
" Apa bunda bahagia hidup tanpa cinta.. ? " tanya Keysa lagi
Bunda melihat Keysa dan tersenyum
" Bunda sangat bahagia karena dalam hubungan itu kamu dan Bella lahir, kalian harta bunda yang paling berharga.. " kata bunda
" Tapi pada akhirnya ayah mengkhianati bunda dengan memilih wanita itu.. " kata Keysa yang berubah menjadi sedih
" Sayang ayah kamu sebenarnya orang yang baik, hanya caranya saja yang salah.. Kamu juga jangan menganggap semua pria sama seperti ayah kamu, karena di luar sana banyak pria yang jauh lebih baik lagi dari ayah. Mungkin ini sudah menjadi takdir bunda berpisah dengan ayah tapi bunda tidak pernah menyesal, karena ayah kamu pernah menjadi bagian terpenting dalam hidup bunda.. " jelas bunda
Keysa hanya diam saja mendengarkan perkataan bundanya, kalau boleh jujur sebenarnya dia sangat takut menjalin hubungan dengan laki - laki mana pun.
Dia takut apa yang di alami bunda nya akan di alami oleh dirinya juga, dia takut ketika dia merasa jatuh cinta pada seseorang maka seseorang itu akan membuatnya kecewa.
" Kamu kenapa nanya soal ayah dan bunda... ? " tanya bunda penasaran
" Nggak ada apa - apa Key cuma pengen tahu aja. Dari dulu Key sangat penasaran kenapa bunda mau menikah dengan ayah.. " kata Keysa
" Sudah sebaiknya kita nggak perlu membahas ini lagi, sekarang sebaiknya kamu segera tidur besok kamu harus ke kampus kan.. ? " kata bunda dan langsung di angguki oleh Keysa
Setelah pembicaraan mereka selesai bunda pun segera keluar dari kamar Keysa dan menutup pintunya.
Keysa bangun dan memilih duduk sambil melihat keluar jendela, dia terus memikirkan perkataan Alif tadi.
" Aku nggak tahu harus ngasih jawaban apa sama kamu, jujur saja aku takut untuk menjalin hubungan dengan seseorang, aku takut kecewa seperti bunda.. " kata Keysa pelan sambil melihat cincin yang tadi di berikan Alif untuknya.
Karena merasa lelah Keysa pun akhirnya tertidur di atas sofa sambil memegang cincin pemberian Alif.
《○》 《○》 《○》 《○》 《○》 《○》 《○》
Tidak terasa dua hari sudah berlalu selama itu pula Alif tidak pernah menemui Keysa, sebenarnya dia ingin menemui Keysa tapi pekerjaan nya yang sangat banyak tidak bisa dia tinggalkan begitu saja.
Dan besok siang dia sudah harus kembali ke Jakarta untuk mengurus pekerjaan nya disana.
Sebelum dia pulang dia ingin memastikan sesuatu terlebih dahulu.
Hari ini dia sengaja pulang lebih cepat agar bisa langsung ke cafe tempat Keysa bekerja, sesampainya disana dia langsung mencari Keysa.
Seorang pelayan menghampirinya.
" Selamat sore mas, mau pesan apa.. ? " tanya pelayan itu
" Mbak apa Keysa nya ada.. ? " tanya Alif
" Oh mbak Keysa sedang ada di ruangan pak Sam, apa perlu saya panggilkan.. ? " tanya pelayan itu
" Boleh, tolong bilang sama Keysa Alif cari dia.. " pesan Alif
" Baik mas nya tunggu sebentar ya.. " pelayan itu pun langsung pergi meninggalkan Alif tidak lama dia pun kembali lagi tapi tanpa Keysa
" Permisi mas, mbak Keysa pesan mas nya tunggu saja sebentar nanti mbak keysa nemuin mas.. " jelas pelayan itu
" iya makasih mbak.. " pelayan itu pun pergi dan Alif memutuskan memainkan handphonenya sambil menunggu Keysa.
Setelah 20 menit menunggu akhir nya Keysa keluar juga, dia langsung menghampiri Alif dan duduk tepat di depan Alif.
" Sorry lama.. " kata Keysa sambil duduk
Keysa pun menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
" Kalau aku ngajak kamu jalan bisa..? ada yang mau aku omongin sama kamu.. " kata Alif smabil melihat Keysa
Keysa terdiam sebentar dan dia pun mengiyakan ajakan Alif barusan
" Mas tunggu sebentar ya, aku mau ijin dulu sama bos ku.. " kata Keysa sambil berdiri
Cukup lama Keysa pergi dan dia kembali lagi dengan membawa tas bajunya juga sudah dia ganti.
" Berangkat sekarang.. ? " tanya Keysa
" Tentu.. "
Mereka berdua pun mulai meninggalkan cafe itu dan pergi kesuatu tempat, sepanjang perjalanan tidak ada yang membuka suara mereka asik dengan pemikiran mereka masing - masing.
Cukup lama mereka menghabiskan waktu di dalam mobil sampai Alif menghentikan mobil itu di sebuah tempat yang pernah mereka datangi beberapa hari yang lalu.
Cukup lama mereka terdiam, sampai akhirnya Alif membuka suara.
" Besok aku akan kembali ke Jakarta, aku ngajak kamu kesini mau meminta jawaban kamu.. " kata Alif
Keysa melihat Alif sekilas, dan kembali melihat ke arah depan.
" Sebelum aku menjawabnya aku ingin menanyakan beberapa hal sama mas.. " kata Keysa
" Apa pun itu tanya kan saja.. "
" Seberapa besar kamu mencintai ku.. ? " tanya Keysa
" Sangat besar bahkan melebihi diri ku sendiri, kamu tahu aku mencintai kamu karena allah.. " jawab Alif mantap
" Jalau suatu saat ada wanita yang lebih baik dari aku, apa kamu akan berpaling.. " tanya Keysa lagi
" Key kamu tahu kamu adalah wanita yang sangat sempurna di mata ku, aku tidak perduli dengan yang lain nya.. " jawab Alif
" Kalau keluarga kamu menentang hubungan kita bagaimana.. ? " tanya Keysa lagi
" Kita akan berjuang bersama - sama untuk meyakinkan mereka, asalkan kamu ada di sisi ku kita pasti bisa melewati semua itu.. " jawab Alif lagi
" Kamu mau dengar cerita ku.. " kata Keysa dan langsung di angguki oleh Alif
" Dulu aku mempunyai keluarga yang sangat bahagia, sampai - sampai aku lupa bagaimana caranya menangis. Tapi tepat di usia ku yang ke 17 tahun semuanya hancur berantakan.. Tepat di hari kelahiran ku, orang yang sangat aku sayang menghancurkan semuanya.. " Keysa menjeda perkataan nya dia merasa sangat sakit ketika harus mengingat semuanya lagi.
" Kamu tahu ayah ku, orang yang menjadi idola ku selama ini menghancurkan semuanya dengan membawa wanita itu dan mengusir bunda dari rumah, bahkan bukan hanya itu saja semua aset bunda ikut di ambil juga sehingga bunda tidak memiliki apa pun.. bahkan untuk makan sehari - hari saja kami harus bekerja keras dulu.. " Keysa pun mulai menangis sebenarnya dia sangat berat menceritakan ini semua tapi dia harus bisa melakukan nya.
" Kamu tahu bahkan untuk biaya sekolah anaknya saja tidak dia berikan sama sekali dan untung nya aku selalu di kelilingi oleh orang - orang yang sangat baik, sehingga bisa sampai di titik ini sekarang..
... Jujur aku belum bisa menjawab pernyataan mas Alif waktu itu, aku takut menjalin hubungan dengan siapa pun, aku takut apa yang di alami bunda akan di alami oleh ku juga.. " Keysa pun menarik nafasnya yang terasa sangat berat dan kembali melanjutkan perkataan nya
" Jadi Key mohon maaf sama mas Alif kalau Key belum bisa membalas perasaan mas Alif.. Key takut, sebaik nya mas pilih wanita lain saja yang lebih baik dan mencintai mas Alif.. " k
Keysa pun mengeluarkan sebuah kotak dari dalam tasnya
" Ini Key kembalikan sama mas Alif, di luar sana ada wanita yang lebih berhak dari pada Key.. " kata Keysa sambil memberikan kotak cincin yang pernah Alif kasih untuknya.