Love Triange

Love Triange
Eps.23



Di pagi hari Lastri sudah bersiap-siap untuk memasak di hatinya. Walaupu dia merasa sedih akibat suaminya menerima telefon dari maminya oasti membahas tentang anak kadang Lastri berfikir kenapa sampai sekaran masih brlum d karunia anak.


Bram yang masih tidur mendengar alaram berbunyi dia pun segera bangun membuka matanya ,dia mencari Lastri sudah tidak ada di kamar. Bram pun segera masuk ke kamar mandi ,dia pun melepas semua pakaian .Dia berjalan di bawah air guyuran air shower setelah selesai .Bram segera keluar dari kamar mandi memakai baju dan celana yang sudah disiapkan istrinya.


Bram pun segera turun mendapati Lastri yang menata makanan di meja makan.Setelah tahu suaminya datang Lastri segera menyuruh suaminya untuk duduk makan bersama. Mereka berdua makan bersama tidak ada yang bicara hanya keheningan . Setelah selesai makan Bram melihat wajah istrinya yang tersenyum padanya tetapi Bram tahu senyuman itu mengandung kesedihan.Bram pun mengandeng tangan Lastri naik ke tangga menunu kamar mereka.


Sesampai di kamar Bram menutup pintu kamarnya,dia pun memandang wajah Lastri yang menunduk itu artinya istrinya lagi bersedih karena jika Bram menatap mata istrinya pasti tahu kesedihab yang nampak di mata tersebut.


" Sayang sudah kamu tumpahkan apa yang ada di hatimu"


Lastri pun terdiam bingung mau bicara apa.Melihat istrinya terdiam Bram pun segera memeluknya membenamkan kepala istrinya di dadanya.


"Sayang klo kamu ingin menangis ,kamu menangislah agar hatimu lega"


Mendengar perkataan suaminya Lastri pun tak kuasa menahan air matanya dia pun mengeluarkan air mata di kedua matanya. Lastri pun menanggis di pelukan suaminya setelah puas menumpahkan air matanya.


Bram pun membiarkan perbuatan Lastri karena itu merupakan perhatian istrinya. Setelah selesai Bram segera memasukkan kemeja ke dalam celananya. Lastri pun mengambil dasi memakaikan dasi di kemeja suaminya juga memasangkan jas ke tubuh suaminya.


"Sayang kamu tidak perlu sedih lagi karena aku akan selalu ada bersama mu"


"Terima kasih mas kamu selalu ada bersamaku walaupun keadaanku seperti ini"


"kamu bicara apa tidak perlu kamu terlalu fikirkan ucapan mam"


Lastri merasa beruntung memiliki Bram sebagai suaminya dia selalu ada di saat dis membutuhkannya.


Bram pun mengajak Lastri turun ke bawah .Dia pun berpamitan pada istrinya untuk berangkat ke kantor. Tidak lupa Bram mendaratkan ciuman di kening istrinya sebelum berangkat.


Setelah melihat suaminya masuk mobil Lastri segera masuk kedalam rumah.Dia pun berjalan ke tempat di mana banyak buku yang tersusun rapi.Lastri segera mengambil salah satu buku yang berjudul "Tips cepat memiliki Anak" bagi orang pengetahuan seperti ini tidak begitu penting saat wanita mudah untuk hamil tetapi buku ini sangat penting bagi wanita yang lama haminya. Lastri pun duduk membuka halaman satu demi satu lembar buku tersebut. Lastri pun larut dalam bacaan tersebut paling tidak dia harus mempraktikan satu persatu munking bisa berhasil.