KEYSA

KEYSA
21



Alif melihat kotak itu dan menggelengkan kepalanya.


" Aku sudah pernah bilang kamu wanita yang paling baik dan sempurna di mata aku, aku mohon sama kamu kasih aku kesempatan untuk membuktikan kalau aku tidak sama dengan ayah kamu itu. Aku tidak akan pernah mengecewakan kamu .. " pinta Alif


" Tapi mas, Key takut tidak bisa membalas nya.. " kata Keysa


" Kamu cukup berikan aku kesempatan setelah itu kamu bisa memutuskannya, aku mohon hanya 6 bulan saja.. beri aku kesempatan 6 bulan untuk mendapatkan cinta dan kepercayaan kamu.. " harap alif


Keysa melihat Alif dan dia pun berpikir sejenak.


" Baiklah hanya 6 bulan, dan kalau selama itu aku masih belum ada perasaan sama mas Alif Key mohon cari wanita lain.. " pinta Keysa


" Tentu kalau dalam 6 bulan kamu belum bisa mencintai aku, aku akan pergi jauh dari kamu dan tidak akan pernah datang lagi.. " janji Alif


" Sekarang kamu mau kan menunggu aku selama satu minggu aku mau menyelesaikan beberapa pekerjaan dulu di Jakarta setelah itu aku akan datang lagi kesini.. " kata Alif dan langsung diangguki oleh Keysa


Alif pun merasa sangat lega walaupun cintanya belum terbalas tapi dia akan berjuang, bagaimana pun caranya dia harus mendapatkan Keysa.


《○》 《○》 《○》 《○》 《○》 《○》


Hari ini alif sudah berada di Jakarta lagi, dia pun segera menyelesaikan semua pekerjaan nya dan mengurus kepindahan nya ke bandung.


Di saat Alif sedang bekerja dia mendengar pintu ruangan nya di ketuk dari arah luar.


Tok.. tok.. tok..


" Masuk.. " kata Alif tanpa melihat ke arah pintu


Tidak lama pintu pun terbuka dan masuk seorang wanita yang sangat cantik.


Wanita itu pun berjalan ke arah Alif dan mulai mendekat, dia berdiri tepat di samping Alif tangan nya juga sudah mulai menyentuh pundak Alif.


" Aku kangen banget sama kamu, kenapa sih setiap kamu pergi ke luar kota nggak pernah bilang dulu sama aku.. " protes wanita itu


Alif pun melepaskan tangan wanita itu dengan sangat kasar


" Memang kamu ini siapa aku.. ? " tanya Alif ketus


" Kamu nanya siapa aku, ? Alif kita ini akan segera bertunangan dan kamu masih nanya siapa aku.. ? " tanya wanita itu kesal


" Cukup Bella mesti berapa kali aku bilang sama kamu aku tidak pernah setuju untuk bertunangan dengan kamu, itu hanya rencana kedua orang tua kita saja.. " jelas Alif


ya wanita itu adalah Bella, sejak kedatangan nya waktu itu kerumah alif hubungan keluarga mereka semakin baik apa lagi keluarga mereka memiliki proyek yang sama.


" Kamu juga tahu dari dulu aku tidak pernah suka sama kamu, jadi aku harap kamu cari laki - laki lain saja.. " kata Alif yang langsung pergi meninggalkan Bella sendiri


" Kamu nggak bisa giniin aku terus Lif, kamu harus jadi milik aku apa pun caranya.. " kata Bella setelah Alif pergi


Dia pun segera pergi meninggalkan ruangan Alif, dia akan menyusun rencana agar bisa mendapatkan Alif seutuhnya.


Setelah dari kantor Alif Bella sengaja mampir dulu ke rumah orang tua Alif dia ingin membuat orang tua Alif menyukainya.


Tepat jam sepuluh malam Alif pulang ke rumahnya, pekerjaan yang menumpuk membuatnya harus pulang agak malam.


Dia membuka pintu rumah dan langsung masuk begitu saja, baru saja Alif akan menaiki anak tangga sebuah suara menghentikan langkahnya.


" Kamu baru pulang.. ? " tanya seseorang dari arah belakang Alif


Alif pun melihat kebelakang dan dia dapat melihat mamah nya sudah berdiri sedang memandangnya.


" Iya di kantor lagi banyak pekerjaan jadi Alif harus lembur, mamah sendiri belum tidur.. " kata Alif


" Mamah sengaja nungguin kamu, tadi Bella kesini katanya dia kekantor kamu tapi kamu lagi - lagi nyuekin dia. Kamu ini kenapa sih Lif, Bella kurang apa, dia baik, cantik, dia bisa jadi pendamping kamu.. tapi kenapa sikap kamu sama dia tidak pernah berubah.. " tanya mamah


" Mah Alif nggak suka sama dia, Alif nggak ada perasaan apa - apa sama Bella, dan Alif akan menikah dengan orang yang Alif cintai dan tentunya itu bukan Bella.. " jawab Alif tegas


" Sayang kamu mau cari yang bagaimana lagi, lihat Bella sebentar lagi juga kuliah nya selesai, dia terlahir dari keluarga yang berada, keluarga kita sudah lama menjalin kerjasama dan sekarang kalau kalian menikah itu akan membuat perusahaan kita semakin besar.. kehidupan kamu dan keluarga kamu nantinya akan terjamin.. " kata mamah tidak kalah tegas


" Tapi aku sudah mencintai seseorang, walaupun dia masih belum memberikan jawabannya tapi aku sudah yakin dengan dia. Memang dia tidak terlahir dari keluarga yang kaya raya bahkan dia berada di bawah kita, tapi Alif tidak pernah mempermasalahkan itu, dia wanita yang baik dan juga solehah.. jadi alif hanya mau dia.. " kata Alif sambil menatap mamah nya


" Siapa wanita itu.. ? " tanya mamah yang mulai penasaran


" Mamah kenal dia, dia Keysa anaknya bu Mira. Yang dulu pernah kerja di rumah ini.. " jelas Alif


" Apa jadi kamu menyukai Keysa.. Lif kamu tahu kan kita tidak tahu asal usul keluarganya, bahkan ayahnya saja kita tidak tahu.. kita hanya kenal mereka berdua dan sekarang kamu bilang kamu suka sama dia. Mamah nggak setuju, mau di taruh dimana muka mamah dan papah kalau saudara dan rekan bisnis kita tahu kalau kamu menyukai anak seorang pembantu.. " kata mamah setengah berteriak


" Alif nggak perduli dengan statusnya yang Alif tahu Alif sangat mencintai dia melebihi apa pun. Maaf mah Alif cape mau istirahat, permisi.. " Alif pun segera pergi meninggalkan mamahnya dan segera masuk kedalam kamar.


Dia tidak menyangka mamah nya akan menolak keinginan nya itu, padahal dia berharap mendapat dukungan dari mamahnya itu.


Alif melihat jam dan dia teringat dengan Keysa, Alif pun mengirim pesan kepada keysa berharap wanitanya tahu kalau dia sangat merindukan dirinya.


Alif akan berjuang untuk mendapatkan Keysa apa pun caranya, dia tidak perduli jika seluruh dunia menentangnya asal Keysa selalu ada di sisinya semua akan terasa sangat mudah.