
Setelah membereskan barang - barangnya malam itu juga Alif mengajak Keysa untuk tinggal di apartemennya.
Tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di apartemen Alif, Alif membuka pintu dan mulai mempersilahkan Keysa masuk kedalam.
Keysa melangkahkan kakinya masuk kedalam sambil matanya terus saja melihat seluruh ruangan yang ada di apartemen ini.
" Maaf ya Key mas cuma bisa bawa kamu tinggal di apartemen kecil seperti ini, " kata Alif sambil mendekat ke arah Keysa
Keysa melihat Alif dan mulai tersenyum
" Bagi Key ini sudah lebih dari cukup untuk kita.. " jawab Keysa
" Mari mas antar kamu ke kamar, kamu pasti sangat lelahkan.. " ajak Alif
Alif pun berjalan terlebih dahulu baru Keysa mengikutinya dari belakang.
Alif membuka sebuah pintu dan Keysa dapat melihat itu adalah sebuah kamar dan Keysa dapat menebak kalau kamar ini adalah kamar Alif.
Baunya yang sangat maskulin serta warna catnya yang menggambarkan pemiliknya sendiri.
" Berhubung kamarnya cuma ada satu jadi kamu bisa tidur disini.. " kata Alif sambil mempersilahkan Keysa masuk
Keysa melihat ke arah Alif dan kembali melihat isi kamar suaminya ini.
" Apa kita akan tidur disini.. ? " tanya Keysa sambil melihat Alif
" Kamu tenang saja, mas tahu kamu belum siap dan juga masih belum terbiasa dengan situasi ini. Jadi kamu yang akan tidur disini sedangkan mas sendiri akan tidur di sofa.. " jelas Alif
" Tapi kenapa mas harus tidur di sofa, kenapa tidak tidur disini sama Key.. ? bukannya tempat tidur itu sangat luas.. " tunjuk Keysa pada tempat tidur ukuran king size
Alif pun tersenyum lalu mengelus kepala Keysa,
" Kalau kamu ingin mas tidur disini, tentu saja mas akan tidur disini sama kamu, memangnya kamu nggak kenapa - napa kalau mas tidur sama kamu.. ? "
" Bukannya kita sudah sah, jadi kenapa kita harus tidur terpisah.. " jelas Keysa yang ikut tersenyum
" Ya sudah kalau gitu, kamu istirahat saja dulu. Mas mau ke ruang kerja dulu ada pekerjaan yang harus di selesaikan.. Kalau kamu ada apa - apa tinggal panggil saja, mas ada di ruangan sebelah.. " kata Alif. Sebelum dia pergi Alif pun mengecup kening Keysa sekilas.
Setelah kepergian Alif, Keysa segera merapikan barang - barangnya dan dia pun segera masuk ke kamar mandi.
Seharian berada di luar rumah membuat nya merasa sangat lengket, cukup lama Keysa berada di dalam sana setelah selesai berganti baju Keysa pun membuka pintu kamar mandi berbarengan dengan Alif yang juga membuka pintu kamar mereka.
Alif melihat penampilan keysa yang sangat berbeda dari biasanya, Keysa memakai baju tidur tangan pendek serta rambutnya di biarkan terurai.
Ini kali pertama Alif melihat rambut indah Keysa, sejenak mata mereka terlihat saling menatap.
Keysa yang sadar dengan penampilannya langsung menundukan wajahnya.
" Kenapa mas liatin Key kaya gitu.. ? " tanya Keysa heran karena melihat Alif terus saja memperhatikannya.
" Kamu sangat cantik.. " kata Alif pelan tapi masih bisa di dengar oleh Keysa
Keysa pun tersenyum mendengar perkataan Alif barusan, jatungnya berdegup sangat cepat wajah nya juga sangat merah seperti kepiting rebus.
Ini kali pertama dia memperlihatkan rambut panjangnya kepada laki - laki selain ayahnya dulu.
" Mas harap, hanya mas yang bisa melihat kecantikan kamu seperti ini.. " pinta Alif sambil mengangkat dagu Keysa sehingga kini mereka saling menatap
Keysa pun tersenyum sambil mengagukan kepalanya sebagai jawaban dan setelah itu Alif langsung memeluk tubuh Keysa dengan sangat erat.
" Apa mas ke kamar mau mandi juga.. ? " tanya Keysa setelah cukup lama mereka berpelukan
Alif menepuk jidatnya sendiri, sebenarnya tadi dia masuk kedalam kamar karena mau menanyakan menu makan malam kepada Keysa tapi saat itu dia malah melihat pemandangan yang sangat indah jadi semuanya buyar.
" Sebenarnya tadi mas kesini mau nanya malam ini kamu mau makan apa, biar kita order aja.. " kata Alif sambil tersenyum
" Key makan apa saja terserah mas Alif.. " jawab Keysa
" Apa kamu mau makan nasi padang.. ? " tanya Alif
" Tentu, Key pengen makan rendang sama perkedel kentangnya ya mas.. " pinta Keysa
" Apa aja yang kamu mau insyaallah mas akan berikan termasuk nyawa mas sekali pun.. " kata Alif sambil menggengam tangan Keysa lalu mengecupnya
" Ish mas ini ngomong apa sih, udah ah Key mau kebawah dulu.. " kata Keysa sambil melepaskan genggaman Alif dari tangannya.
Alif hanya tersenyum dan tidak lama dia pun segera menyusul Keysa kebawah.
Sambil menunggu pesanan mereka datang, Keysa memutuskan menonton acara kesukaannya terlebih dahulu.
Sedangkan Alif sedang mengerjakan pekerjaan nya sambil duduk di atas karpet dan bersandar di kaki Keysa.
Tidak lama terdengar suara bel dari arah luar, mereka langsung melihat ke arah pintu.
" Biar mas saja yang buka pintunya.. " kata Alif sambil menyimpan laptopnya di atas meja
Tidak lama Alif sudah kembali dengan membawa bungkusan yang berisi makanan pesanan mereka berdua.
Keysa pun langsung bangun dan mengambil bungkusan itu dari tangan Alif, dia langsung menyiapkan semuanya setelah selesai Keysa pun segera memberikan sepiring nasi padang kepada Alif, tidak lupa Keysa juga menyiapkan segelas air untuk Alif.
Setelah itu barulah dia duduk di depan Alif dan mereka pun mulai menyantap makan malam mereka yang sudah terlewat.
Tidak ada yang membuka suara, keduanya sangat menikmati makan malam mereka, walau sejujurnya saat ini Keysa sedang tidak berselera makan tapi dia tidak ingin membuat Alif bersedih.