Love Triange

Love Triange
eps.27



Jam pulang kantor telah tiba semua para karyawan mulai pergi meninggalkan gedung perkantoran tidak terkecuali dengan Rangga dia pun segera pergi menuju ke tempat parkiran mobilnya membuka pintu mobil masuk ke dalam mobilnya menjalankan mobil tersebut ke luar dari area parkir.


Tetapi tidak jauh dari luar gedung di seberang jalan dia malah menghentikan mobilnya menepikan mobil tersebut di pinggir jalan. Rangga menunggu seseorang yang sudah membuat hari -harinya kacau.


Sisil yang masih membereskan meja kerjanya diapun bersiap -siap untuk pulang. Tetapi dia harus menunggu atasannya keluar dulu. Begitu melihat pak Bram keluar dari ruangan dia pun mengucapkan sapaan selamat sore . Bram pun membalas sapaan Sisil .Bram pun menyuruh Sisil untuk segera pulang. Sisil pun menjawab pertanyaan Bram iya pak.


Setelah melihat kepergian bosnya menghilang masuk ke dalam lift. Sisil pun bersiap untuk pulang dia pun berjalan menuju ke dalam lift untuk karyawan segera berjalan masuk ke dalam lift menuju lantai bawah. Begitu lift sampai di lantai bawah . Sisil segera keluar dari dalam lift .Dia berjalan keluar meninggalkan gedung perusahaan pergi ke arah jalanan untuk mencari angkutan umum.


Rangga yang melihat keberadaan Sisil dia pun segera membuka pintu mobil turun dan berjalan pergi menemui Sisil. Setelah sudah berada di dekat Sisil Rangga pun berbicara padanya.


Sisil yang melihat Rangga dia pun terkejut dengan kedatangannya.


" Sore Sisil "


" Sore Rangga ada apa "


" Bagaimana kalo kamu aku antar pulang"


" Tidak usah tar malah merepotkan"


"Tidak ada yang di repotkan kok "


" Yakin"


" Aku tidak menerima penolakan"


" Baiklah"


Akhirnya Sisil mau di antar pulang oleh Rangga mereka berjalan bersama menuju mobil Rangga yang terparkir di seberang jalan. Rangga pun membukakan pintu mobil untuk Sisil .Setelah memastikan Sisil masuk dia segera masuk ke dalam mobilnya.Rangga pun segera menjalankan mobilnya membelah jalan ibu koto.


" Ayo kita makan pasti kamu lapar"


" Tidak usah "


" Ayolah Sisil tidak boleh menolak anggap ini awal dari pertemanan kita"


" Ternyata kamu seseorang yang tidak suka di tolak"


Mereka berdua segera turun dari mobil berjalan masuk ke rumah makan.Setelah mendapatkan tempat duduk mereka segera memesan makanan dan minuman.Sambil menunggu makanan yang datang mereka berdua berbicara .


" Sisil aku ingin lebih tahu banyak hal dari mu apakah boleh"


"Ya tidak apa - apa yang ingin kamu tahu tentang aku"


" Apakah kamu sudah memiliki kekasih"


"Klo iya bagaimana"


" Maka aku akan mencoba mengambil perhatianmu "


" Kamu itu ya tipe orang yang tidak mau menyerah sama sekai"


" Bukan tidak mau menyerah selagi belum ada ikatan pernikahan maka aku tidak akan mundur untuk mendapatkan perhatianmu"


Tak berapa lama makanan datang.Mereka berdua segera memakan makanan yang tersaji begitu sudah selesai makan .Rangga pun segera mengantar kembali Sisil ke alamat tempat tinggal Sisil. Begitu sampai Sisil pun segera turun dari mobil Rangga tidak lupa dia berterima kasih pada Rangga atas apa yang dia lakukan hari ini.Rangga pun menerima ucapan terima kasih Sisil tapi dia tidak berbicara pada Sisil sesama teman tidak perlu sunkang.