Love Triange

Love Triange
eps.28



Melihat ke akraban Sisil dengan Rangga membuat Bram merasa sakit hati tetapi dia menepis perasaan tersebut karena dia sadar hubungan dengan Sisil sudah tidak seperti dulu lagi .Lagian Bram merasa dia sudah punya istri Lastri kenapa dia mesti merasa sakit hati bila mantan pacarnya dekat dengan cowok lain .Bukankah hubungan dia sudah berakhir.Bram pun segera menepis segala perasaannya dia segera menyuruh sopirnya untuk kembali pulang ke rumah.


Di dalam mobil Rangga pun mengajak untuk mampir ke tempat makan walaupun Sisil sudah berusaha menolaknya tetapi Rangga tetap berusaha memasaknya apalagi mobil Rangga sudah terparkir di tempat makan. Mau tidak mau dia pun turun bersama Rangga karena tidak mau membuat kecewa.


Setelah duduk di salah satu meja mereka berdua makan bersama. Rangga pun mulai mengajak ngobrol Sisil.


" Sil boleh tidak aku bertanya padamu"


" Ya boleh tanya saja"


"Apakah sekaran kamu memiliki seorang yang spesial di hatimu"


" Tidak kok emag ada apa" Sebenarnya dalam hati Sisil ragu menjawabnya klo masih ada seorang masih spesial di hatinya tetapi dia menepis semuanya .


"Tidak apa - apa hanya ingin tahu saja"


Mereka berdua melanjutkan makan bersama setelah selesai makan.Rangga pun mengantarkar Sisil ke tempat kontrakannya . Tapi sebelum Sisil keluar dari mobilnya Rangga mengengap tangan Sisil diq bertanya


" Boleh tidak klo aku menjemputmu tiap hari "


" Tidak perlu malah tar merepotkanmu klo begitu terimakasih atas traktirannya "


" Ya tapi lain kali tidak perlu terima kasih katanya kita teman"


Sisil pun melihat tangannya masih di gengam oleh Rangga.


Rangga yang mengerti tatapan Sisil segera melepaskan gengamannya dia pun mengucapkan minta maaf kepada Sisil. Setelah memastikan Sisil masuk ke dalam kontrakan. Rangga pun mulai melajukan mobilnya meninggalkan kontrakan Sisil untuk kembali pulang ke rumah.


Tiba di rumahnya Rangga segera masuk ke dalam rumah. Dia pun mulai menaiki anak tangga menuju kamarnya.Hari ini dia merasa senang bisa mengajak Sisil walaupun hanya sekedar makan.Entah kenapa Rangga ingin selalu dekat dengan Sisil sejak pertama melihatnya. Dia pun segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya. Setelah selesai dari kamar mandi dia memakai baju dia segera turun ke bawah mencari mamanya.


Melihat mamanya yang lagi melihat televisi dia segera duduk dekat mamanya memeluknya dari samping.


" Ada apa ini anak mama kayaknya bahagia banget"


" Ya mam ,Rangga ingin cerita kepada mama tentang wanita yang mencuri perhatian anak mama ini"


Rangga pun menceritakan bagaimana Sisil kepada mamanya saat pertama mereka bertemu , awal kedekatan mereka masih berteman.


Mama Rangga pun tidak melarang Rangga asal wanita tersebut ,wanita baik - baik walaupun dari keluarga yang sederhana mama Rangga tidak mempermasalahkannya asal anaknya bahagia dia pun akan menerima wanita pilihan anaknya.


Rangga patut bersyukur mempunyai mama yang tidak pernah memandang sesorang dari status sosial .Mamanya mempunyai prinsip asal wanita tersebut memiliki hati yang baik itu sudah cukup baginya.


Sementara di dalam kamar Sisil memikirkan bagaimana sikapnya besok terhadap atasannya Bram . Dia tidak meyangka kalo selama ini Bram hanya pura - pura tidak mengenalnya. Ya Sisil bertekad dia harus bisa melupakan semua perasaannya pada Bram di masa lalu mereka berdua sudah memiliki kehidupan masing - masing.Apalagi Bram sudah memilki istri.