Marry Me

Marry Me
Ketemu Ayang



”Mau lari kemana lagi?. " Senyum seorang wanita begitu licik. Saat ia sudah menemukan tempat pelarian Julia. Yang bernama asli Mareta tersebut.


”Kau,,, " Julia benar-benar tak bisa berkutik pagi. Saat beberapa orang pria langsung menyeret tubuhnya. Dan memasukkan ke dalam mobil hitam. Yang sudah terparkir sejak tadi. Menantikan kedatangan Julia.


”Lepaskan, Aku!. " Wanita paruh baya itu terus berontak. Minta di lepaskan. Namun, Seorang wanita muda yang berpenampilan sangat jauh berbeda. Dari yang pernah ia lihat sebelum nya.


Wulan memberikan kode pada anggotanya. Dan saat itu juga. Dari arah belakang, Seorang pria langsung membekap mulut Julia dengan sapu tangan. Di saat bersamaan, Julia pun langsung tak sadarkan diri lagi.


”Cepat bawa dia!. Pastikan tidak ada jejak tertinggal disini!. "


"Baik, Nona. "


Ya wanita itu adalah Wulan Senja. Salah satu anggota terbaik Arsen. Yang memang di tugaskan untuk mengurus Julia alias Mareta. Wanita dengan penuh kelicikan nya. Namun, Akhirnya ia malah bernasib sial. Setelah Arsen kembali.


Selama ini, Wanita paruh baya itu. Selalu saja bisa menyingkirkan orang-orang yang merasa akan menghalangi rencananya. Termasuk membunuh ibu kandung Arga. Hanya karena, Ia ingin menggantikan posisinya. Sebagai istri Papanya Arsen.


”Target sudah dibawa, Tuan A. " Wulan melaporkan keberhasilan nya saat ini pada Arsen.


"Bagus, Kembalilah dan dampingi Arga!. " Titah Arsen lewat sambungan earphone nya.


Wulan pun langsung beranjak dari sana. Dan mulai menaiki motornya. Sebuah motor besar, Mirip dengan motor harley. Namun, Begitu keren saat ia yang mengendarai nya.


Sungguh, Penampilan Wulan saat ini. Bagaikan seorang queen mafia. Yang sedang merayakan keberhasilan nya. Tubuh ramping nan seksi. Sangat keren saat berada di atas motor besar yang telah di modifikasi tersebut


Setelah mengendarai motornya. Yang sedikit jauh dari tempatnya semula. Kini, Di tengah persimpangan jalan raya. Ketika menuju sebuah lorong. Sebuah mobil sport keluaran terbaru telah siap berganti posisi dengannya. Benar saja, Tak menunggu waktu lama. Wulan turun dari motornya. Dan langsung masuk kedalam mobil tersebut. Melemparkan kunci motor itu pada seorang pria. Yang akan membawa motor kesayangan Wulan, Menuju ke tempat yang aman tentunya.


"Oke,,, Saatnya ketemu ayang. " Seru Wulan dengan senyum dibibirnya.


Wanita 21 tahun itu. Mulai melajukan kendaraan nya. Dan di saat bersamaan juga. Ia malah sambil mengganti pakainnya, Sambil menyetir dan sambil berganti pakaian juga. Sungguh hanya Wulan yang dapat melakukan hal konyol seperti ini.


Bahkan, Suara musiknya telah ia naikan volume nya. Ia juga masih sempat menempelkan lipstik natural. Untuk bibir tipisnya tersebut. Sehingga, Penampilan nya kembali terlihat anggun. Sama seperti pertama kalinya ia bertemu dengan Arga.


"Wow,,, Ternyata kamu cantik juga, Senja. " Pujinya sendiri saat ia menatap pantulan wajahnya. lewat kaca spion di depan sana.


Ia pun masih membiarkan rambut panjang nya. Tetap berantakan, Karena wanita itu saat ini sedang menikmati musik favorit nya. Hidupnya bagaikan tak ada beban hidup sama sekali. Saking ceria dan asyiknya ia saat ini.


Sambil terus melajukan mobil sport nya. Untuk menemui dan mendampingi Arga. Yang baru saja mengetahui sebuah kenyataan pahit dalam hidupnya. Pria itu mungkin sedang menahan dirinya. Untuk tidak berkata kasar, Dan ikut menyalahkan dirinya sendiri. Karena, Selama ini ia telah di tipu habis-habisan. Oleh seorang wanita yang mengaku sebagai Mamanya. Padahal, Wanita itulah yang melenyapkan Ibu kandungnya. Demi sebuah kemewahan hidupnya sendiri.