
Kakek pun menepuk pundak Alif dia berusaha memberikan kekuatan kepadanya.
" Kamu harus sabar dan jangan menyalahkan diri sendiri seperti itu, kakek yakin Keysa baik - baik saja.. Oh iya apa kamu tahu mungkin Keysa punya musuh.. ? " kata pak Broto
" Setahu Alif nggak kek.. "
" Kalau kamu sendiri.. ? "
Alif pun mengingat - ingat dan dia menggelengkan kepala nya sebagai jawaban
" Ya sudah sebaiknya sekarang kita fokus kepada Keysa biar nanti kakek bantu cari tahu siapa yang sudah mencelakai Keysa.. "
" Terima kasih kek.. Alif juga akan mencari siapa orang yang berani menyakiti Keysa dan Alif berjanji tidak akan pernah melepaskannya, dia berurusan dengan orang yang salah.. " kata Alif
Tidak lama dokter pun keluar Alif dan pak Broto segera menghampiri dokter itu,
" Dokter bagaimana keadaan istri saya, apa dia baik - baik saja.. ? " tanya Alif khawatir
" Pak Alif tenang saja, saat ini bu Keysa sudah lebih baik dari sebelumnya dan untungnya kita segera menanganinya tepat waktu, kalau telat sedikit saja mungkin kita sudah kehilangan dia.. " kata dokter itu menjelaskan
Alif dan pak Broto pun merasa sangat senang dan tenang mendengar kabar tentang Keysa.
" Apa saya sudah boleh menjenguknya dok.. ? " tanya Alif
" Tentu saja, kalau gitu saya permisi dulu.. "
" Iya dokter terima kasih.. " kata pak Broto sedangkan Alif sudah masuk kedalam, dia sudah tidak sabar ingin melihat keadaan istrinya.
" Sayang maaf mas tidak bisa menjaga kamu dengan baik.. Mas seharusnya tidak meninggalkan kamu tadi, tapi mas janji akan selalu ada disini dan akan menjaga kamu. Mas tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti kamu lagi, kamu harus cepat sadar ya sayang.. " kata Alif sambil menggenggam tangan Keysa dan sesekali dikecupnya.
" Kamu yang sabar ya Lif, Keysa pasti akan segera sadar.. " kata pak Broto sambil menepuk pundak Alif
Saat bersamaan Yuda datang dan menghampiri Alif.
" Kita bicara di luar.. " kata Alif sambil berjalan ke arah luar di susul oleh Yuda
Pak Broto melihat kepergian Alif, dia pun menggenggam tangan cucu kesayangan nya itu.
" Kamu tahu sayang, kamu sangat beruntung memiliki suami seperti Alif.. Kakek melihat dia sangat mencintai kamu. Jadi kamu jangan sia - sia kan laki - laki seperti dia, kakek melihat cinta nya sangat besar dalam diri nya.. " kata kakek sambil mengelus kepala Keysa yang masih di perban akibat kecelakaan waktu itu.
Cukup lama Alif pergi bersama Yuda dan sekarang pak Broto melihat Alif sudah kembali lagi tanpa Yuda.
Entah Alif meminta Yuda untuk melakukan apa, setelah kembali ke kamar Keysa Alif pun segera duduk di samping Keysa dan kembali menggenggam tangan Keysa dengan sangat erat.
Sore hari pak Broto pamit untuk pulang dulu, dia berjanji besok akan kembali lagi untuk menemani cucunya.
Setelah selesai sholat dan mengaji Alif pun segera menghubungi Yuda, apa dia sudah menemukan dalangnya.
" Bagaimana apa kamu sudah menemukan siapa pelakunya.. ? " kata Alif setelah panggilan nya terhubung.
" Sudah dan dia sekarang sudah kami bawa ke gudang.. " jawab Yuda
" Baik, biarkan saja di disana. Nanti saya akan kesana kalau Keysa sudah lebih baik.. " kata Alif dan langsung mengakhiri panggilan nya.
Alif memandang wajah Keysa yang pucat dan mengelus kepalanya.
" Cepat bangun sayang, aku sangat merindukan mu.. " kata Alif dia pun mengecup tangan Keysa.
Dia menundukan kepala nya, sungguh dia lebih memilih tidak mendengar pernyataan cinta dari Keysa jika akhirnya seperti ini.
Dalam diamnya Alif mulai terisak, ini kali pertama dia menangis untuk seorang wanita.
Keysa mulai membuka matanya dan dia merasakan tangan nya sedang di genggam oleh seseorang.
Dia pun melihat ke samping nya, Keysa tersenyum ketika melihat laki - laki yang di cintai nya sedang menunduk seperti itu.
Keysa pun mengelus rambut Alif dengan sangat lembut.
Alif yang merasakan usapan di rambutnya segera melihat ke arah Keysa.
" Sayang kamu sudah sadar, tunggu akan mas panggilkan dokter dulu.. " kata Alif yang langsung berdiri dan menekan tombol
Dia terus menciumi tangan Keysa, dia bersyukur akhirnya wanitanya sadar juga
Tidak lama dokter pun datang dan langsung memeriksa keadaan Keysa, mata mereka tidak henti - hentinya saling memandang.
Setelah dokter selesai memeriksa kondisi Keysa dokter itu pun segera keluar dari kamar itu.
Dan kini hanya tinggal Keysa dan Alif,
" Mas maaf sudah membuat kamu khawatir.. " kata Keysa
" Tidak sayang, seharusnya mas yang minta maaf. Mas tidak bisa menjaga kamu tapi mas janji mulai sekarang mas akan lebih waspada lagi, kamu akan selalu ada dalam perlindungan mas.. " kata Alif
Lalu Alif pun mengecup kening Keysa sangat lama, Keysa merasa sangat beruntung bisa mendapatkan Alif dalam hidupnya.
" Terima kasih karena mas sudah hadir dalam hidup Key.. " kata Keysa sambil tersenyum lalu tanpa malu - malu Keysa mengecup pipi Alif yang memang posisi Alif masih berada di dekat wajah Keysa.
Mereka pun saling melempar senyuman dan mereka berharap ini adalah awal yang baik untuk mereka berdua.