
...Firasat Miza!...
Amelia menatap Miza yang masih tertidur dan seketika teringat dengan Arga Amelia pun segera menelepon Arga karena kasihan melihat Miza yang masih tidur mungkin belum sadar!
π Berdering... / Diangkat.
π Halo mah!
π Halo Ga! Kamu lagi dimana?
πDi CF!
π Ngapain? Sama siapa?
π Lagi Main sama Bagas, Cio,Petra
πPulang sekarang!
πKenapa Mah?
π Miza sakit, katanya dia punya penyakit!
π Terus...
πArga... Kamu pulang bawa dia kekamar,kamu urus dia!Besok kalian udah...
π Iya-iya!
Tuuut...
"Bikin Khawatir aja!"Gerutu Amelia pada saat telepon sudah ditutup oleh Arga. Tiba-tiba Amelia mendengar suara mobil ia mengira Arga sudag datang segera Amelia melangkahkan kakinya lalu berjalan menuju Gerbang rumah.
Saat sampai di Gerbang terdapat Pak Satpam yang sedang membukakan Gerbang rumah tersebut. Amelia yang penasaran pun mendekat dan ternyata yang datang adalah Asland,Aditya dan Melana. "Ayo masuk!"Ajak Amelia.
Mereka pun masuk dan mendapati Miza yang tidur dengan selimut yang menimpa tubuhnya seketika Melana yang khawatir langsung berlari menuju Miza. "Za!"Khawatir. "Kok dia bisa begini sih, Li?"Tanya Melana dengan menatap Amelia. "Tadi Si Miza masak bareng sama Grec dan Lana terus pas selesai masak tiba-tiba aja gitu dia pingsan!"Jelas Amelia pada Melana yang menatapnya sambil mendengarkan penjelasan Amelia.
"Terus,dimana Arga?"Tanya Melana menatap Amelia yang gugup saat ditanya olehnya. Seketika suara motor dari Arga terdengar ke telinga semua orang yang memiliki telinga.
Arga pun melepaskan helmnya dari kepanya lalu masuk kedalam dan mendapati Asland, Aditya, Melana, Amelia,Grec dan Erlana dan tak lupa dengan Miza yang masih terbaring disofa."Ada apa mah?"Tanya Arga.
Amelia segera menatapnya lalu berjalan mendekati Arga dan berbicara. "Bawa Miza ke kamar!"Perintah Amelia segera Arga mau tak mau ia harus membawa Miza dengan tatapan yang tidak suka dengan musuh yang paling ia benci ini.
"Sial!"Gumamnya. Saat sampai dikamar Arga membaringkanya diSofa merah miliknya. Setelah membaringkanya Arga langsung mandi dan berpakaian baju tidur black lalu membuka Laptopnya dimeja dan membawanya keatas kasur.
Tampak layar dari Laptop tersebut adalah data-data tentang jati diri musuhnya yaitu XOX ya! Why?
~ Flasback On ~
Saat disekolah SMA Maharani waktu Arga masih keas 10 SMA ia berteman dengan Cio,Bagas,Petra mereka ber-empat sangat akrab. Disuwaktu kejadian datang anak baru yang bernama Alef XOX disekolah. maharani ia bersekelas dengan Arga dkknya.
Saat jam istirahat anak baru tersebut di Bully oleh lawan musuhnya yaitu Jerome dkknya. Arga yang melihat anak baru tersebut meminta tolong ia langsung menolongnya. Arga dkknya menghajar Jeromw dkknya hingga bonyok sampai-sampai mereka semua dipanggil ke ruang kepala sekolah.
"Bu, Dia (Arga)duluan yang nonjok saya bu!"Ucap Jerome Sambil menunjuk kearah Arga dan Arga menoleh menatapnya dengan penuh kebencian.
"Apa yang barusan kamu bilang?"Tanya ulang Bu kepsek. "Saya tidak dengar!"Lanjutnya. "Anak itu (Jerome) Bu, yang Bully saya,Bu!"Ucap anak baru tersebut sambil menunjuk ke arah Jerome. "Heh!,dia itu anak saya!"Ketus Bu Kepsek sambil menunjuk Jerome.
"Meskipun itu anak Ibu,Sebagai kepala sekolah Ibu mau tidak mau Ibu harus mengskor anak Ibu! Supaya dia tidak melakukan kesalahan!"Bela Alef sebagai korban.
"Udah pintar kamu ya!"Ketus kepsek. "Emang saya pintar Bu! Emang siapa yang bilang saya Gob*ok ibu?"Jengkel Alef tak terima Bu Kepsek yang mendengar ucapan anak baru tadi ia langsung geram. "ALEF!!! Pergi kamu dari SINI!"Tegas Bu Kepsek. Alef,Arga dkknya pergi dari ruangan Kepsek.
Disatu sisi Arga bukanya tidak ingin menolong tapi karena Arga tidak tau penyebab anak baru tersebut yang bernama Alef bisa dibully disekolah. Arga pun mempunyai suatu pemikiran yang menurutnya dapat mengancam kedudukan Bu Kepsek.
Alef pun pergi ke kelas dan duduk termenung kepalanya yang tertunduk kebawah melihat pemandangan Lantai yang begitu bersih hingga Alef mempunyai pemikiran lain. "Memang lantainya bersih tapi hatinya nggak bersih! Kepala sekolahnya ajah udah kayak begitu apa lagi muridnya yang dia didik Sejak Zaman Bahola!"Pikir Alef termenung kesal.
"WOY!!!"Alef terkaget sambil memegang dadanya takut jantungnya lepas dari tubuh! "Lu takut jantungnya Lepas?"Alef mengangguk saja saat melihat cewek Cantik dengan tambahan gaya Badgirls menambah kesan! Pikir Alef.
"Kenapa?Lu terpesona dengan kecantikan gue?"Sombong cewek itu Alef menggeleng saja tak mau tergoda namun apa daya ia tergoda. "WOY!!!"Ucap gadis itu sambil menepuk tanganya supaya Alef tersadar dari lamunannya.
"Eh, I-iya ada apa?"Alef pun tersadar dari lamunanya. Gadis itu tertawa terbahak-bahak karena Alef yang tingkahnya lucu. "Btw nama lu siapa?"Tanya Alef. "Kenalin gw Mizael Zexila Erg!"Jawab Miza menatap Alef. "Oh,"Angguk Alef. "Gw Alef XOX!"Lanjutnya dan diangguki Miza.
"Btw tempat duduk lo,dimana?"Tanya Alef. "Oh, gw bukan anak kelas X IPA gw anak kelas X IPS!"Jawab Miza seketika Alef terkaget. "Lah!, kok lo disini?"Tanya Alef. "Gw disini karna Eloh!"Jawabnya. "Tadi kata sahabat gw ada anak baru di kelas X IPA jadi gw dateng ke Elu!"Jelas Miza dan diangguki oleh Alef.
Tiba-tiba anak kelas X IPA mengganggu Miza hingga membuatnya risih segera Miza menampar cowok itu hingga terjatuh Alef yang melihat kejadian tersebut langsung berdiri kaget dengan tangan yang menutupi mulutnya. "Anj*r gw kira nih cewek gayanya doang anak Badgirls ternyata memang bener!"Gumam Alef
Cowok yang mengganggu Miza pun pergi bersama kawan-kawanya dengan bekas tamparan merah dipipi cowok itu dengan berjalan sambil memegangi pipinya. Miza pun menoleh pada Alef yang terkaget dan berkata. "Lef! Jangan pegang mulut jorok! Pegang jantung aja biar gak copot!"Usilnya.
Alef pun menurunkan tanganya dan mengelap ke baju seragam sekolah barunya Miza pun masih lihatnya. " Lain kali jangan Lap diseragam entar kotor mending tanganya dicuci! Bye!"Miza pun meninggalkan Alef yang terdiam berdiri tepat dibangkunya.
Setahun berlalu Alef kini sudah menjadi anak yang nakal tak disangka! Karena pergaulanya yang tidak bisa dijaga hingga temanya saja mulai menjauh darinya namun siapa sangka Alef masih tak memperdulikan siapapun ia hanya asik dengan dunianya.
Hingga pada suatu saat terjadi keributan dikoridor sekolah Alef?Siapa lagi kalo bukan dia? Alef bertengkar dengan lelaki tampan yang tak lain adalah Arga sendiri yang menemaninya saat kelas X IPA.
Alef terus menonjok Arga bertubi-tubi namun sayang semua itu dapat ditangkis oleh Arga. Mau tailu bagaimana mereka bisa bertengkar separah itu? Entahlah Author juga tak tau bagaimana Alef dan Arga dapat bertengkar.
"ARGA! Udah lo nyerah ajah!"Ucap Alef dengan pakaian yang sudah kotor pokoknulya Acak adul!. "Lef! Ingat janji lo sama gue! Lo gk akan ngehianatin sahabat lo sendiri!"Ucap Arga mengigatkan Alef kembali.
Bertepatan sekali Hujan deras turun disertai geluduk dan petir yang tercampur aduk disaat perkelahian Arga dan Alef belum kelar. "Gue udah BODO AMAT Ga!"Ucap Alef mengelak janjinya.
"Terserah lo,pokoknya yang gue mau tepatin janji Lo sama gw Lef!"Ucap Arga. Tiba-tiba suara motor kencang mendekat kearah Alef lalu menjeputnya. Arga gagal mengembalikan Alef seperti dulu lagi yang ceria, ramah, suka menolong,baik namun sekarang berubah Drastis.
Sorry ya Gusy kalo Flasbacknya terlalu panjang!ππ
~Flasback Of~
Miza terbangun dari mimpi buruknya yang saat itu Ayah dan Ibunya mati dibunuh oleh Unclenya yang tak lain adalah seorang penjahat terkejam dan karna itu juga Mengapa ayahnya membuat sebuah Clan yang dipimpin oleh Ayahnya sendiri supaya dapat bersatu dan dapat merasakan susah senangnya bersama-sama.
Miza melihat Arga yang sudah tertidur pulas dikasur ia segera mendekat lalu melihat layar Laptop Arga masih menyala Miza membacanya dalam hati supaya tak ketahuan oleh Arga
"Alef XOX pemimpin dari Clan XOX dan keberadaanya masih belum diketahui sudah keluar dari Sekolah Maharani sejak kelas XI!Memiliki kekuatan yang cukup kuat untuk melawan Clan manapun."Baca dalam hati Miza seketika Miza memiliki Firasat. "Apa jangan-jangan Alef si anak baru ini?"Firasat Miza
Miza yang tersadar dari firasatnya yang menurutnya tidak begitu penting bagi hidupnya ia langsung membereskan semua barang yang ada dikasur lalu pergi kekamar mandi dan berganti pakaian. Entah mengapa dirinya berasa sudah menikah dengan Arga!
Terimakasih bagi yang sudah membacanya semoga Ceritanya seru dan menarik So,tolong dilike komen,rite and give See you ππ