Love Triange

Love Triange
eps.55



Di pagi hari di mana Bram dan Lastri masih di dalam selimut yang sama akibat pertempuran semalam.Lastri yang sudah terbiasa bangun pagi dia pun terlebih dulu bangun dari pada suaminya.


Lastri segera beranjak pergi ke kamar mandi ,setelah itu dia segera memakai pakaian melihat suaminya masih tidur dia pun tidak bernuiat untuk membangunkan suaminya. Setelah memakai baju dia pun segera turun ke bawah mempersiapkan makanan untuk sarapan.Lastri yang sudah terbiasa dengan segala kegiatan di dapur maka tidak butuh lama dalam menyiapkan masakan.


Setelah selesai memasak dia pun menyuruh bibik untuk menyiapkan makanan di meja makan serta membersihkan dapur. Lastri pun segera kembali ke atas untuk pergi ke kamarnya. Dia pun segera membuka pintu kamar ternyata suaminya masih terlelap dalam tidurnya.Dia pun mendekat duduk di samping ranjang Lastri pun membelai wajah suaminya agar segera bangun.Dia pun merasa bersyukur karena suaminya begitu mencintainya tidak pernah menyakiti hatinya tetapi Lastri tidak tahu bahwa badai besar telah mendekatinya yang akan membawanya ke dalam kehancuran.


Bram yang merasa wajahnya di sentuh dia pun segera membuka matanya.Dia pun melihat wajah istrinya yang begitu cantik dengan senyuman yang mengembang.


" Ayo mas bangun udah aku siapin sarapannya"


" Ya sayang"


Bram pun segera bangun dia pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.Lastri segera pergi mengambil pakaian Bram yang akan di pakai . Tak berapa lama Bram sudah keluar dari kamar mandi Lastri segera membantu Bram memakai pakaiannya.


Setelah Bram selesai berpakaian mereka berdua segera turun menuju meja makan.Di mana sudah siap berbagai masakan di atas meja.Bram pun segera duduk di ikuti Lastri yang duduk di sampingnya.Lastri pun dengan cekatan melayani suaminya.


Mereka berdua segera memulai pagi ini dengan sarapan berdua.


Setelah selesai makan Bram memberitahu Lastri lagi bahwa siang ini dia mesti pergi keluar menemui klien.Lastri pun terpaksa merelakan Bram pergi demi urusan bisnis. Padahal sebenarnya dia tidak rela Bram pergi karena baru kemarin dia baru sampai.


" Mas usahain urusannya cepat selesai biar mas segera pulang"


" Ya mas"


" Mukanya jangan cemberut gitu ,mas pergi untuk bekerja sayang"


" Ya mas Lastri mengerti tetapi hati Laatri tidak rela mas pergi"


" Udahnya nanti ketemu lagi"


Bran segera mencium kening istrinya, karena dia sudah mau bersiap -siap pergi.Bram pun segera berpamitan pada Lastri dia pun meninggaljan Lastri di rumah. Lastri pun melihat kepergian suaminya. Bram pun segera masuk ke dalam mobil .Dia pun segera mengemudikan mobilnya meninggalkan rumah menuju apartemen di mana Sisil tinggal karena kemarin dia sudah berjanji siang ini akan datang.


Melewati toko bunga Bram menghentikan mobilnya.Dia pun membeli bunga mawar merah untuk Sisil.Dia merasa yakin Sisil pasti senang dengan bunga yang di belikannya.Bram pun melanjutkan perjalanan kembali .Dia pum memecah keramaian lalu lintas apalagi sekaran di jam siang seperti ini banyak kendaraan lalu lalang.


Akhirnya Bram sampai juga di apartemen setelah melakukan perjalanan.Dia pun segera naik lift agar segera sampai di unit apartemen Sisil.Sisil yang mendengar suara bel apartemen berbunyi dia pun segera berjalan untuk membuka pintu.Dia pun sudah tidak sabar untuk bertemu dengan suami barunya.