasaran.
"Siapa?" Kelly semakin penasaran dibuatnya.
"Ada orang malam. kakak ngertikan orang malam? Jangan-jangan kakak gak tau lagi" Ucap Jornia memastikan.
"Ya, tau lah gw! ya, kali gw gak tau" Kesal Kelly.
"Nah, orang malam itu yang gangguin. Tapi, dia datangnya malam-malam! Nah, kenapa gw bisa tau? Karena teman gw sering ngeliat dan dia tau siapa Bang Arga sama Bang Cio karena, gw kasih tau dia! Begitu" Jelas Jornia.
"Dan orang malamnya ini suka banget deketin Bang Cio sama Bang Arga. udah mana nempel banget lagi! Ihh, jijik banget gw ngeliatnya. Pengen muntah rasanya" Lanjut Jornia.
Kelly hanya mengangguk pertanda ia mengerti yang dijelaskan oleh Jornia. Jornia menatap kakaknya dengan raut wajah yang semakin keheranan.
"Kakak kalo suka sama orang itu kelihatan banget. Jangan-jangan Bang Cio tau lagi kalo Kakak suka sama Bang Cio!" Tebak Jornia.
"Heh! gak mungkin" Kesal Kelly tiba-tiba.
"Ya, udah kakak gak jadi pergi? Mumpung belum terlalu malam" Usul Jornia yang mengingatkan Kelly.
"Oh, iya BANG*SAT! hampir lupa gw! Bisa-bisa kena omelan lagi gw" Ucap Kelly langsung pergi dengan menggunakan Motor Ninjanya (Balapnya).