
Setelah di rawat beberapa hari di rumah sakit akhirnya Keysa bisa pulang juga, dia sangat merindukan rumah nya.
Keysa di antar oleh Alif dan juga ayah nya yang sengaja datang ke rumah sakit hanya untuk menjemput Keysa.
Sesampainya di rumah, Alif langsung membawa Keysa ke kamar sedangkan pak Arman menunggu di ruang keluarga.
Alif membantu Keysa berbaring tidak lupa dia juga memakaikan selimut untuk istri tercintanya.
" Kamu istirahat dulu ya, mas mau ke bawah nemenin ayah... " kata Alif sambil mengecup kening Keysa.
" Iya mas.. " jawab Keysa sambil tersenyum lalu dia pun segera memejamkan matanya.
Setelah itu Alif pun segera turun untuk menemui ayah mertuanya, sesampainya di ruang keluarga Alif dapat melihat pak Arman sedang bermain bersama Revan.
Alif pun duduk di samping pak Arman.
" Keysa sudah tidur.. ? " tanya pak Arman
" Sudah yah, " jawab Alif
Mereka pun mulai mengobrol tentang pekerjaan yang sekarang sudah di urus oleh Alif semuanya.
Bahkan pak Arman merasa bangga dan senang karena menyerahkan perusahaannya di tangan yang tepat.
Perusahannya kini semakin maju apa lagi setelah Alif menggabungkan semua perusahaan milik nya.
Setelah cukup lama mereka berbincang pak Arman pun pamit pulang, dia sebenarnya ingin berpamitan kepada Keysa tapi dia merasa tidak tega untuk membangunkan nya, apalagi ketika mengingat keadaan putrinya yang masih lemah.
Setelah pak Arman pulang Alif pun mengajak Revan untuk sholat berjamaah setelah itu baru mereka akan makan.
" Sayang mainnya sudah dulu, ini sudah masuk waktu sholat.. " kata Alif
" Baik bi, kakak beresin dulu mainannya.. " jawab Revan sambil merapikan semua mainannya.
Alif tersenyum bahagia ketika melihat putra kesayangan nya tumbuh dewasa, Revan anak yang sangat penurut dan juga baik.
Banyak orang yang menyukai Revan karena sifatnya itu, setelah selesai merapikan mainannya Revan pun bergegas menyusul abinya yang sudah lebih dulu pergi ke mushola.
Hari ini mereka hanya sholat berdua saja, setelah selesai sholat Revan langsung berdoa kepada allah agar memberikan kesehatan kepada kedua orang tua angkat nya, dia juga meminta agar tidak memisahkan mereka bertiga.
《○》《○》《○》《○》《○》
Keadaan Keysa sekarang sudah jauh lebih baik, hari ini Alif sengaja tidak berangkat ke kantor dia ingin menghabiskan waktunya untuk menemani istrinya.
Di saat mereka sedang bersantai di halaman belakang, mbak Nia menghampiri mereka.
" Maaf bu di depan ada tamu, nyari ibu sama bapak.. " kata mbak Nia memberi tahu
" Siapa mbak.. ? " tanya Keysa penasaran dengan tamunya
" Kalau tidak salah namanya bu Widya, " kata mbak Nia lagi
Alif dan Keysa pun segera berdiri dan berjalan kearah ruang tamu, sesampainya disana Keysa dan Alif langsung mencium tangan mamah Widya secara bergantian.
" Tumben mamah datang kesini, ada apa.. ? " tanya Alif langsung, dia merasa heran karena kedatangan mamah nya itu.
Mamah nya tidak pernah sekali pun datang kerumah ini, tapi lihat hari ini dia datang dan Alif sangat bahagia.
" Mamah sengaja datang kesini untuk meminta maaf sama kamu Keysa, mamah sadar selama ini mamah sudah banyak berbuat salah sama kamu.
... Sungguh sebenarnya mamah itu hanya ingin yang terbaik untuk Alif, tapi kalau memang allah sudah mengirim kamu untuk menjadi pendamping Alif mamah tidak bisa berkata apa - apa lagi.
.. Mamah akan berdoa untuk kebahagian kalian berdua, Key kamu mau kan maafin mamah.. ? " kata bu Widya sambil menunduk.
Keysa dan Alif pun tersenyum, Keysa pun berpindah tempat duduk sehingga kini dia semakin dekat dengan ibu mertuanya itu.
Setelah dirasa sudah dekat Keysa pun mengelus tangan bu Widya,
" Tentu Key mau maafin mamah, bahkan jauh sebelum mamah minta maaf Key sudah maafin dan juga melupakan semuanya.. " kata Keysa sambil tersenyum.
Mamah Widya pun langsung memeluk tubuh Keysa dengan sangat erat nya.
Sejak saat itu hubungan bu Widya dan Keysa pun semakin baik, Alif senang akhirnya mamah nya mau menerima Keysa juga sebagai istrinya.
Kehamilan Keysa pun sudah semakin besar, setiap malam selalu ada saja yang di minta Keysa.
Ya sejak hamil Keysa selalu lapar pada jam - jam malam, seperti malam ini Keysa membangun kan alif yang baru saja tertidur.
Tadi setelah semua orang tertidur Alif segera keruang kerjanya, dia ingin menyelesaikan pekerjaan nya yang tertunda.
Dan baru selesai tepat jam 11.30 malam, Keysa terus membangunkan Alif dengan cara menggoyangkan tubuhnya.
" Bi bangun, ummi lapar.. " kata Keysa
Alif pun segera membuka matanya dan melihat jam.
" Ada apa sayang.. ? " tanya Alif
" Ummi lapar bi.. " kata Keysa
Alif pun segera merubah posisi tidur nya sehingga kini menghadap keysa.
" Ummi mau makan apa.. ? " tanya Alif
" Pengen makan nasi goreng, tapi Abi yang masak.. " pinta Keysa
Alif pun mengelus pipi Keysa sambil tersenyum.
" Ya sudah abi buatkan dulu.. " kata Alif, dia pun langsung bangun dari tempat tidur.
Saat Alif baru melangkah Keysa kembali memangilnya.
" Bi.. " panggil Keysa
Alif pun melihat kearah Keysa
" Ikut.. " kata Jeysa manja
Alif pun tersenyum dan menggangukan kepalanya.
Pada akhirnya mereka pun berjalan sambil bergandengan tangan menuju kedapur.
Keysa duduk tidak jauh dari Alif, dia melihat Alif mengeluarkan bahan - bahan untuk membuat nasi goreng.
" Mau pedas atau sedang.. ? " tanya Alif
" Pedes bi.. " jawab Keysa
Keysa dapat melihat suaminya itu sangat terampil, dia merasa sangat beruntung memiliki suami seperti Alif yang selalu ada untuk dia dan juga revan.
Keysa pun bangun dan mendekat kearah Alif, dia langsung memeluk Alif dari arah belakang.
" Maaf ya bi, ummi selalu buat abi susah.. Padahal abi sudah sibuk dengan masalah kantor tapi ummi masih saja meminta banyak sama abi.. " kata Keysa
Alif pun membalikan badannya sehingga kini mereka saling berhadapan, Alif tersenyum sambil membelai rambut istri tercinta nya.
" Ummi tidak pernah membuat abi susah, malah abi senang karena ummi menjadikan abi orang yang pertama tahu akan semua keinginan ummi.. Abi sangat bahagia bisa memiliki kalian berdua dan berapa banyak pun ummi minta akan selalu abi berikan termasuk nyawa abi sekali pun. Abi sangat mencintai ummi karena allah.. " kata Alif di akhiri dengan sebuah kecupan di kening Keysa.
" Ummi juga sangat mencintai abi karena allah, terima kasih karena abi sudah hadir dalam hidup ummi... " kata Keysa sambil tersenyum.
Alif pun kembali melanjutkan masaknya sambil di temani Keysa di sampingnya.
Setelah masakan nya siap Alif pun segera menghidangkannya di piring.
" Ayo dimakan mi.. " kata Alif
Keysa pun menggagukan kepala nya dan langsung berdoa setelah itu dia baru memakan masakan suami tercinta.
Sesekali Keysa juga menyuapi Alif, Alif berdoa dalam hati agar kehidupan rumah tangga mereka dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang datang menghadang.
Kalau pun ada badai Alif berdoa semoga mereka dapat melewatinya bersama - sama.