Love Triange

Love Triange
Eps.8



Bram segera menyelasaikan tugas kantornya. Tak terasa sudah sore hari dia pun segera pulang ke rumah.


Karyawan hrd masih menyeleksi pelamar yang melamar dia pun terpaksa lembur agar segera munking besok pagi menghubungi para pelamar. Agar setelah istirahat siang bisa melakukan interview sebelum bosnya yang menyeleksi mereka.


Sementara Bram yang sudah sampai di rumah di sambut istrinya .


" Mas gimana dengan pekerjaan kantor"


" lumayan sibuk sayang apalagi sekretaris mas keluar mengundurkan diri"


" Mas mau mandi dulu apa mau Lastri pijitin"


" Pijitin dulu sayang bahu mas capek"


Lastri pun segera memijat bahu suaminya dengan tangannya.


"Las apa kamu saja yang bantu mas di kantor"


" Tidak mas Lastri kan cuma lulusan SMA mana bisa Lastri mengerti tentang urusan kantor"


" Mas akan ajarin kalo kamu mau"


" Tidak mas biar mas cari sekretaris lagi Lastri tidak keberatan"


" Kamu yakin ,mas akan cari sekretaris yang cantik kamu tidak cemburu sayang"


" Lastri yakin mas tidak bakal menghianati Lastri"


" Kamu memang istri terbaik yang mas miliki"


Setelah di rasa cukup merasakan pijatan Lastri Bram pun segera mandi dia pun melepaskan pakaian mandi di bawah guyuran air shower.


Lastri yang mengerti keinginan suaminya menyuruh Bram untuk menunggu di bawah. Dia pun mulai mengganti pakaiannya menghias wajahnya agar terlihat cantik.


Sementara Bram di bawah menunggu istrinya mengeluarkan hpnya menelfon restaurant memesan tempat vip . Setelah menunggu hampir satu jam terlihat Lastri turun dari tangga kamu .Bram yang melihat wajah Lastri nampak begitu cantik. Dia pun segera mengulurkan tangganya untuk mengengam tanggan Lastri.


Mereka berdua berjalan bersama sambil menggengam tanggan masing masing. Sang supir yang melihat majikannya segera membukakan pintu belakang mobil.


Setelah majikannya masuk segera dia melajukan mobilnya menuju tempat yang telah di beritahukan oleh tuannya.


Begitu sampai di restaurant mereka segera di bukakan pintu oleh pelayan. Bram pun memberitahukan meja yang sudah di pesannya.Pelayan tersebut mengantarkan Bram ke meja yang di pesannya.


Begitu sampai Bram dan Lastri duduk di tengah -tengah meja tersebut di depan meja terlihat bunga mawar merah. Di sekelilingnya ruangan terdapat hiasan lilin dan bertaburan bunga. Ya malam ini Bram mengajak Lastri makan malam dengan suasana romantis .


" Mas ini sangat indah "


" Apakah kamu suka tempatnya sayang"


" Ya mas"


Tak berapa lama pelayan datang membawa,pesenan mereka. Bram segera mengiris steak daging dia pun menyuapin Lastri. Lastri pun dengan senang hati menerima suapan dari suaminnya.


Setelah selesai makan terdengar alunan musik yang begitu indah .Bram pun mengajak Lastri untuk berdansa. Dia pun segera memeluk pinggang istrinya sementara Lastri bersandar di dada suaminnya mereka berdua larut dalam suasana malam yang begitu indah dengan alunan musik.


Setelah selesai berdansa Bram pun mengajak Lastri untuk pulang. Supir Bram pun segera mengantarkanya pulang ke rumah .Sesampai di rumah supir tersebut membukakan pintu mengerti dengan tatapan tuannya supir tersebut segera membuka pintu depan dia pun berjalan ke belakang menuju kamarnya. Karena dia tahu tuannya malam ini ingin bersama dengan nyonyanya tanpa ada yang tahu apa yang mereka lakukan.


Bram dan Lastri pun turun dari mobil sebelum berjalan Bram pun segera mengendong Lastri .Bram pun yang melihat Lastri begitu cantik malam ini dia pun mencium bibir Lastri .Lastri pun merekatkan pegangannya pada leher Bram karena dia takut terjatuh. Awalnya ciuman yang ringan menjadi ciuman yang menuntut. Bram pun segera membawa Lastri berjalan menaikin tangga menuju kamarnya tanpa melepaskan ciuman mereka.


Begitu sampai di kamar Bram pun segera membaringkan tubuh Lastri dia pun tidak sabar untuk segera membuka bajunya dan membuka baju Lastri mereka berdua melakukan hubungan suami istri saling memuaskan satu sama lain.


Mereka berdua larut dalam kebahagian tapi kebahagiaan mereka akankah bertahan ketika di hadapkan pada sebuah badai. Badai yang bakal bisa merusak rumah tangga mereka.