KEYSA

KEYSA
22



Pagi ini Alif sudah pergi ke kantor pagi - pagi sekali, dia ingin segera menyelesaikan pekerjaan nya agar bisa segera bertemu dengan Keysa.


Saat dia sedang sibuk bekerja ada yang membuka pintu ruangan nya, Alif pun melihat siapa yang datang dan ternyata itu Nella.


" Hai Lif, aku dengar dari tante Widya kamu tadi belum sarapan. Jadi aku sengaja bawakan makanan ini buat kamu.. " kata Bella sambil merangkul Alif


" Tolong lepaskan tangan kamu Bella, sebenarnya apa mau kamu.. kenapa kamu selalu menggangu hidup aku.. " tanya Alif ketus


" Kamu tanya mau aku apa..? tentu saja aku mau kamu sayang, aku sudah jatuh cinta sama kamu sejak pertama kali kita bertemu dan sampai sekarang rasa cinta ku semakin besar dan itu hanya untuk kamu.. " kata Bella yang langsung memeluk Alif dari belakang.


" BELLA STOP.. " kata Alif berteriak dia sudah muak dengan kelakuan Bella


" Kenapa Lif, apa aku salah jika mencintai kamu.. ? " tanya Bella heran


" Nggak salah tapi masalahnya aku nggak suka sama kamu dan aku harap kamu menjauh dari kehidupan aku. Masih banyak laki - laki lain yang mencintai kamu, tapi itu bukan aku dan sekarang aku mohon kamu tinggalkan ruangan ini aku masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan.. " kata Alif tegas


" Baik aku akan pergi tapi nanti aku akan datang lagi, kamu boleh menolak ku sekarang, tapi nanti kamu akan bertekuk lutut memohon cinta ku.. " kata Bella lalu dia pun pergi meninggalkan Alif


Bella yang sangat kesal pun pergi ke sebuah apartemen, hari ini dia ingin bersenang - senang.


" Gimana, apa kamu sudah berhasil mendapatkan Alif.. ? " tanya Edo teman kencan Bella


" Dia sangat sulit di dapatkan.. " kata Bella sambil membenarkan selimut yang menutupi tubuhnya.


" Nanti juga dia akan menyerah apa lagi kalau sudah merasakan milik kamu.. " kata Edo sambil tersenyum


" Kamu benar, tidak ada laki - laki yang bisa menolak ku.. termasuk Alif, aku harus dapatkan apa yang aku mau.. bagaimana pun caranya.. " kata Bella tersenyum licik


Bella pun memeluk Edo dengan sangat erat


" Terima kasih kamu memang yang terbaik.. " kata Bella sambil tersenyum


" Itu semua tidak gratis sayang, kamu harus memberi ku imbalan.. " kata Edo sambil mendekatkan wajahnya, Bella yang mengerti langsung tersenyum.


Siang ini mereka akan melewatkan nya dengan bersenang - senang.


《○》 《○》 《○》 《○》 《○》 《○》


Hari ini Alif sengaja pulang siang dia akan segera berkemas karena besok pagi dia sudah harus berangkat ke Bandung.


Di saat dia sedang sibuk berkemas pintu kamarnya terbuka, Alif pun melihat siapa yang sudah masuk.


Dan ternyata itu adalah mamahnya sendiri.


" Kamu sedang berkemas Lif.. ? " tanya mamah


" Iya mah.. " jawab Alif seadanya


" Kamu kenapa sih harus pindah ke Bandung, kenapa nggak di Jakarta aja.. ? " tanya mamah penasaran


" Aku di Bandung kan nggak selamanya mah paling cuma 6 atau 7 bulanan aja. Lagian kalau ada waktu luang aku pasti pulang.. " kata Alif tanpa melihat mamah nya.


" Nggak bisa mah, mamah kan tahu proyek ini besar banget jadi harus Alif langsung yang tangani.. " kata Alif beralasan, sebenarnya bukan itu alasan sebenarnya dia pindah ke Bandung, dia hanya ingin mendapatkan hati Keysa.


" Ya sudahlah kalau memang seperti itu, mamah nggak bisa bilang apa - apa lagi. Tapi kamu harus janji, kalau kamu ada waktu luang sempatkan pulang... " pinta mamah


" Tentu mah.. " jawab Alif sambil tersenyum


Setelah mengatakan itu mamah pun segera pergi meninggalkan Alif.


《○》 《○》 《○》《○》 《○》 《○》


Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang akhirnya Alif sampai juga di Bandung, dia langsung pergi ke sebuah apartemen yang sudah dia beli sebelum nya.


Dia akan beristirahat sejenak baru nanti malam dia akan datang ke cafe tempat Keysa bekerja.


Alif juga sengaja tidak memberi tahu kedatangan nya kali ini, dia ingin membuat kejutan untuk Keysa.


Alif pun segera merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan tidak lama dia pun terlelap.


Sementara itu di tempat kerja nya Keysa sedang sibuk mempersiapkan kejutan kecil untuk sLSam, karena hari ini Sam sedang berulang tahun.


Hari ini Keysa membuat Sam sibuk di luar sehingga dia bisa dengan mudah mempersiapkan segala sesuatunya.


Tepat jam tujuh malam Keysa meminta Sam untuk menjemputnya di cafe karena dia merasa sangat sakit.


Dengan perasaan khawatir Sam langsung datang ke cafe dan dia melihat cafe nya gelap gulita.


Sam pun segera masuk kedalam sambil memanggil nama Keysa berulang kali.


" Key... Keysa kamu dimana.. ? " panggil Sam


Tidak lama lampu pun menyala dan Sam dapat melihat Keysa sedang berdiri di hadapannya sambil memegang sebuah kue di tangan nya.


" Kejutan.. " seru Keysa dan semua orang yang bekerja disini


Sam pun berjalan mendekat dan tersenyum melihat Keysa dan yang lainnya.


" Jadi ini yang kamu bilang kesakitan.. " kata Sam sambil mencubit pipi Keysa


" Iya maaf, habis kalau aku nggak bilang kaya gitu kamu nggak mungkin cepat - cepat datang kemari.. " jelas Keysa


" Kamu tahu aku hampir saja jantungan ketika mendengar kamu sakit, aku mohon jangan pernah di ulangi lagi.. " pinta Sam


" Iya maaf, aku janji nggak akan mengulanginya lagi, nah sekarang sebaiknya kita segera meniup lilinnya tangan aku sudah pegal dari tadi... " kata Keysa


Sam pun segera meniup lilinnya dan memotong kue, dia pun memberikan potongan pertama kepada Keysa.


" Terima kasih kamu sudah ingat ulang tahun ku.. " kata Dam setelah dia menyuapkan kue ke mulut Keysa


" Sama - sama.. " kata Keysa sambil tersenyum dia pun menyuapkan kue ke mulut Sam dan setelah itu mereka mulai membagikannya kepada karyawan yang lain.