KEYSA

KEYSA
11



Hari ini di sekolah Keysa sedang ujian dia pun berusaha untuk menjawab setiap pertanyaan dengan baik.


Setelah selesai mengerjakan soal ujian Keysa pun keluar kelas di depan sana sudah ada teman - teman yang menunggu dirinya.


Selama ujian memang dia tidak satu ruangan dengan ketiga sahabatnya.


" Gimana Key loe bisa nggak.. ? " tanya Rahma


" Ya gue nggak yakin juga sih tapi gue udah jawab semuanya.. " jawab Keysa ragu


" Selama ujian loe masih tetap kerja Key.. ? " tanya Nita


" Iyalah, kalau gue nggak kerja siapa yang mau bayar uang sekolah gue entar nya.. " kata Keysa


" Terus loe belajarnya kapan.. ? " tanya Gina


" Ya pas gue ada waktu luang, kalau di cafe lagi sepi, bisa tu gue belajar sebentar.. lagian mbak Jihan juga nggak keberatan... " kata Keysa menjelaskan.


" Gue salut sama loe Key.. coba kalau gue yang ada di posisi loe pasti gue udah nyerah.. " jawab Gina


" Iya itukan loe.. " jawab Keysa sambil tersenyum


Karena hari ini dia sedang libur jadi Keysa putuskan untuk segera pulang, sesampainya di rumah dia langsung masuk ke dalam kamarnya.


Karena bunda belum pulang bekerja jadi Keysa putuskan untuk bersih - bersih rumah dan yang lainnya.


Setelah semua pekerjaan rumahnya selesai barulah dia membersihkan dirinya.


" Assalamualaikum.. " salam bunda


" waalaikumsalam.. " Keysa pun berdiri dan langsung mencium tangan bunda


" Kamu sudah makan sayang.. bunda bawa makanan banyak loh.. " kata bunda sambil berjalan ke arah dapur


" Belum bun.. " kata Keysa sambil melanjutkan belajarnya


Tidak lama bunda datang dengan membawa beberapa makanan dan mengajak Keysa untuk makan bersama.


" Bunda tumben bawa makanannya banyak banget.. ? " tanya Keysa heran


" Oh itu kebetulan hari ini ulang tahun anaknya majikan bunda, jadi tadi bunda di suruh masak banyak dan pulang nya malah di kasih.. " jelas bunda


" Majikan bunda baik banget ya sampai nyuruh bawa makanan segala.. " kata Keysa yang mulai merapikan buku - buku nya


" Iya sayang, ya sudah lebih baik sekarang kita makan saja ya.. kamu juga pasti sudah lapar banget kan.. "


Mereka pun akhirnya makan bersama, menikmati makanan yang di bawa bunda.


《○》 《○》 《○》 《○》 《○》


Tidak terasa setahun sudah berlalu, kini Keysa sudah kelas 12 dan sebentar lagi akan segera menghadapi ujian.


Dia juga masih bekerja di cafe, hasil kerja kerasnya selama ini dia tabung sedikit demi sedikit untuk biaya kuliah nya.


Hari ini karena cafe sedang ramai Keysa jadi harus ikut pulang sampai jam 11.30 malam, di parkiran depan cafe dia tidak sengaja menabrak seseorang hingga membuatnya terjatuh.


Keysa pun bangun sambil merapikan bajunya yang kotor.


" Eh ko situ nyolot orang situ juga salah.. jalan bukan nya lihat kedepan malah sibuk main handphone.. " kata Keysa tidak mau kalah


" Loe belum tahu siapa gue.. hah.. " kata laki - laki itu sambil mendekat ke arah Keysa


" Gue nggak perduli loe siapa.. " Keysa pun langsung pergi meninggalkan laki - laki itu tanpa mau melihat nya lagi.


" Berani banget tuh cewek, nggak tahu apa gue siapa.. " kata laki - laki itu sambil melirik tubuh Keysa yang sudah pergi jauh dari hadapannya.


Sedangkan Keysa sepanjang jalan terus saja menggerutu tidak jelas, dia sangat kesal karena laki - laki itu kue yang tadi di belinya rusak.


Iya tdi sebelum pulang dia memesan kue di tempat nya bekerja, karena hari ini bunda berulang tahun.


Tapi dia harus kecewa karena kue yang dia beli sudah rusak.


Tidak butuh waktu lama untuk Keysa sampai di rumah, dia pun segera membuka pintu


" Assalamualaikum.. " salam Keysa


" Waalaikumsalam.. Key kamu baru pulang.. kok tumben sampai tengah malam gini.. " kata bunda yang sejak tadi menunggu kedatangan putrinya itu


" Iya maaf bun, tadi di cafe ramai banget jadi mbak Jihan nambah jam kerja semua karyawannya deh, bunda kok belum tidur.. ? " tanya Keysa


" Mana bisa bunda tidur nyenyak sementara anak bunda belum pulang.. " kata bunda sambil mengelus punggung Keysa


" Bunda selamat ulang tahun ya, maaf Keysa nggak bisa ngasih apa - apa sama bunda.. tadi sebenarnya Keysa sudah beli kue, tapi kue nya rusak " kata Keysa sambil melihat ke arah bungkusan yang dari tadi dia pegang


" Sayang bunda nggak mau apa - apa dari kamu cukup kamu selalu ada di sisi bunda dan terus lihat kamu terseyum bunda sudah bahagia... " kata bunda sambil memeluk Keysa


Setelah cukup lama mereka berpelukan bunda melihat kearah tangan Keysa yang dari tadi memegang sesuatu.


" Key kamu bawa apa sayang.. ? " tanya bunda heran


" Ini yang tadi Keysa bilang bun, tadi Keysa sempat beli kue buat bunda tapi nggak sengaja terjatuh dan kuenya rusak.. " sesal Keysa


Bunda langsung mengambil bungkusan itu dan melihat isinya.


" Tapi ini masih bisa di makan ko sayang cuma hiasannya saja yang rusak.. " kata bunda sambil tersenyum


" Kita makan sama - sama ya.. " ajak bunda


Mereka pun akhirnya memakan kue yang di bawa Keysa barusan, Jeysa melihat bunda seperti sedang memikirkan sesuatu dia pun akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.


" Bunda kenapa kok sedih, kuenya nggak enak ya.. kan tadi Key udah bilang jangan di makan.. " kata Keysa sambil terus melihat bunda


" Nggak sayang kuenya enak ko, bunda cuma lagi kangen saja sama kakak kamu sudah lama bunda nggak ketemu dia.. " kata bunda sedih


Memang semenjak kedua orang tuanya berpisah Bela tidak pernah datang sekali pun ke kontarakan Keysa dan ibunya, bahkan hanya sekedar menanyakan kabar bunda saja tidak pernah dia lakukan.


Pernah suatu hari Keysa meminta kakak nya untuk menemui sang bunda tapi dia tidak pernah mau dengan alasan dia sedang sibuk.


Terakhir mereka bertemu saat perpisahan sekolah Bella dan sampai sekarang bunda tidak pernah lagi melihat Bella walau hanya sebentar saja.


" Bunda udah dong jangan sedih gitu, kan masih ada Key disini.. Key akan nemenin bunda sampai kapan pun juga... " kata Keysa lalu memeluk bunda dengan sangat erat.


Mereka pun saling berpelukan, saling memberikan kekuatan satu sama lain.