
Sementara itu di rumah pak Arman.
Pak Qrman dan istri nya sedang bersantai sambil menikmati sore yang cerah, mereka duduk sambil menikmati teh hangat di belakang rumah mereka.
Di saat yang bersamaan mbok Jum datang menghampiri mereka berdua.
" Ada apa mbok.. ? " tanya Sintia
" Itu nyonya di depan ada polisi yang mencari bapak.. " kata mbok Jum
Pak Arman dan Sintia pun saling memandang satu sama lain.
" Kamu ada masalah apa sampai ada polisi ke rumah.. ? " selidik Sintia
" Aku juga nggak tahu, sudahlah sebaiknya kita kedepan saja. Kita lihat mereka mau apa.. " kata pak Arman sambil berdiri di susul oleh Sintia
Setelah sampai ruang tamu, benar adanya di sana sudah ada dua orang polisi yang sedang menunggu.
" Selamat sore.. " kata salah satu polisi itu
" Iya sore, maaf pak ini ada apa ya... ? " tanya pak Arman tidak mengerti
" Apa betul anda orang tua dari saudari Bella.. ? " tanya polisi itu
" Betul saya ayahnya, apa yang terjadi dengan dia pak.. ? " tanya pak Arman yang mulai khawatir
" Kami kesini mau menyampaikan kabar duka, saudari Bella telah meninggal dunia dan kini jasad nya masih berada di rumah sakit di daerah Bandung.. Saya harap bapak bisa ikut kami.. " kata polisi itu
" Apa Bella meninggal, kenapa dia bisa meninggal dan sedang apa dia di Bandung.. ? " tanya pak Arman tidak percaya
" Untuk lebih jelas nya mari bapak ikut kami.. "
" Baik saya ikut dengan kalian.. " pak Arman pun langsung pergi dengan kedua polisi itu bersama Sintia
Perasaan nya sangat kacau masih teringat kejadian setelah kepulangan Alif waktu itu.
flasback Arman on
Sepulang Alif dari rumahnya, pak Arman langsung menghubungi Bella dan memintanya untuk segera pulang.
Sambil menunggu kepulangan Bella dia kembali melihat bukti - bukti yang di berikan Alif tadi kepada nya.
Bella pun datang dan pak Arman langsung melemparkan bukti itu ke hadapan Bella.
" Apa ini yah.. ? " tanya Bella tidak mengerti
" Apa ini.. ? Kamu lihat sendiri itu apa, apa kamu tidak punya perasaan Keysa itu adik kandung kamu, kenapa kamu bisa melakukan itu semua terhadap dia.. Apa salah dia sama kamu.. " bentak pak Arman
" Salah dia adalah hadir di tengah - tengah keluarga kita, gara - gara dia ayah dan bunda lebih menyayangi dia, gara - gara dia keluarga kita hancur seperti ini dan setelah kepergiannya ayah masih saja mengkhawatir kan nya, dia juga sudah merebut Alif dari Bella.. Seharusnya Bella yang menikah dengan Alif bukan Keysa.. " kata Bella yang sudah mulai menangis
" Kami juga sama menyayangi kamu, kami tidak pernah membeda - beda kan kamu dan Keysa, soal keluarga kita itu tidak ada hubungan nya dengan Keysa kamu tahu itu.. Kalau pun ayah mengkhawatirkan nya itu karena dia juga putri ayah sama kaya kamu.. " kata pak Arman
" Tapi Bella nggak bisa terima itu yah dan bahkan Bella semakin benci dengan dia.. Dia sudah merebut semua nya dari Bella.. " kata Bella
" Bella, Alif barusan kesini dan memberikan ini sama ayah, dia juga meminta ayah untuk menghukum kamu dan ayah tahu kamu salah, kamu hampir saja menghilangkan nyawa Keysa yang tidak lain adalah adik kamu sendiri.. Ayah juga tidak mungkin memasukan kamu ke penjara karena kamu putri ayah...
... Jadi ayah putuskan kamu pergi dari rumah ini dan jangan pernah kembali lagi kesini, mulai detik ini kamu bukan lagi bagian dari keluarga ini dan untuk semua fasilitas kamu ayah ambil.. " kata pak Arman dia berharap Bella bisa berubah dan menjadi wanita yang lebih baik lagi.
" Ayah nggak bisa seenak nya gitu dong kenapa selalu Bella yang di salahkan, kenapa yah...? " tanya Bella tidak terima
" Bella nggak akan pernah minta maaf sama Keysa apa pun yang terjadi. Bella benci ayah, Bella benci.. " kata Bella yang langsung berlari keluar rumah.
Sejak saat itu pak Arman tidak pernah lagi mendengar kabar tentang putrinya itu.
flashback pak Arman off
Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang akhirnya pak Arman sampai juga di sebuah rumah sakit yang berada di kota Bandung.
Dia segera di bawa ke kamar jenazah untuk melihat keadaan Bella.
sesampainya di sana petugas yang membawa pak Arman tadi langsung membuka kain yang menutupi wajah Bella.
Pak Arman tidak percaya kalau yang di lihat nya itu anak pertamanya.
" Pak kenapa anak saya seperti ini.. ? " tanya pak Arman yang belum tahu tentang penyebab kematian putrinya itu.
" Saudari Bella melakukan penganiayaan dan penculikan terhadap saudari Keysa dia juga berencana untuk menghilangkan nyawa saudari Keysa walau kami sudah memberi dia peringatan... Sehingga kami terpaksa menembak saudari Bella, anak buah saudari Bella sudah kami amankan semuanya, mereka juga sudah mengakui kejahatan mereka, bahkan saudara Bella meminta kepada anak buahnya untuk memperkosa saudari Keysa terlebih dahulu.. " jelas polisi itu
Pak Arman semakin tidak percaya dengan apa yang di dengarnya, dia tidak menyangka kalau Bella sanggup melakukan itu semua, pak Arman memegang dadanya yang terasa sakit.
Tapi dia berusaha menahan rasa sakitnya demi mengetahui keadaan Keysa
" Lalu bagaimana keadaan Keysa sekarang pak.. ? " tanya pak Arman penasaran
" Saudari Keysa sudah mendapatkan perawatan dan luka nya juga tidak terlalu parah " jelas polisi itu
" Apa saya boleh tahu Keysa di rawat di rumah sakit mana.. ? "
" Kebetulan saudari Keysa juga di rawat di rumah sakit ini "
" Jalau begitu tolong antarkan saya ke ruangan nya pak.. " pinta Arman
Dan mereka pun mulai pergi ke ruangan dimana Keysa di rawat.
Alif baru saja selesai menyuapi Keysa saat sebuah ketukan terdengar.
Alif dan Keysa melihat kearah pintu dan mereka melihat seorang polisi mulai masuk dan menghampiri mereka bahkan bukan cuma polisi saja yang datang mereka juga melihat pak Arman dan juga istrinya berjalan ke arah mereka.
" Permisi pak Alif ini ada pak Arman ingin menemui saudari Keysa.. " kata polisi itu
" Baik pak terima kasih.. " kata Alif setelah mengantarkan pak Arman polisi itu pun segera pergi dari ruangan Keysa.
" Intuk apa anda datang ke sini.. ?, dan dengan sengaja anda juga membawa wanita ini kehadapan saya.. " kata Keysa tanpa mau melihat ayah nya.
Pak Arman pun melihat Sintia dan meminta dia untuk menunggu di luar, Sintia pun mengerti dan langsung meninggalkan mereka bertiga.
Alif yang merasa dia juga harus pergi dan membiarkan ayah dan anak ini bicara.
" Sayang kamu bicara saja dulu sama ayah kamu ya, mas akan menunggu di depan.. " kata Alif sambil tersenyum kepada Keysa
Saat Alif akan melangkahkan kaki nya Keysa segera menahan tangan Alif dan sontak Alif pun melihat kearah Keysa.
" Mas disini saja, temanin Key " pinta Keysa
Alif pun melihat ke arah pak Arman dan pak Arman yang mengerti langsung mengangukan kepalanya sebagai jawaban.
" Sayang ayah mau minta maaf atas nama kakak kamu Bella, tolong maafkan semua perbuatannya sama kamu selama ini.. Ayah tidak tahu kenapa dia bisa berbuat seperti itu sama kamu.. " kata pak Arman sambil mengingat semua perbuatan putri nya itu