Love Triange

Love Triange
eps.57



Hari sudah larut malam tetapi Lastri belum juga mendapati suaminya pulang.Dia pun merasa gelisah soalnya tadi suaminya izin pulang menemui klien tapi kenapa sampai sekaran masih belum pulang.Dia pun mencoba untuk bertahan agar tidak tidur menunggu kedatangan suaminya.


Lastri pun melihat jam dinding ternyata waktu sudah tengah malam.Dia pun memutuskan tidur di sofa di lantai bawah agar nanti ketika suaminya datang dia bisa membukakan pintu dan menyambutnya. Padahal dari tadi sore dia sudah mengirim pesan kepada suaminya kapan pulang.Tetapi sampai sekaran pesan tersebut belum juga mendapat balasan .Lastri juga mencoba menghubungi lewat telfon tetapi malah hpnya tidak aktif.Dia berdoa agar suaminya tidak kenapa -napa apalagi tadi suaminya mengendarai mobil sendiri tanpa supir.


Di apartemen justru Bram malah bersenang -senang dengan Sisil tanpa memikirkan Lastri istrinya .Dia pun seolah lupa dengan istrinya ataupun pulang kalo sudah dengan Sisil.Bram pun sampai lupa dengan hpnya yang ternyata kehabisan daya sehingga mati.


Sampai larut malam dia dan Sisil masih memadu kasih hingga kegiatan itu berakhir jam 2 dini hari . Sudah beberapa kali Bram dan Sisil melakukannya.Setelah acara makan malam yang sengaja Bram memesan makanan dari restaurant.Karena Bram tidak membiarkan Sisil pergi melakukan apapun .Dia hanya ingin Sisil menemaninya saja.


Dua insan yang benar -benar melupakan orang di sekitarnya. Sisil yang merasa begitu terpesona dengan kehadiran apalagi dengan setiap perbuatan Bram yang membuat dia dicintai dengan setulus hati.Bram juga merasa menemukan kebahagiannya kembali bersama Sisil dia pun ingin selalu dekat dengannya tanpa ingin jauh darinya.Apalagi ternyata Sisil memiliki sifat yang begitu agresif saat mereka melakukan hubungan badan. Membuat Bram lupa dengan sosok istrinya dia merasa menjadi remaja yang jatuh cinta lagi.


Sisil pun berharap kegiatan panas yang mereka lakukan hari ini bisa menumbuhkan benih di rahimnya.Dia ingin agar ada anak yang bisa mengikat hubungan mereka semakin erat.


Sisil pun menerima ciuman tersebut sampai melingkarkan tangannya kepada di leher Bram. Tetapi ciuman pagi yang menuntut justru membuat sesuatu yang di miliki Bram terbangun. Bram pun tidak membiarkan Sisil lolos dalam kegiatan ini di siang hari.Apalagi Sisil sudah mengerti dengan apa yang ingin di lakukan Bram dia pun malah melayani Bram.


Sisil pun merasa ketagihan dengan segala permainan Bram yang membuat dia seperti melayang di udara. Apalagi Bram yang jauh berpengalaman membuat Sisil penasaran dengan segala kegiatan yang sudah membuat dia candu. Dia pun tidak merasa risih ketika tidak memakai baju di hadapan Bram.


Siang itu mereka melakukan kegiatan panas sudah berkali -kali Bram menaburkan benihnya ke rahim Sisil berharap dari sekian benih ada satu yang bisa berkembang di rahim Sisil .


Setelah melakukan kegiatan panas di atas tempat tidur.Bram pun mengajak Sisil mandi bersama tanpa melakukan hubungan badan karena mereka berdua sudah merasa tenaganya terkuras habis setelah melakukan kegiatan panjang tersebut.