
Pagi - pagi sekali Alif sudah pergi ke kantor, dia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya dan segera kembali ke Bandung.
Dia juga tidak ingin bertemu dengan kedua orang tuanya terlebih dahulu, karena dia tahu pasti ujung - ujungnya akan berdebat.
Dia tidak ingin pagi - pagi berdebat dengan mereka, makanya dia memilih untuk segera pergi dari sana.
Sesampainya Alif di kantor dia pun langsung di sibuk kan dengan banyaknya pekerjaan, dia juga harus menghadiri beberapa rapat penting hari ini, dia ingin menyelesaikan semua pekerjaan nya agar besok dia bisa kembali lagi ke Bandung.
Tidak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, Alif melihat jam di tangannya yang sudah menunjukan pukul tujuh malam.
Dia sengaja lembur agar besok tidak perlu ke kantor lagi, di saat Alif sedang mengerjakan pekerjaan nya dia mendengar pintu ruangan nya di buka.
Alif pun melihat ke arah pintu dan terlihat Bella sedang berjalan ke arah nya,
" Aku sudah duga kamu masih disini.. " kata Bella sambil mendekat ke arah Alif
" Mau apa kamu kesini.. ? " tanya Alif ketus
" Tentu saja mau bertemu dengan calon suami ku.. " kata Bella yang langsung memeluk Alif dari arah belakang
Alif pun melepaskan tangan Bella yang sudah bergelayut manja di lehernya
" Jangan mimpi kamu.. " kata Alif tegas
" Apa kamu tidak tahu sayang, kedua orang tua kita sudah menentukan tanggal pernikahan kita dan itu satu bulan dari sekarang.. Kamu tahu aku sangat bahagia akhirnya bisa menikah dengan kamu.. " kata Bella yang langsung duduk di pangkuan Alif
" Apa, jangan gila kamu Bel, aku tidak akan pernah menikah dengan kamu. Jauh - jauh kamu dari sini.. " kata Alif sambil mendorong Bella agar dia bangun dari pangkuannya.
" Iya aku sudah gila karena kamu, kamu tahu selama ini aku sangat mencintai kamu, aku menunggu kamu pulang selama beberapa bulan ini dan sekarang setelah kamu pulang aku tidak akan membiarkan kamu pergi lagi.. " kata Bella yang tidak mau beranjak dari pangkuan Alif
" Bella cukup, jangan sampai aku bermain kasar sama kamu. Aku ini sudah menikah dan tidak akan mungkin menikah dengan kamu, karena aku sangat mencintai istri ku... " kata Alif tegas dia pun. langsung berdiri tanpa memperdulikan Bella yang akan terjatuh karena ulahnya.
" Kamu pasti bercanda kan sayang, kamu hanya marah sama aku, iya kan..? " kata Bella tidak percaya
" Aku tidak bercanda kamu saja yang tidak tahu, aku sudah menikahi wanita yang sangat aku cintai dan satu lagi kami sangat bahagia.. " kata Alif, lalu dia pun pergi meninggalkan Bella sendiri
Bella yang sadar Alif sudah meninggalkannya segera menyusul Alif dan memeluk nya dari belakang.
" Sayang aku mohon jangan tinggalkan aku, aku sangat mencintai kamu dari dulu. Dari pertama kali kita bertemu,aku rela melakukan apapun asalkan kamu bersamaku selama nya. Aku rela memberikan ini sekarang juga.. " kata Bella sambil menggenggam tangan Alif dan menempelkannya di bawah sana
Alif yang melihat tingkah bella seperti ini pun langsung mendorong Bella dengan sangat kuat, dia tidak percaya Bella serendah itu.
" Kamu jangan pernah samakan aku dengan laki - laki lain, aku hanya akan melakukannya dengan istri ku seorang dan aku tidak butuh kamu.. " kata Alif sambil menunjuk ke arah Bella
Alif pun segera pergi meninggalkan Bella sendiri di ruangan nya.
Mereka semakin tergila - gila dengan Bella, bahkan mereka antri hanya untuk bisa tidur dengan Bella. Tapi Alif yang jelas - jelas Bella tawarkan sendiri malah menolaknya mentah - mentah
" Kamu tidak bisa berpaling dari ku, akan aku cari tahu siapa wanita yang sudah merebut kamu dari aku dan aku akan hancurkan kebahagian kalian dengan sangat mudah.. Karena kamu hanya milik aku seorang.. " kata Bella dia pun segera pergi meninggalkan kantor Alif dengan perasaan yang sangat marah.
Malam ini dia akan minum banyak untuk menghilangkan perasaannya ini.
Sedangkan Alif setelah tadi pergi meninggalkan Bella sendiri dia langsung pulang kerumahnya.
Hari ini dia sangat lelah sekali, sesampainya di rumah dia sudah di sambut oleh mamah yang sedang menatapnya tajam.
" Mamah mau bicara sama kamu.. " kata mamah sambil berjalan ke arah ruang keluarga
" Ada apa mah.. ? " kata Alif yang sudah duduk di depan kedua orang tuanya
" Mamah harap kamu segera menceraikan wanita itu dan menikah dengan Bella.. Kami sudah sepakat kalian akan menikah satu bulan dari sekarang dan mamah tidak ingin ada penolakan.. " kata mamah tegas
" Maaf mah alif nggak bisa, Alif sangat mencintai Keysa dan Alif juga tidak akan pernah menceraikan Keysa sampai kapan pun.. Kalau begitu Alif permisi.. " Alif pun segera meninggalkan kedua orang tuanya dia langsung masuk kedalam kamarnya dan tidak lupa juga mengunci pintu.
Dia tidak mengerti dengan kedua orang tuanya itu, sudah jelas - jelas mereka tahu Alif sudah menikah kenapa malah menjodohkan mereka dan bahkan tanpa sepengetahuannya mereka akan menikah dalam waktu sebulan lagi.
Kalau begini Alif harus segera pulang ke Bandung, dia tidak ingin hal buruk menimpah rumah tangganya.
Malam itu pula Alif putuskan untuk segera pulang ke Bandung.
Di saat Alif menuruni tangga dia dapat melihat kedua orang tuanya masih duduk di ruang keluarga.
" Mau kemana mu Lif.. ? " tanya papah
" Alif mau pulang ke Bandung, lagian pekerjaan Alif disini juga sudah selesai. Alif pergi ya pah, mah... " kata Alif sambil mencium tangan kedua orang tuanya
" Silahkan kamu pergi dari rumah ini tapi jangan pernah kamu balik lagi kesini, kamu tinggal pilih orang tua kamu atau wanita itu.. " kata mamah
" Mah Alif nggak bisa milih kalian semua sangat berharga bagi Alif.. " jawab Alif
" Namah hanya punya dua pilihan untuk kamu, tinggalkan wanita itu dan menikah dengan Bella, atau kamu tidak mamah anggap lagi.. " kata mamah Widya
" Mah Alif nggak mungkin menceraikan Keysa biar bagaimana pun juga dia istri Alif, tanggung jawab Alif. Maaf kalau Alif buat mamah sama papah kecewa, tapi Alif akan tetap pilih istri Alif... Alif pergi assalamualaikum... " Alif pun segera pergi meninggalkan kedua orang nya tanpa menunggu jawaban dari mereka.
Tekadnya sudah bulat, dia akan mempertahankan rumah tangganya dan berjuang bersama Keysa.
Dia berharap Keysa mau mengerti keadaannya sekarang.