Miza & Arga

Miza & Arga
Hukumanya Apa Bu?



Ke esokan harinya, di pagi hari yang cerah dan cuaca yang bagus dan tampaknya Matahari sedang berbahagia di Angkasa. Kini Wanita itu yang sudah berada di Ruang Tamu hendak makan bersama keluarganya.


"Itadaikimasu ... " Ucapnya lalu langsung melahap makananya dengan mantap.


Amelia dan Aditya hanya bisa bergeleng kepala saja melihat kelakuan Miza. Amelia pun segera Menyendoki kembali Nasi yang memang sangat banyak.


"Makanya yang banyak Za. Biar Cepat gede. Biar Maminya juga dapet Cuci yang gemuk." Ucap Amelia yang sontak membuat Miza tersedak oleh makananya sendiri.


Aditya pun segera menutup mulut istrinya yang asal menyeleneh saja tanpa merem terlebih dahulu. Amelia pun hanya bisa merutuki kebodohanya. "Aduh ... maafin mami, ya Za. Memang mami suka keceplosan akhir-akhir ini." Ucapnya.


"Oh ... Mam lagi mau Cucu? Gak papa kok. Miza setujuin. Tapi kayaknya masih lama, karenakan Miza masih sekolah dan Hari Kelulusan juga bentar lagih. Jadi Mam, harus bersabar ya mam. Tunggu Waktu yang tepat, pasti Mam dapet Cucu kok mam." Ucap Miza yang membuat Kedua orang tua itu saling bertatap tak terkecuali Arga ikut menatap.


Arga menegukkan Salivanya terkejut, saat mendengar Ucapan Miza. Sementara Miza yang memang mengetahui saat ini Maminya ingin memilik Cucu darinya dan dari kakaknya.


...o\=\=[]::::::::::::::::>...


Kini di sekolah tampak Ramai. Dan Pelajaran sudah dimulai dari tadi. Hingga kini Bu Echa lah yang mengajar di Kelas Miza dan Kelly.


"Miza. Sini kamu!" Ucap Bu Echa kesal.


"Kenapa Bu? Ibu mau nyuruh saya Godain Pak Arno lagih? Mending jangan deh Bu. Nanti saya dapet hukuman dari Sua---" Ucap Miza aslah hingga kata akhirnyania tak sengaja menyebutnya.


"Bu. Kan soalnya 3+4×3×1\=, Kok gampang banget sih Bu, Pertanyaanya. Gini mah AnakTk juga bisa bu, ngerjainya!" Protes Miza pada Bu Echa yang sedang membuka Kertas penting.


"Ya udah ibu kasih soalnya yang lebih Sulit sama kamu. Karena kamu sok pintar. Coba ... 4×1< × U × ( 1 NT+ 4 + 1< + 4MU\= Coba jawab" Ucap Bu Echa mengasal.


"Jawabanya ini mah, Aku Cinta Kamu Bu. Berarti Ibu lagi Cinta ya sama Pak Arno? Ibu Pj lah Bu. Seratus ribu aja Bu, Buat saya." Ucap Miza terkekeh pelan.


"Bu sayq jangan dilupakan Bu. Saya juga seratus Ribu Bu." Ujar Kelly yang sedang duduk sambil mengerjakan tugasnya yang sudah menumpuk dari semester 1.


"Hadeuh - Hadeuh ... Gini banget sih punya Murid." Capek Bu Echa. menepuk Keningnya sendiri sambil menggeleng-gelengkan kepala, tak tau harus berbuat apa pada Si KEDUA LEGENDARIS INI.


"Ya elah Ibu kalo capek jangan dateng ke sekolah. Biar kami Jamkos. Emangnya Ibu Gak tega apa liat kita belajar melulu!" Ucap Miza memanas.


Bu Echa menatap tajam Pada Miza. "MIZAAAA.... KAMU ITU SELALU.... AJAH BIKIN SAYA PUSING TUJUH SAMUDRA! GAK BISA APA MULUT KAMU MINGKEM SEDIKIT? OKEH... SEKARANG TUGAS SAYA TAMBAHKAN! KERJAKAN BIOLOGI HAL 1-50! DUA HARI SAYA TUNGGU. JIKA TIDAK ADA YANG MENGUMPULKAN SAYA HUKUM." Cempreng Bu Echa yang membuat para Murid menutup telingahnya. 'Pengang' Kata mereka dalam hati.


"Hukumanya Apa Bu?" Polos Miza merasa tak bersalah sama sekali.


...JANGAN TINGGALKAN JEJAK YA GUYS...


...☜☆☞☜☆☞☜☆☞...