Love Triange

Love Triange
Epd.5



Bram sampai di kantor pada siang hari karena aktifitas dengan istrinya membuat dia terlambat masuk kantor.


Dia pun berjalan masuk menuju ruangannya begitu pintu lift terbuka dia pun segera masuk ke dalam lift menuju ke lantai tempat ruangannya berada.


Sebelum masuk ke ruangan dia melewati tempat sekretarisnya. Nampak tempat itu kosong dia pun menghela nafas karena tidak ada sekretaris membuat pekerjaannya tambah banyak.


Dia pun masuk ke ruangannya melepas jasnya duduk di kursinya siap dengan pekerjaan yang menantinya.


" Sepertinya aku mesti mencari sekretaris baru"


Bram pun menggambil telefon menghubungi hrd .


Di ruangan hrd yang mendengar suara telefon segera mengangkat telefon.


" Hallo selamat siang"


" Siang ,bisa kamu datang ke ruanganku sekaran"


" Baik pak"


Bagian hrd yang tahu bahwa bosnya memanggil segera menuju ruangan bosnya karena dia tidak ingin membuat bosnya menunggu.


Tak berapa lama pintu ruangan di ketuk.


Tok...tok...tok...


Masuk terdengar suara bosnya menyuruh masuk. Karyawan hrd tersebut masuk ke dalam dia pun berjalan menuju meja bosnya.


Begitu melihat karyawannya masuk Bram menyuruhnya untuk duduk.


Karyawan hrd tersebut duduk di hadapan Bram.


" Aku ingin kamu membuka lowongan sekretaris aku harap dalam satu minggu sudah ada kandidat yang masuk"


" Baik pak akan saya laksanakan segera"


" Satu hal lagi dia harus cekatan aku tidak mau kandidat yang ceroboh atau lambat"


"klo kamu mengerti kamu bisa keluar"


" Ya pak "


Karyawn hrd tersebut segera keluar ruangan dia pun segera melaksanakan perintah bosnya. Dia pun membuat berita lowongan pekerjaan di web resmi tentang lowongan pekerjaan dengan menawarkan gaji yang lebih tinggi dia harap banyak peminat yang melamar lowongan tersebut.Karena perusahaan ini memberikan gaji tinggi tetapi dengan aturan yang begitu ketat.


Sementara Bram berkutat dengan pekerjaannya saat jam makan biasanya dia bisa keluar tapi sekaran karena banyak pekerjaan yang menunggu. Dia pun menelfon bagian office boy untuk memesankan makanan.


Bram pun masih melanjutkan aktifitas pekerjaannya sambil menunggu makan siangnya di antar. Setelah menunggu hampir tiga puluh menit office boy pun sudah datang dia pun mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke ruangan bosnya.


Bram yang mendengar suara ketukan pintu menyuruh masuk dan menyuruh menaruh makanan di atas meja dekat sofa. Mendengar perintah bosnya office boy tersebut segera menaruh makanannya,begitu makanan di taruh dia pun berpamitan pada bosnya untuk keluar.


Bram pun beranjak dari duduknya ketika melihat office boy keluar dari ruangannya. Dia pun segera membuka makanan dan memakannya karena masih ada banyak yang harus dia selesaikan.


Setelah selesai makan dia pun kembali ke tempat duduknya melanjutkan pekerjaannya. Tak terasa hari sudah sore Bram pun segera memakai jasnya dia pun beranjak untuk pulang . Dia berharap agar bisa segera mendapatkan sekretaris agar pekerjaannya tidak terlalu banyak.


Dalam perjalanan pulang yang di antar supirnya Bram melewati toko perhiasan. Dia pun menyuruh supirnya untuk berhenti. Bram pun masuk ke dalam toko tersebut dia pun melihat sebuah kalung yang begitu indah. Dia pun langsung menghampiri pegawai toko memberikan kartunya untuk membeli kalung tersebut. Karena kalung itu sudah mencuri perhatian Bram . Kalung itu pasti cantik bila Lastri yang memakainya.


Setelah pegawai toko mengambil kartu Bram dia pun segera mengeseknya dan menyerahkan kartu itu kepada Bram . Pegawai tersebut juga menyerahkan paper bag yang di dalamnya sudah terdapat kotak berisi kalung yang di inginkan pembelinya.


Begitu Bram sudah menerima peper bag dia segera keluar dari toko perhiasan untuk melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.