
Dua bulan sudah berlalu dengan sangat cepat, selama itu pula hubungan rumah tangga Keysa dan Alif berjalan dengan sangat lancar.
Selama dua bulan terakhir ini juga Alif tidak pernah pulang ke Jakarta, dia sebenarnya bukan tidak mau pulang hanya saja di masih belum siap menghadapi keluarganya.
Apa lagi kalau mereka tahu dia sudah menikah dengan Keysa, wanita yang di tentang oleh mamahnya selama ini.
Alif juga tidak bermaksud menyembunyikan pernikahannya dari keluarganya sendiri dia hanya tidak ingin wanita yang sangat di cintai nya di sakiti.
Apalagi dengan keadaan Keysa yang sekarang, Keysa masih sangat bersedih setelah kepergian bundanya.
Hari ini seperti biasa sebelum ke kantor Alif dan Keysa sarapan bersama,
" Key, mas lihat selama dua bulan ini kamu tidak pernah membayar uang kuliah, mas tidak mau ya kamu bayar uang kuliah pakai uang kamu sendiri.. " kata Alif sambil melihat ke arah Keysa
" Nggak ko mas, semenjak nikah sama mas Alif key nggak pernah pakai uang Key sepeser pun. Kan mas sendiri yang larang Key sejak awal.. " kata Keysa membela diri
" Terus kenapa mas lihat tidak ada pengeluaran untuk uang kuliah kamu.. ? " tanya Alif penasaran
" Sebenarnya Key itu dapat beasiswa jadi mas Alif nggak perlu memikirkan biaya kuliah Key.. Karena semuanya sudah beres sampai Key nanti lulus, kalau ada keperluan yang lain Key suka pakai uang mas Alif ko.. " jelas Keysa
Alif pun terdiam, pantas saja dia tidak pernah melihat Keysa membayar uang kuliah ternyata ini alasannya.
" Maaf ya tadi mas sempat salah sangka sama kamu.. " kata Alif menyesal
" Iya mas, lagian ini bukan salah mas sepenuh ya ko.. Key juga salah, seharusnya Key bilang dari awal kalau Key dapat beasiswa, Key juga minta maaf ya mas.. " kata Keysa sambil mengusap tangan Alif
" Dan setelah ini mas ingin tidak ada rahasia - rahasian lagi.. Apa pun itu Key atau pun mas harus saling berbagi.. " kata Alif dan di angguki oleh Keysa
" Oh iya Key, mas besok mau ke Jakarta.. Apa kamu mau ikut.. ? " kata Alif sambil melihat Keysa
" Berapa hari mas disana.. ? " tanya Keysa
" Paling cuma dua atau tiga harian ada sedikit kerjaan disana sekalian jenguk mamah sama papah, jadi bagaimana apa kamu mau ikut.. ? " kata Alif sambil melihat Keysa.
Keysa pun menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
" Kenapa.. Apa kamu tidak ingin bertemu dengan orang tua mas atau kamu masih belum siap.. ? " tanya Alif penasaran
" Bukan gitu mas, Key pengen banget ketemu sama mereka tapi waktunya nggak pas, selama beberapa hari kedepan Key ada ujian semester dan di mulainya besok pagi.. Kalau Key melewatkan ujian kali ini itu artinya Key harus mulai lagi dari awal.. Mungkin lain kali Key akan ikut mas kesana.. " jelas Keysa
" Iya nggak apa - apa, jangan ngerepotin kakek mas.. Lagian kakek juga lagi pulang ke Bali.. katanya mau disana dulu dan baru berangkat kemarin.. " jelas Keysa
" Kakek keBali ko mas nggak tahu.. ? " tanya Alif heran
" Iya kakek pamitnya juga cuma lewat telepon dan dia juga titip salam sama mas. Cuma Key kemarin lupa bilang.. " kata Keysa sambil tersenyum
" Apa mas batalin aja ya ke Jakartanya biar Yuda yang urus.. " kata Alif ragu
" Mas Key nggak apa - apa ko, mas pergi aja, lagian kan mas juga mau ketemu sama keluarga mas kan.. Key janji kalau ada apa - apa langsung kasih tahu mas.. " jelas Keysa
" Ya sudah kalau gitu besok mas akan tetap berangkat tapi biar tenang nanti akan ada asisten mas yang akan lihat kamu sesekali.. " kata Alif
" Tapi jangan cowok ya mas, Key kurang nyaman.. " pinta Keysa
Alif pun tersenyum dan mengecup tangan Keysa sekilas
" Tentu mas tidak akan menyuruh aisiten mas yang laki - laki.. Nanti biar Suci yang akan kesini.. " kata Alif
Setelah selesai sarapan mereka pun segera pergi, sebelum ke kantor Alif menyempatkan diri untuk mengantar Keysa ke kampusnya.
Hanya butuh 30 menit untuk sampai di kampus Keysa,
" Key masuk dulu ya mas. Mas juga hati - hati jangan ngebut - ngebut bawa mobilnya.. " kata Keysa sambil membuka sabuk pengamannya.
Keysa pun mencium tangan Alif setelah itu Alif mencium kening Keysa.
" Kamu juga hati - hati ya, jangan telat makan dan semangat belajarnya.. " kata Alif setelah mengecup kening Keysa
" Tentu.. Assalamualaikum.. " salam Keysa sebelum keluar dari mobil
" Waalaikumsalam.. " jawab Alif
Setelah memastikan istrinya masuk ke dalam kampus barulah Alif pergi menuju kantornya, hari ini dia harus segera menyelesaikan semua pekerjaan nya disini sebelum dia pergi ke Jakarta.
Dia berharap keluarganya mau menerima Keysa nantinya,