
Pagi hari ketika masih terdengar suara burung seorang wanita berjalan turun dari tempat tidurnya .Dia pun pergi ke kamar mandi membersihkan badannya , setelah selesai berpakaian dia segera menyiapkan pakaian kerja suaminya dari celana,kemeja,sampai jas.
Setelah sudah menyiapkan pakaian dia segera turun ke bawah berkutat dengan peralatan dapur walaupun ada pembantu rumah tangga yang memasak tetapi soal memberi bumbu masakan dia sendiri yang turun tangan setelah di rasa siap . Dia segera menyuruh pembantu rumah tangga untuk menata makanan di meja.
Sementara dia sendiri kembali ke kamar untuk membangunkan suaminya . Dia pun mulai berjalan membuka gorden jendela kamar nampak sinar matahari mulai masuk dia pun mendekati ranjang tempat tidur membelai wajah suaminya dengan tangannya agar segera bangun. Bram yang tertidur merasakan pergerakan tangan di wajahnya segera menangkap tangan tersebut dan mencium tangan tersebut. Dia membuka matannya .
Lastri yang melihat suaminya sudah membuka matannya tersenyum indah.
" Mas sudah bangun ,ayo siap siap sudah aku siapin semuanya"
" Ya istriku " Bram pun segera ke kamar mandi setelah dari kamar mandi Lastri pun membantu suaminya berpakaian dari memakaikan kemeja hingga memasangkan Dasi. Setelah di rasa siap dia pun segera membawa jas juga tas suaminya. Mereka berdua turun bersama - sama untuk makan.
Di ruang makan Lasri pun mengambilkan makanan untuk suaminnya . Setelah selesai makan dia pun segera memakakan jas pada suaminnya mengantarkan sampai depan pintu tidak lupa Lastri mencium tangan suaminnya . Bram pun memberikan sebuah kecupan di dahi istrinya.
" Mas hati -hati di jalan"
Setelah melihat suaminya masuk ke dalam mobil .Lastri pun segera masuk dia pun sangat beruntung memiliki suami yang begitu menyayanginya walaupun sampai sekaran dia masih belum di karuniai seorang anak tapi suaminya tidak pernah mempermasalahkan itu semua walaupun usia pernikahannya sudah hampir tujuh tahun.
Lastri begitu mencintai suaminya dia mengorbankan hidupnya hanya untuk melayani suaminnya .Dia menjadi sosok istri yang hanya mengabdi pada suaminya.
Lastri pun segera pergi ke kamar membersihkan tempat tidur hingga mencuci baju kotor suaminnya. Walaupun di dalam rumah Bram sudah menyiapkan pembantu. Tapi bagi Lastri yang menyakut kebutuhan suaminnya dia yang melakukan pekerjaan tersebut termasuk mencuci pakaian suaminnya karena bagi dia itu merupakan bentuk pengabdian terhadap suaminnya.
Setelah membersihkan kamar tidur Lastri segera pergi ke dapur dia ingin membuat kue kering untuk suaminya. Dia juga di bantu oleh pembantunnya untuk membuat kue kering. Setelah selesai membuat kue Lastri segera pergi ke taman belakang untuk melihat tanamannya . Kebetulan hari ini banyak bunga mawar merah merah yang mekar.
Lastri pun segera memotong beberapa tangkai mawar yang mekar mengambil beberapa bagian menatanya di sebuah vas bunga yang sudah di isi air. Setelah di rasa sudah di tata dengan indah Lastri segera meletakkan vas bunga tersebut di kamar tidurnnya mekatakkan di atas meja laci samping ranjang tempat tidurnya .
Karena sudah merasa gerah Lastri segera pergi untuk mandi dia masuk ke kamar melepaskan pakaian segera berendam ke dalam bathup . Di rasa sudah selesai mandi Lastri segera memakai pakaian menyisir rambutnya. memakai makeup bersiap -siap menyambut kedatangan suaminya yang pulang dari bekerja. Dia pun turun ke bawah menonton televisi menunggu suaminya datang.