Love Triange

Love Triange
eps.47



Bram segera membersihkan diri di dalam kamar mandi.Dia mandi di bawah aliran air shower yang mengeluarkan air hangat.Setelah selesai dia segera keluar dari kamar mandi memakai handuk sebantas pinggang .


Di luar kamar Sisil yang ingin menganti pakaian dia pun membuka pakaian ke dalam lemari tetapi dia mencari bajunya tidak mendapatkannya malahan dia mendapati baju yang kurang bahan di lemari. Terpaksa dia mengambil baju kemeja Bram untuk di pakai dari pada memakai baju yang kurang bahan tersebut.


Bram yang keluar dari kamar mandi mendapati Sisil memakai bajunya malah tersenyum .Dia pun segera mendekat ke tempat Sisil . Bram pun segera memeluk Sisil dari belakang.


Sisil yang merasa di peluk dia pun merasa kaget .


" Mas pakai baju dulu"


" Kenapa mesti pakai baju,kamu lupa ini hari pertama kita resmi menjadi suami istri"


"Tapi mas"


" Sudah tidak ada tapi -tapian lihat kamar ini sudah di hias ,aku ingin melewati malam ini hanya denganmu"


Bram pun segera membalikkan badan Sisil ke hadapannya .Dia pun mendaratkan ciuman yang begitu lembut. Sisil pun yang mengerti ke mana arah tujuan Bram dengan senang hati dia membalas ciuman Bram walaupun wajahnya begitu malu tetapi Sisil tahu Bram menginginkan dia malam ini.


Setelah memberikan ciuman Bram pun mulai membuka kancing kemeja Sisil maka nampak pemandangan yang begitu indah. Bram pun mulai menjelajahi tubuh Sisil . Dia pun mulai melepaskan dua pakaian yang menempel sehingga tubuh Sisil benar -benar polos.Bram pun segera melepaskan handuk yang melekat di tubuhnya.


Setelah mendapatkan izin Bram pun segera melakukan penyatuan walaupun begitu sulit tetapi Bram pun berhasil menembus sesuatu yang berharga yang di jaga Sisil. Sisil pun tidak meyangka bahwa lelaki yang menjadi cinta pertamanya telah menyatu dengan dirinya dia pun tidak menyesal memberikan sesuatu yang berharga pada diri Bram.


Mereka berdua benar -benar merasa melayang Sisil yang merasa sakit tetapi Bram yang sudah berpengalaman dia pun merasa nyaman . Setelah melakukan penyatuan mereka berdua tidur berpelukan dalam satu selimut.


Sisil yang merasa baru pertama kali tidur dengan seorang pria justru dia tidak bisa segera memejamkan mata.


Bram yang tahu Sisil yang tidak bisa memejamkan matanya. Dia pun membisikkan sebuah kata sehingga terpaksa Sisil segera menutup matanya.


"Apakah kamu ingin kita melakukan lagi,kalo kamu tidak tidur "


Sisil tidak habis fikir rasanya masih sakit Bram malah dengan seenaknya bilang mau melakukan lagi.Dia pun lebih memilih tidur saja.


Setelah melihat Sisil tidur Bram pun mendaratkan ciuman di kening Sisil.Dalam hatinya dia berterima kasih bahwa Sisil menerimannya walaupun hubungan mereka nanti akan di sembunyikan tetapi bagi Bram sudah mendapatkan Sisil dan cintanya merupakan kebahagian tersendiri.Dia pun berjanji akan bersikap adil dengan dua wanita yang mengisi hidupnya.