KEYSA

KEYSA
23



Dan di saat yang bersamaan ada seorang laki - laki yang sedang memperhatikan mereka dari luar.


Siapa lagi kalau bukan Alif, tadi setelah beristirahat dia putuskan untuk menemui Keysa di cafe ini.


Dia ingin mengajak pujaan hatinya makan malam, tapi sesampainya disini dia melihat lampu cafe mati.


Sebelum dia pergi Alif melihat Sam masuk ke dalam dan tidak lama lampu menyala, dia dapat melihat kebahagian di mata Keysa.


Pada akhirnya Alif pun memutuskan pergi dari sana, mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk bertemu Keysa.


Besok dia akan kembali lagi, Alif pun memutuskan makan malam seorang diri di sebuah warung di pinggir jalan.


Dia segera menikmati makanan nya,


Tidak terasa waktu pun berjalan dengan sangat cepat, kini Alif sudah bersiap untuk pergi ke kantor.


Ini hari pertama dia bekerja di sini, jadi dia tidak ingin terlambat.


Alif pun segera menjalankan mobilnya, dia mulai membelah jalanan Bandung yang mulai padat oleh kendaraan lain.


Di tengah perjalanan tiba - tiba mata Alif tidak sengaja melihat seorang wanita yang sangat di kenal nya sedang duduk di sebuah halte.


Alif pun mulai menepikan mobilnya agar bisa menyapa wanita itu.


Setelah mobilnya berhenti dia pun segera membuka kaca mobilnya sepenuhnya dan terlihat wanita di depan nya ini masih tidak mau melihat kearahnya.


" Keysa " panggil Alif


Keysa pun melihat kearah suara dan dia merasa binggung kenapa bisa melihat Alif di depannya.


" Mas Alif.. ?? " tanya Keysa tidak percaya


" Kamu lagi ngapain disini.. ? " tanya Alif lagi


" Kagi nunggu angkot mas, tadi angkot yang Key tumpangi mogok jadi berhenti disini.. " jelas Keysa


" Kamu mau ke kampus, ya sudah ayo aku antar nanti kamu terlambat lagi.. " kata Alif


Keysa masih diam saja dia masih ragu untuk ikut dengan Alif.


" Key ayo cepat nanti kamu terlambat.. " kata Alif membuyarkan lamunan Keysa


Keysa pun akhirnya ikut dengan Alif, setelah Keysa memasang sabuk pengaman barulah Alif mulai menjalankan mobilnya.


" Kamu apa kabar Key.. ? " tanya Alif ketika mereka sudah meninggalkan halte itu


" Alhamdulilah baik, mas sendiri apa kabar.. ?? " tanya Keysa


" Jurang baik.. " kata Alif sambil melihat Keysa sekilas


" Mas Alif sakit.. ? " tanya Keysa khawatir dan langsung di angguki oleh Alif


" Mas Alif sakit apa..? ko muka nya nggak pucat dan terlihat sehat - sehat saja.. " selidik Keysa


" Aku sakit yang tidak terlihat.. " jawab Alif


" Sakit yang tidak terlihat... ? sakit apa itu.. ? " tanya Keysa polos


" Iih mas Alif apaan sih pagi - pagi udah gombalin orang aja.. " kata Keysa


" Aku nggak gombal Key, serius satu minggu nggak ketemu kamu itu rasanya kaya satu tahun.. " kata Alif serius


" Key... " panggil Alif


" Hhmmmm " jawab Keysa sambil melihat ke arah Alif


" Jamu nggak lupakan sama janji kamu buat ngasih aku kesempatan selama 6 bulan biar bisa dapetin hati kamu.. ? " tanya Alif


Keysa terdiam dia pun mengingat seminggu kebelakang sebelum Alif pergi ke Jakarta,


" Key, kok kamu diam.. ? " tanya Alif


" Eh iya mas kenapa.. ? " tanya Keysa


" Kamu benerankan akan ngasih aku kesempatan itu.. ? " tanya Alif lagi dan Keysa pun langsung menggangukan kepalanya sebagai jawaban


" Kamu serius kan Key.. ? " tanya Alif memastikan


" Iya Key serius, selamat berjuang mendapatkan hatinya Key.. " kata Keysa memberi semangat


Alif tersenyum mendengar kata semangat dari Keysa, tentu nya dia akan berjuang untuk mendapatkan Keysa bagaimana pun caranya.


Dia akan buktikan kalau dia berbeda dengan ayahnya Keysa yang sudah mengkhianati keluarganya sendiri.


Tidak terasa mereka pun sudah sampai di kampus Keysa, sebelum turun Keysa dan Alif sama - sama terdiam.


" Mas, makasih ya sudah ngaterin Key ke kampus, kalau gitu key masuk dulu.. Assalamualaikum.. " kata Keysa sambil membuka pintu mobil


" Key tunggu, " kata Alif


Keysa pun kembali melihat Alif dan menunggu nya berbicara


" Nanti malam kamu ada acara nggak.. ? " tanya Alif


" Kenapa memangnya.. ? " jawab Keysa binggung


" Aku cuma mau ngajak kamu makan malam sama jalan aja.. " ajak Alif


" Nanti malam Key kerja, tapi kalau makan malam aja Key bisa temenin cuma nggak bisa lama - lama.. " kata Keysa sambil tersenyum


" Ya sudah nanti aku ke cafe kamu buat jemput.. " kata Alif


" Iya.. kalau gitu Key masuk ya.. Assalamualaikum " kata Keysa


" Waalaikumsalam " jawab Alif sesaat sebelum pintu mobilnya tertutup.


Alif masih melihat ke arah Keysa yang sudah pergi menjauh dari mobilnya, setelah dia tidak melihat Keysa lagi barulah Alif meninggalkan kampus Keysa dan segera pergi ke kantornya.


Hatinya sangat senang, walau pun dia belum bisa mendapatkan cinta Keysa tapi setidaknya wanita itu mau memberinya kesempatan.


Dan dia akan berjuang untuk itu, biar bagaimana pun juga Keysa sudah menjadi bagian dari hidupnya dia tidak bisa jauh dari wanitanya.


Di setiap doa nya hanya ada nama Keysa yang selalu dia sebut, dan Alif berharap Keysa lah jodohnya kelak.