
Lastri yang berada di rumah dia nampak sibuk memasak karena siang ini dia sudah berjanji siang ini akan datang ke kantor suaminya dia pun menyiapkan masakan kesukaan suaminya menaruhnya ke dalam bekal.
Setelah selesai memasak dan menaruh masakannya ke dalan bekal. Lastri segera pergi ke kamarnya dia pun membersihkan badan berganti pakaian dengan mengenakan gaun bewarna biru muda dimana gaun tersebut sangat cocok di tubuh Lastri gaun yang nampak sederhana tetapi di pakai Lastri memancarkan aura kecantikannya.Dia pun menghias wajahnya memakai kalung pemberian suaminnya.
Setelah selesai bersiap dia segera turun ke bawah mengambil kotak makanan . Di mana sudah ada supir yang siap mengantar dia pergi,setelah Lastri masuk mobil supir pun mengantar ke perusahaan.
Hampir satu jam Lastri baru sampai di perusahaan suaminya. Dia pun turun sambil membawa paper bag yang berisi kotak makan. Dia pun berjalan masuk ke dalam resepsionis yang sudah tahu bahwa Lastri istri bosnya dia pun memberi sapaan. Lastri pun membalas sapaan mereka. Dia pun masuk ke dalam lift menuju lantai ruang kerja suaminya.
Begitu sampai di lantai ruang kerja suaminya dia segera berjalan menuju ruang kerja suaminya. Sisil yang melihat Lastri mau masuk ke ruang bosnya dia pun menanyakannya.
Lastri pun memberitahukan bahwa dia istri bosnya dengan memberikan sebuah senyuman.Sisil pun membiarkan Lastri masuk ke dalam dia pun melihat bahwa Bram sudah mempunyai istri yang begitu sempurna sudah cantik dan ramah pula tidak seperti wanita kaya lainnya .Sisil pun bertekad akan melupakan semua kenangan masa lalu tentang Bram dan membuka lembaran baru.
Lastri yang masuk ke dalam ruang kerjan suaminya begitu melihat suaminya dia pun memberikan senyuman yang begitu indah. Bram yang melihat istrinya datang dia pun menghentikan aktifitas pekerjaannya dia pun berdiri dari kursinya menghampiri Lastri memberikan ciuman singkat di bibir istrinya. Dia pun mengajak Lastri duduk bersama di sofa.
Lastri pun menaruh papar bag di atas meja mengeluarkan isinya membuka kotak makanan yang telah di masaknya tadi.Bram pun yang melihat masakan yang di bawa istrinya merasa begitu lapar apalagi itu semua masakan kesukaannya .Lastri yang sudah mengerti menyuruh suaminya untuk makan.
Bram pun mulai memakan masakan istrinya dia pun menyuapi Lastri karena Bram tahu pasti istrinya belum makan. Setelah selesai makan mereka duduk kembali di mana Lastri bersandar pada bahu Bram.
" Sayang hari ini kamu nampak cantik sekali"
Bram pun memainkan rambut istrinya.
Jam istirahat makan siang telah tiba di meja Sisil pun mulai membuka bekal makanan yang tadi di bawanya,dia pun mulai memakan bekalnya. Tak berapa lama ada pesan masuk ke dalam hpnya no telofon yang belum dia simpan. Dia pun membaca pesan tersebut
"Hallo Sisil ini aku Rangga kamu sudah makan siang belum"
Sisil pun membalas pesan tersebut
" Maaf Rangga aku sudah makan siang"
"Ya tidak apa - apa lain kali kita makan siang bareng biar aku traktir" Rangga pun membalas pesan dari Sisil.
" Ya Rangga "
Sisil pun melanjutkan mamakan bekalnya setelah membalas pesan dari Rangga.
Rangga yang ingin makan siang bersama Sisil terpaksa dia makan siang sendiri dia pun pergi ke kantin kantor setelah mendapat pesan jawaban dari Sisil.