Love Triange

Love Triange
eps.44



Pagi hari di villa tempat Bram dan Sisil berada segera dua manusia yang dalam satu ruangan kamar tetapi berbeda tempatnya itu pun mulai bangun. Sisil pun bangun dari tempat tidurnya dia pun merasa aman bahwa ternyata mas Bram masih berada di sofa tidak melakukan apapun ke pada dirinya waktu tidur di lihat dari pakaiannya masih tetap seperti kemarin.Dia pun ingin kembali ke kamarnya tetapi melihat Bram masih tidur dia pun terpaksa ke kamar mandi terlebih dulu sekedar cuci muka .


Sebenarnya dia ingin segera mandi tetapi dia bingung karena baju ada tidak ada di kamar ini .Mungkin menunggu mas Bram bangun baru nanti dia bisa kembali ke kamar yang sebelum di tempati . Dia pun segera keluar dari kamar mandi tetapi melihat mas Bram masih tidur dengan nyenyaknya dia pun tidak tega untuk membangunkannya.


Sisil yang merasa bosan dia pun berjalan menuju ke balkon yang ada di kamar tersebut .Dia pun menikmati pemandangan yang ada di bawah apalagi udara sejuk yang terasa .Dia pun menghirup udara tersebut yang sangat baik karena tidak tercampur dengan polusi udara.


Bram yang merasa pegal tidur di sofa dia pun mulai membuka mata .Dia lihat pintu kamarnya masih tertutup melihat ranjang tidak ada sosok Sisil dia pun mulai mencarinya apa munking di kamar mandi. Melihat di kamar mandi tidak ada dia pun berjalan keluar dari kamar mandi tetapu sebelumnya dia cuci muka lebih dulu.


Bram pun mulai mengecek di kamar mandi ternyata tidak ada apakah sudah kembali ke kamarnya .Tapi Bram merogoh saku celananya masih ada kunci kamar ini .Jadi tidak munking dia kembali ke kamarnya . Bram pun mengecek ke arah balkon ternyata ada sosok wanita yang di carinya.


Bram pun segera berjalan mendekat ke arah Sisil.Bram pun langsung memeluk Sisil dari belakang .Dia takut Sisil akan meninggalkannya atas ke jadian kemarin karena dia tidak sanggup bila sampai Sisil tidak ada di sampingnya.


Sisil pun merasa kaget ada orang yang memeluknya. Dia pun merasa tidak enak Bram memeluk seperti ini .Dia pun mencoba untuk melepaskan pelukannya tetapi Bram memeluknya dengan sangat erat dia pun tidak bisa melepaskan pelukan Bram.


" Mas tolong lepaskan pelukannya"


" Kenapa Sil ,mas ingin seperti ini aku tidak ingin kamu pergi jauh dariku ,aku takut kamu pergi lagi seperti dulu"


Bram pun terpaksa melepaskan pelukannya kepada Sisil.Dia tidak ingin Sisil nanti marah tidak mendengar kata -katanya.Bram pun berada di samping Sisil.Bram pun mulai berbicara kepada Sisil.


" Sil maaf atas kejadian kemarin karena aku sudah berani mau memaksakan kehendaku tapi aku ingin kamu mau menerimaku karena aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari lagi"


" Ya mas aku maafin atas permintaanmu kemarin aku mau menerimanya tetapi aku ingin kamu merahasiakan pernikahan ini. Atau sampai istrimu tahu karena aku tidak ingin menyakiti perasaannya" Dalam hati Sisil ingin menolak tetapi melihat Bram bisa berbuat nekat lebih baik dia menikah dengan Bram karena di lubuk hatinya dia juga masih mencintainya. dari pada nanti Bram akan berbuat nekat dan berbuat dosa lebih baik dia menikah dengannya.


"Benarkah aku sangat bahagia mendengarnya Sil ,kalo begitu siang ini kita akan menikah"


" Ya mas ayo sekarang kita akan bersiap -siap"


"Tapi mas aku ingin kamu lebih mempriotaskan istrimu jangan sampai kamu mengabaikannya"


" Ya Sisil"


Bram pun mengajak Sisil masuk ke dalam kamar.