KEYSA

KEYSA
43



Pagi pun datang Alif terbangun dari tidur nya dan menatap pintu, dia berharap hari ini keadaan Keysa sudah jauh lebih baik.


Alif pun memutuskan untuk pergi ke mushola dia ingin sholat subuh dan meminta kesembuhan untuk istri tercinta.


Cukup lama Alif berada di mushola sampai sebuah tangan mengusap pundaknya.


Dia melihat pak Arman juga baru selesai sholat.


" Lif ayah sangat bersyukur Keysa memiliki kamu di dalam hidupnya, saya tahu mungkin saya sudah banyak berbuat salah dengan Keysa dan saya harap kamu tidak melakukan kesalahan yang sama seperti saya.. Kamu harus membuat Keysa bahagia.. Saya tahu saya tidak pantas meminta ini semua dari kamu, tapi sebagai ayah saya ingin yang terbaik untuk Keysa.. " kata pak Arman


" Kalau anda menyayangi Keysa kenapa dulu anda menelantarkan nya, dia harus bekerja banting tulang di usia nya yang masih sangat muda.. " kata Alif sukses membuat pak Arman terdiam


" Kalian selalu mengatakan saya menelantarkan dia, tapi saya tidak mengerti dimananya saya menelantarkan dia. Mungkin dulu saya salah, setelah perpisahan kami saya hanya memberi Keysa uang untuk bayar sekolah saja, karena saya tahu ibunya sanggup membiayai kehidupan mereka. Saya juga salah karena sudah mengambil semua tabungan Keysa, saya hanya tidak terima Keysa lebih memilih tinggal bersama ibunya.. Tapi setelah beberapa bulan Keysa dan mantan istri saya pergi saya berpikir biar bagaimana pun Keysa juga anak saya. Sehingga saya meminta Bella untuk memberikan uang kepada Keysa dan tidak lupa saya juga lebihkan untuk biaya sehari - harinya... Setiap bulan saya selalu memberikan uang itu, sampai saya bertemu dia di rumah kamu, saya melihat dia bekerja disana sebagai pelayan dan kamu tahu saya tidak terima itu. Dia putri saya yang sejak kecil tidak pernah melakukan pekerjaan rumah tangga, harus jadi pelayan di rumah orang lain.. Hati saya sakit ketika melihat itu semua, maka dari itu saya pun menambah lagi uang bulanan untuk Keysa. Berharap Keysa berhenti dari pekerjaannya dan fokus dengan sekolahnya saja...


... Setelah lulus sekolah saya pun meminta Bella untuk menanyakan kepada Keysa tentang kuliah nya, tapi yang saya dapat Keysa tidak mau menerima lagi bantuan dari saya, selama ini saya mencari keberadaan Keysa, saya hanya ingin memastikan dia baik - baik saja.. Sampai saya bertemu malam itu dan tentunya kamu tahu kejadian setelah malam itu.. " jelas pak Arman panjang kali lebar


Alif terdiam mendengar perkataan pak Arman, dia merasa sangat janggal dengan cerita pak Arman barusan.


" Tunggu saya harus meluruskan sesuatu disini, setahu saya bapak hanya membiayai sekolah Keysa hanya beberapa bulan setelah perceraian anda bahkan Keysa juga pernah bercerita dia datang kerumah anda hanya untuk meminta uang tapi anda sama sekali tidak mau menemuinya.. Itu kenapa Keysa putuskan untuk bekerja dan membiayai dirinya sendiri.. " kata Alif


" Apa Keysa yang mengatakan itu semua.. ?? " tanya pak Arman tidak percaya


" Iya saya dengar sendiri dari Keysa.. " jawab Alif


Saat mereka sedang mengobrol handphone Alif berbunyi dan terlihat nama kakek tertera disana, Alif pun segera menerima panggilan itu.


" Iya kek ada apa.. ? " tanya Alif


" .... "


" Apa.. Baik Alif akan segera kesana kek.. " Alif pun segera mengakhiri panggilan nya dan segera pergi dari mushola tanpa mengatakan apa pun kepada ayah mertuanya.


Alif terus berlari ke ruangan Keysa, dia melihat kakek yang sedang menatapnya.


" Keysa kenapa kek.. ? " tanya Alif


" Tadi dokter bilang Keysa sudah melewati masa keritisnya dan sekarang dia akan segera di pindahkan ke ruang perawatan.. " kata pak Broto menjelaskan


Alif senang mendengar kabar baik ini dia pun langsung sujud syukur, tidak lama Alif melihat Keysa di bawa oleh beberapa orang suster.


Alif pun segera mengikuti mereka dan menggengam tangan istrinya, sepanjang jalan dia berdoa untuk kesembuhan Keysa.


《○》《○》《○》《○》《○》《○》


Sudah dua hari sejak Keysa di pindahkan ke ruangan ini tapi masih belum ada tanda - tanda Keysa akan sadar.


Setelah selesai menjenguknya pak Alex pun pamit dia harus segera kembali ke Jakarta.


Alif mengantarkan papahnya itu sampai depan.


" Lif apa papah bisa bicara sebentar dengan kamu... ? " tanya pak Alex kepada putra nya itu


" Baik, mari kita kesebelah sana saja.. " kata Alif


Lalu mereka pun meninggalkan ruangan Keysa dan pergi ke sisi lain rumah sakit, di saat Alif sudah pergi, pintu kamar Keysa terbuka dan seseorang masuk begitu saja.


Dia terus melihat keadaan Keysa yang masih terbaring lemah, dia pun tersenyum penuh arti.


" Hari ini adalah hari terakhir kamu, selamat tinggal Keysa.. " kata orang itu


Dia pun segera mencambut oksigen yang menempel di hidung Keysa, setelah itu dia mengambil bantal yang sedang Keysa pakai.


Tanpa segan - segan dia menutup wajah Keysa dengan bantal itu, Keysa sempat kejang dia terus bergerak lama - lama gerakan Keysa pun semakin melemah.


Orang itu pun segera menghentikan perbuatannya ketika mendengar Alif dari arah depan, dia pun berlari meninggalkan Keysa sendiri.


Saat Alif membuka pintu dia tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang.


" Hai, siapa kamu.. ? " tanya Alif sambil melihat orang itu.


Bukannya menjawab pertanyaan Alif orang itu pun segera berlari dengan sangat kencang, Alif yang baru sadar akan kondisi Keysa langsung masuk dan dia melihat bantal yang masih menutupi wajah Keysa.


Alif pun segera mengambil bantal itu dan segera memanggil dokter.


" Sayang kamu harus bertahan, sebentar lagi dokter akan datang.. " kata Alif sambil memegang tangan Keysa dengan sangat erat


Tidak lama dokter pun datang dan langsung memeriksa keadaan Keysa.


Alif menunggu di depan dengan perasaan yang sangat tidak tenang, dia juga sudah menghubungi pak Broto dan juga Yuda untuk segera ke rumah sakit.


Setelah mendapat kabar dari Alif pak Broto langsung segera ke rumah sakit.


" Sebenarnya apa yang terjadi, bukannya Keysa sudah baik - baik saja.. ? " tanya pak Broto heran


" Alif juga kurang tahu kek kejadian sebenarnya, tapi tadi Alif tinggal Keysa sebentar karena mengantar papah, pas Alif kesini Alif bertabrakan dengan seseorang yang sangat mencurigakan, Alif mau kejar orang itu tapi ingat dengan keadaan Keysa.. Saat Alif masuk wajah Keysa sudah tertutup bantal dan selang oksigennya juga sudah lepas..


...Harusnya Alif jangan ninggalin dia kek.. kalau sampai Keysa kenapa - napa Alif nggak akan bisa maafin diri Alif sendiri.. " kata Alif, dia benar - benar takut kehilangan Keysa apa lagi jika melihat Keysa seperti tadi