
"Dan satu lagi. Ga! Saya minta sama kamu untuk jaga Si Miza. Karena Si Miza itu suka kemana-mana. Dan jangan lupa! Jangan bawa Miza ke Rumah Hantu nanti, dia bisa sakit. Jadi, ngerepotin kalian nanti. Okey!" Lanjutnya
"Apaan sih, pah!" Kesal Miza.
"Lah!"
"Ayo, Ga!" Ajak Miza dengan kesal.
Miza dan Arga pun segera pergi. Sementara Asland terpelongo dengan tingkah Miza yang suka melawan.
...♥♥♥...
Pagi pun tiba, Cuaca hari ini sangatlah bagus karena terik matahari yang memancar kearah Rumah milik Zioland. Jadi, para penghuni dapat berolahraga dirumah sendiri tanpa harus pergi-pergian.
Asland dan Melana sudah pulang kemarin malam di karenakan ada urusan penting yang membuat mereka harus pulang lebih awal.
Tampak Seorang Wanita yang masih tertidur lelap dikasurnya. Dan dijendela kamarnya pun sudah terbuka sehingga terik matahari terpancar kedalam Kamar. Sehingga Wanita itu terbangun dari tidurnya. Ya, Wanita itu adalah Miza.
"Hoammm, Hah," Nguap Miza.
Sekarang mata Miza masih ingin tidur namun ia tahan untuk tak tidur. Ia bangun dan membereskan Kasurnya serta Bantal yang masih berserakan.
Dan setelah selesai Miza pun membersihkan dirinya. Saat dikamar mandi ia kebingungan. "Lah, dimana Baju gw?! Apa jangan-jangan gw lupa lagi?! uwaod! Bisa Gawat ini kalo ada Si Arga! Gw intip dulu deh"
Miza pun menongolkan sedikit kepalanya dan melihat ada Arga yang sedang memainkan Laptopnya diSofa.
"Aduh, ada Si Arga 'kan, gimana gw lewatnya? Sial banget sih gw! Padahal masih pagi juga udah dapet Kesialan! Sekarang kayak begimana nih?" Gerutu Miza dalam kamar mandi sambil berfikir mencari cara.
Tiba-tiba saja Miza terkejut karena ada satu tangan nongol didalam kamar mandi. Sambil membawa sebuah baju dan celana beserta Pakaiana dalamnya.
Miza segera mengambilnya entah iu siapa ia kini tak memikirkanya. Yang terpenting sekarang sudah ada baju yang akan dikenakanya.
Miza keluar dan mendapati Arga. "Ga, Lo yang ngambil baju gw ya?" Tanya Miza sambil menatap Arga dari jarak yang lumayan Jauh.
Miza pun mengangguk- anggukan saja pertanda ia sudah mengertih dengan jawaban Arga. Miza pun mengambil Ponselnya dan segera pergi kebawah.
Tampak keadaan diruang tamu sudah ramai karena sudah diisi oleh Kedua orangtuanya (Aditya & Amelia), Kakaknya dan Kakak Iparnya.
Miza melihat semuanya tampak sedang bersenam. Ia pun mengikutinya dari belakang. Saat itu Miza tak sengaja melihat Grecilla yang sedang bersenam. Ia pun segera mendekati Grecilla "Kak, tumben ikut Senam? Biasanya 'kan, kakak gak pernah ikut senam?!"
Grecilla pun langsung terkejut dengan kedatangan Miza yang tiba-tiba. "EH, MAK COMBLANG BERANAK 10!" Kejutnya dan segera menepuk pelan Wanita yang berada disampingnya.
Bagi Miza itu tak sakit. Sama sekali tak ada rasa. Pokoknya rasanya hambar. Tiba-tiba saja Grecilla teringat sesuatu. "Za, nanti emangnya mau pergi kemana?" Tanya Grecilla
"Ke Alun-alun Bandung Kak. Emangnya Kenapa? Kakak mau ikut? Kalo mau, Bang Deonnya harus ikut nanti, kakak kerjaanya jadi Nyamuk! Emang kakak mau?" Ejek Miza pada Grecilla
"Ya gw mana ikutlah! Emang gw mau jadi Nyamuknya kalian! Gw tau kalian mau mesra-mesraan kan? Udah Ketaraan!" Ucap Grecilla percaya diri
"Apasih kakak! Kami itu pergi jalan-jalan karena satu Cio sama Kelly itu udah pacaran, dan lebih tepatnya baru Pacaran. Yang kedua kami pergi jalan-jalan juga karena Hari Terakhir Kami libur!" Jelas Miza panjang lebar.
"Oh, iya gw baru inget! Sekarang 'kan, Hari terakhir kalian libur. Jadi, gw mau bikin sarapan dirumah baru gw!" Ucap Grecilla sedikit memamerkan.
"Emang kakak udah dapet rumahnya?" Tanya Miza.
"Ya, udah lah. Dari Zama Bahola gw udah dapet kali rumahnya. Cuman tinggal nunggu Ayah aja suruh pindah baru, kita pindah!" Jelas Grecilla.
"Oh, Jadi, Kapan kakak pindahnya?" Tanya Miza.
"Ya, Sekarang lah! 'Kan, disuruh ayah pindahnya sekarang." Jawab Grecilla dengan nada yang sedikit dinaikan.
"Maksud gw kakak Pindahnya itu Siang atau Sore!" Ucap Miza dengan nada yang dinaikan.
"Sore lah!" Jawab Grecilla.
Tiba-tiba saja ada bunyi Notifikasi Chat dari Kelly. Miza yang mendengar Nontifikasinya langsung mengambilnya didalam sakunya.