
...:-) Miza and Arga :-)...
...______________...
Tiba-tiba Cio dari belakang menyodorkan sejumlah uang merah sebesar lima ratus ribu. "Ni, Bang." Kusirnya pun menerimanya dan menyodorkan belanjaan mereka.
Saat keluar dari Alfamart, Pria tua yang sudah berusia sekitar 90-an, sedang bertugas sebagai tukang parkir. Kebetulan. Kelly dan Cio membelanjakan makanan ringan dan makanan yang sehat serta beberapa minuman penyegar dahaga, Ia memberikanya pada Pria tua itu.
Dan Pria tua itu pun mengucapkan 'T'rimakasih' pada Kelly dan Cio. Selepas dari Pria tua itu, mereka berhenti sebentar karena Cio selalu saja di tempelin pada Gadis-gadis yang seumuran denganya.
Meminta nomor WA, mengajaknya makan, menanyai namanya, padahal mereka tidak saling kenal. Jadi karena kelamaan, Kelly terpaksa harus meninggalkan Cio. Tapi sebelumnya, Kelly pamit pada Cio.
...o\=\=[]::::::::::::::::>...
Saat tiba di Rumah sakit, Kelly langsung menaruh Pelastik Alfamartnya di nakas dengan keras. Miza, Diana, Giana, Alana dan Aeros serta Bagas yang hanya melihat Kelly dengan tatapan aneh.
Tadi pas berangkat biasa aja tapi pulangnya kok, malah marah. Ada apa sebenarnya? ....
"Ngape lo?" Tanya Bagas.
"Gak ngape-ngape. Emangnya ada masalah ya sama gue?" Tanya balik Kelly setelah menjawab pertanyaan dari Bagas.
"Adalah ..." Jawab Bagas.
"Emangnya apa?" Tanya Kelly.
" Tadi lo pas pergi biasa aja, kayak kagak ada beban. Tapi kok pas pulang, marah-marah. Kenapa? Dosanya belom dihapus?" Cecar Diana sambil mengikat kepang rambutnya.
"Bukan itu Din." Jawab Kelly.
"Terus apa Kenott....?" Tanya Diana sambil mengejeknya.
Kelly mendengus sebal. Ia menyilangkan kedua tanganya, dan menaruhnya didepan dadanya. "Udah lah ... Gak usah dibahas lagi! Males gue jadinya! Menurunkan Mood gue!" Ucap Kelly.
"Elehh ..." Suara Giana.
Ceklek! Suara pintu dari luar akhirnya terdengar. Pertanda ada orang yang akan segera membuka pintu dan masuk ke Ruangan.
Dan betul saja. Bukan Cio yang masuk, melainkan Olive, Rara, Billy, Arjuna dan Jerome. Mata saling pandang dan sinis.
"Mau ngapain lo kesini? Mau cari ribut? I'm Sorry For getten. Gue lagi males berantem sama Anak mami kayak kalian! Jadi mending kalian pergi, sebelum gue panggil Satpam kesini!" Ancam Miza pada Kelima musuhnya.
Sempat terheran mengapa ada Miza dan kawan-kawanya. Tapi ia harus urungkan sekarang. Karena ia akan berencana untuk menjenguk Arga saja.
"Ihh, sayang Baby Honeyku Sakit ya? Tahan ya ... Nanti juga sembuh. Habis sembuh baru deh kita boleh Pacaran lebih nyaman. Cepat sembuh ya? Apa? Mau aku aja yang urusin kamu, iya? Ohh, apa karna ada Cewek centil dan keganjenan sama temanya yang kayak Jamet berkaki empat ya? Sabar ya sayang ..." Olive mengajak Arga berbicara walau tak ada jawaban apapun dari Arga.
Olive meledek Miza dan teman-temannya yang membuat dirinya sendiri ikut kesal. Saat itu juga, Cio datang dengan tergesa-gesa berlari. Niatnya mengejar Kelly, Eh ... Malah gak bisa.
Saat tiba di Ruangan Arga, Cio langsung terkejut dengan ramainya orang didalam. Rara yang sepertinya sudah menyukai Cio sangat lama langsung menempel pada Cio.
Awalnya Rara tau Cio sempat berpacaran dengan Kelly, tapi karena mendengar hubunganya sudah putus, ia langsung bergegas merebut Cio dari Kelly.
"Ah, My ayang beb and my honey Rara udah balik ya. Tadi kemana? Kok aku cariin gak nongol-nongol sih? Aku khawatir tau sama kamu." Ucap Rara manis sambil memegang lengan Cio.
Kelly yang melihatnya hanya dapat menatap tajam bagaikan maut. Memang sudah tidak ada hak lagi untuk cemburu. Tapi, Kelly tak suka ada cewek yang mengganggu Cio selain dirinya.
"Aishh, Dasar penghancur Hubungan orang! Rara ANJWING! BAB1, Ee! Pergi gek lo jauh-jauh! Gue Santet lo nanti malem!" Gumam Kelly dalam hati dengan kata umpatanya.
Berbanding balik dengan Olive yang terus meledek Miza hingga Miza panas. Habis sudah kesabaranya dengan menghadapi Sayton tingkat tinggi ini.
"Olive, kalo elo dlkesini cuma mau ngeledek gue doang, mending lo pergi! Lo bukan ngejenguk namanya! Tapi lo itu udah kayak Sayton tingkat enam!" Ledek Miza kesal dengan Olive.
"Lo ngeledek gue! Masih mending gue Sayton tingkat enam. Dari pada lo, RAJA DARI IBLIS!" Ledek Olive tak ingin mengalah.
"BACOT LO, SAMBEL BELIBIS!" Ledek Miza.
"Huh! Anak haram! Anak anjwing .... Anak Nguentote!" Kasar Olive hingga mengeluarkan kata-kata kasar dari mulut jeleknya.
Karena keributan terjadi, membuat Arga yang belum tersadar menjadi Syok. Miza dengan khawatir langsung memanggil dokter dan suster.
Dokter pun menuruh mereka semua untuk keluar dan membiarkan Para dokter dan Suster yang mengatasinya. "Harap semuanya keluar, agar kami bisa dengan bebas merawatnya!" Ucap Dokter.
..."Baik, Dok." Ucap Miza. Dan pada akhirnya semuanya keluar dengan keadaan yang khawatir....
...TINGGALKAN JEJAK YA GUYS ......
...MCUHH ......
...πππ...