
meninggalkan Arga,Cio dan Bagas. "Ga usah natap Si Kelly terus. Gw tau dia cantik!"Ucap Bagas.
Setelah punggung Kelly sudah tak terlihat lagi Cio beralih menatap Bagas. "Masih mending gw suka sama satu org dari pada lu Playboy!"Ejek Cio.
"Ngomong apa tadi lo?"
"Sorry, sorry bang. Sorry!"
Tolong dilike, komen ya guys sambil memberi saran karena aku baru belajar bikin Novel dan jangan lupa di Vote, rate and give jangan disubcribe karena ini Novel bukanYou tube π see you πππ
Kelly melihat Miza ditempat tongkian sendiri,ia pun langsung datang dan duduk disebelah kanan Miza. "Woy, jangan bengong!"Ucap Kelly menatap Miza.
"Emang gw mikirin siapa?"Miza mengernyit. "Mikirin beras dirumah!"Ucap Kelly. "Ngapain juga gw mikirin Beras dirumah. Kurang kerjaan banget mending gw mikirin..."Seketika Miza terdiam.
"Apa jangan-jangan lo mikirin, Arga! Jiaaah, Sepertinya ada benih-benih cinta nih. Yang baru tumbuh!"Goda Kelly sambil tersenyum menyenggol pundak Miza.
"Dih, siapa juga yang mau mikirin Arga. Ogah..."Ucap Miza. "Yang bener? Gw yakin, pasti dalam Sebulan Arga bisa buat loh jatuh cinta!"Ucap Kelly dengan penuh keyakinan.
"Gimana ceritanye?!"Ucap Miza sambil memandang pemandangan lain. "Liat napa, Parasnya Si Arga Ganteng, tinggi, putih, pintar, keren, cool, ada gaya badboynya, setia, pendiam, Behhh, mantap betul. Da.. ahhh"Ucap Kelly menggoda Miza.
"Sorry-sorry aja nih ye, Gw gk akan penah menyukai orang yang bernama ARGA REZAND ZIOLAND!!!"Ucap Miza dengan tegas dan lantang.
Tiba-tiba datang Olive,Rara beserta gengnya. "Kayaknya, ada keributan lagi nih!"Prediksi Kelly menatap kebelakang (Tembok). "Pergi aja yok, Za!"Aja Kelly.
Olive menatap Miza dan Kelly yang hendak pergi dari Tempat tongkian. "Kayaknya ada Two Legendaris nih!" Ucap Olive sambil menatap kearah lain dengan tanganya yang dilipat lalu ditaruhnya di dada.
"Biasa ada cewek yang sok Gentel. Ya, gak Liv?"Tanya Rara. "Iya, dong masa enggak! Cewek kayak begini gak pantas deket sama Arga."Ejek Olive pada Miza.
Miza melangkah dan mendekat. Heh, Cewek centil bermuka dua. Kalian itu kalo ngomong langsung didepan gw gk usah pake kayak begituan! Kalo berani sini lawan gw. Pengecut!" Ujar Miza kesal sambil menggulungkan lengan bajunya.
"Maksud loh, Apa ya?"Tanya Olive pura-pura bego. "Gak usah Beg* apa jadi orang."Ucap Kelly. "Diam mulut lu. ini bkn urusan lu!"Ketus Rara pada Kelly.
"Sekarang gw tanya Mau lo apa?"Tanya Miza menatap tajam pada Olive dan Rara. "Gw mau lo menjauh dari Arga lalu mati dengan cara mengenaskan!"Usul Olive dengan mata tajam sambil melotot.
"Kenapa gak dari dulu aja bilangnya! Biar mati gw dari dulu!"Ujar Miza kesal. "Kenapa gak sekarang ajah? mumpung ada pisau, garpu, sendok, dan sumpit tuh!"Usul Olive. Yang, Notabenya sangat benci dengan Miza.
"Ambilah Pisaunya biar gw mati!"Ucap Miza. Tsnpa banyak protes Olive langsung mengambil pisau itu. "Yah, Anj*ng nurut banget kalo disuruh. Hahahah"Tawa Kelly.
"Bisa diam gak loh!" Olive semakin kesal dibuat Kelly ditambah lagi dengan perdebatanya dengan Miza. "Bwleee"Kelly menjelekan mukanya pada Olibe bermaksud mengatainya.
Tolong dilike, komen ya guys sambil memberi saran karena aku baru belajar bikin Novel dan jangan lupa di Vote, rate and give jangan disubcribe karena ini Novel bukanYou tube π see you πππ