Miza & Arga

Miza & Arga
Penyerbuan Jerry & Kelompoknya!



Kini suasana dirumah menjadi mencekam, akibat Tahanan Kabur dan mencari Pria yang sudah berani mencebloskanya kedalam Sel Penjara. Dan Tahanan itu juga, membawa banyak orang yang merupakan dari bagianya sendiri.


Rumah Pria itu kini sudah ada banyak orang dengan menggunakan Alat-alat tajam yang mereka pegang. dan kedua pasangan itu yang juga baru tiba, harus dikejutkan dengan Kedua orangtua mereka sudah menjadi tawanan dirumah mereka sendiri.


Kedua orangtua dari sepasang itu. Miza dan Arga. Tahanan satu yang merupaka Ketua dari Bagianya segera memukuli Arga. Namun dengan sigap Arga langsung menangkisnya.


"Dari mana lo tau gw ada disini? Heh! pasti adek gw kasih tau elo 'kan, gw ada disini?!" Ketus Ketua Tahanan itu.


"Bang. Gw bilang sama lo, jangan ganggu keluarga gw! Apa ancaman gw ke elo gak berlaku buat lo? Hah!" Ketus Arga hampir emosi.


"Hahaha... lo udah berani sama gw. Iya?" Dengan cepat tahanan itu memukul Arga dengan Botol Alkohol kaca yang tadinya ia minum.


Sontak saja Arga langsung menangkisnya, ia tak suka diremehkan bahkan keluarganya sendiri. Itu ajaran dari Sang Ayahnya. Arga pun segera menghajar Tahanan itu hingga babak belur. Tanganya yang sudah mengeluarkan darah, masih ia kepal dengan kuat.


Ia menghajar Ketua Tahanan itu yang merupakan Abang dari temnya sendiri, Jerry. Hingga membuat kelompoknya Jerry sendiri harus terdiam dan hanya bisa melihatnya saja, tanpa sepatah katapun.


"HAJAR DIA ANJ*ING!!! KALO GAK ADA YANG BANTUIN GW ... GW PASTIIN LO AKAN MATI DALAM SEKEJAP!!!" Ancam Jerry yang membuat Semua kelompoknya menghajar Arga dengan benda tajam yang ada ditangan mereka.


Miza yang sudah merasa peranya harus digunakan dalam kondisi seperti ini, harus melawan dengan Tinjunya dan keahliam bela dirinya yang tinggi. Begitu juga dengan Arga dan Aditya.


Dan pada akhirnya Jerry dan kelompoknya harus ditahan kembali. Karna Insiden yang mereka lakukan atau sama saja dengan Penyerbuan. Sekali lagi Jerry harus kalah oleh Arga. Yang membuat dirinya semakin membencinya.


Akhirnya keluarga itu pun kembali aman. Dan tepat pada saat itu juga Deon, Grecilla dan Dion dengan Isrinya yaitu Erlana, tiba dirumah. Deon yang mengetahuinya dari Arga yang tadinya menelpon mereka sedang Dion ia tau dari Deon.


Setelah berselang lamanya, akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal bersama untuk sementara supaya berjaga-jaga agar hal yang tadi tidak terulang lagi.


Saat dikamar Miza dengan cepat mengambil P3K untuk mengobati Arga dengan benar. "Lo kalo mau selamatin orang, boleh ajah. Tapi lo juga harus mikirin diri lo juga. Bahaya apa kagak kalo lo nahan kayak tadi. Emangnya kagak sakit apah?! Liat noh kainya, merah. udah mana darahnya banyak banget lagi! Nanti kalo pendarahan gimana? Gw gak mau tanggung jawab ya!" Ketus Miza sambil mengobati Arga.


Saat ini Miza dan Arga sedang duduk diSofa, tempat biasa Arga mengerjakan tugasnya dan bisnisnya. "Iya-iya maaf. " Ucap Arga.


"nih dah selesai. " setelah selesai, Miza kembali menaruh obat P3Knya di Lemari kecil bagian bawahnya.


Dan tiba-tiba ...


Tok!


Tok!


Tok!


...TINGGALKAN JEJAK YA GUYS ...


...SEE YOU ...


...πŸ‘‰πŸ˜ŽπŸ‘ˆ...