
Tidak terasa empat bulan sudah berlalu, Keysa juga sudah terbiasa dengan kehadiran Alif di sisinya, Alif selalu ada untuknya dan kemana pun Keysa pergi selalu ada Alif yang menemaninya.
Hari - hari yang Keysa lalui terasa lebih berwarna ketika bersama Alif, Keysa merasa sangat senang jika berada di sisi laki - laki nya.
Ya bisa di katakan Keysa sudah mempunyai perasaan sayang terhadap Alif walau masih ada rasa takut yang kadang datang di hatinya.
Keysa merasa takut akan di khianati oleh Alif kalau dia mengatakan perasaan nya kepada laki - laki yang ada di hadapan nya ini.
Dia takut apa yang pernah bunda nya alami akan di alaminya juga.
Walau pun sejauh ini dia merasa Alif sangat berbeda, jujur saja Keysa sudah merasa nyaman dengan Alif dan kalau Alif tidak ada kabar dia merasa sangat merindukan nya.
Hari ini Keysa libur bekerja jadi mereka memutuskan untuk pergi berjalan - jalan menikmati udara Bandung yang masih sejuk.
" Key.. " panggil Alif ketika mereka duduk di sebuah taman
" Hmmm " jawab Keysa sambil melihat kearah Alif
" Apa kamu bahagia.. ? " kata Alif sambil memandang wajah Keysa
Keysa tersenyum sambil menggagukan kepalanya.
" Apa perasaan itu sudah ada di hati kamu.. ? " tanya Alif pelan - pelan
Keysa terdiam, belum sempat dia menjawab handphone nya berbunyi.
Keysa pun melihat siapa yang sudah menghubunginya itu.
Terlihat nama bu Sri yang tertera di layar handphonenya Keysa sangat penasaran kenapa bu Sri menghubunginya.
Jeysa pun segera menekan tombol hijau dan mulai menjawab panggilan bu Sri tersebut
" Assalamualaikum bu... " salam Keysa setelah panggilannya tersambung
" .... "
" Apa.. terus sekarang bunda di rumah sakit mana.. ? "
" ... "
" Baik Key akan segera kesana, bu tolong jaga bunda sampai Keysa datang.. "
Keysa pun segera mengambil tasnya dan menatap Alif.
" Aku harus segera pergi, bunda kecelakaan dan sekarang sedang di rumah sakit.. " kata Keysa yang mulai panik
" Ayo biar aku antar.. " kata Alif
Mereka pun mulai pergi kerumah sakit tempat di mana bu Mira di rawat.
Sesampainya di sana Keysa langsung berlari menyusuri setiap lorong rumah sakit.
Tidak lama dia melihat wanita paruh baya yang sangat di kenalnya, Keysa pun segera menghampiri wanita itu dan menanyakan keadaan bundanya.
" Bu gimana bunda.. ? " tanya Keysa yang sudah tidak bisa menahan air matanya lagi
" Ibu kamu masih di periksa dokter Key, kamu yang sabar ya.. " kata bu Sri menenangkan Keysa sambil memeluknya.
Cukup lama mereka menunggu dokter keluar dari dalam sana, setelah setengah jam menunggu akhirnya dokter pun keluar juga.
Keysa langsung bangun dan menghampiri dokter itu.
" Bu Mira mendapat luka yang sangat serius akibat benturan keras di kepalanya membuat bu Nira kehilangan banyak darah, kami sudah berusaha semampunya dan sekarag keadaan bu Mira sangat keritis, kita berdoa saja semoga bu Mira bisa bertahan.. " jelas dokter itu
Keysa menutup mulutnya, air matanya sudah tidak dapat di bendung lagi.
" Apa saya boleh bertemu dengan ibu saya dokter.. ? "
" Tentu.. Tapi saya harap pasien jangan dulu di ajak banyak bicara biarkan pasien beristirahat.. " kata dokter itu
Setelah mengucapkan terima kasih Keysa pun langsung masuk kedalam ruangan dimana ibunya di rawat di susul oleh Alif dan juga bu Sri.
Keysa dapat melihat bundanya sedang tertidur dan di tubuhnya juga banyak alat - alat yang menempel.
Keysa berjalan mendekat dan duduk di samping tubuh ibunya itu, di genggam nya tangan dingin sang bunda dan sesekali Keysa mencium tangannya.
" Bunda.. bunda harus kuat demi Key.. Key nggak punya siapa - siapa lagi selain bunda, bunda harus bangun dan cepat sembuh.. " kata Keysa sambil terus menangis
Alif yang dari tadi berada di samping Jeysa hanya bisa mengelus pundak Keysa berharap bisa memberikan kekuatan untuk wanita nya itu.
Tidak lama bunda pun membuka mata dan melihat Keysa sedang menangis di sampingnya, di usapnya kepala Keysa dengan penuh sayang.
Keysa merasa ada sebuah tangan yang mengusap kepalanya dia melihat ke arah Alif tetapi Alif malah sedang melihat kearah bundanya.
Keysa pun melihat kearah bundanya dan sedikit tersenyum
" Bunda.. bunda sudah sadar.. apa yang sakit bunda, apa perlu
Key panggilkan dokter.. ? " kata Keysa sambil melihat ke arah bundanya
Bunda segera memegang tangan Keysa dan menggeleng lemah.
" Key.. bunda mau bicara sama kamu... " kata bunda dengan suara yang sangat lemah
" Bunda istirahat saja dulu, nanti kita bicara lagi kalau bunda sudah sembuh ya... " kata Keysa sambil menangis
Bunda pun menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
" Tidak Key, kamu harus dengarkan bunda baik - baik.. Karena waktu bunda sudah tidak banyak lagi.. " kata bunda sambil menarik nafas nya
" Bunda Key mohon bunda jangan bicara seperti ini. Bunda pasti bisa sembuh, Key yakin itu.. " kata Keysa sambil terisak
" Keysa sayang kamu harus tahu dan harus kamu ingat tidak semua laki - laki itu sama seperti ayah kamu, masih banyak di luar sana laki - laki yang baik dan setia dengan pasangan nya, bunda harap kamu dapat merubah pikiran kamu tentang laki - laki... Kamu harus hidup bahagia dengan orang yang kamu sayang, lupakan masa lalu kamu, mulailah semua dari awal.. kamu maukan sayang.. ? " kata bunda dan hanya di angguki oleh Keysa
" Mas Alif ibu boleh minta sesuatu sama mas Alif... ? " tanya bu Mira
Alif pun mengagukan kepalanya sebagai jawaban.
" Ibu tahu kamu sangat mencintai Keysa.. apa boleh ibu titip Keysa sama kamu, dia sebenarnya gadis yang sangat baik dan penyayang, tapi masa lalu yang membuatnya seperti ini.. Ibu percaya mas Alif dapat membahagiakan Keysa dan juga mengobati luka di hati Keysa.. apa mas Alif bersedia menikah dengan Keysa.. ? " harap bunda
" Tentu bu saya mau menikah dengan Keysa, saya janji setelah ibu keluar dari rumah sakit kami akan segera menikah.. " kata Alif mantap sambil menatap Keysa yang juga sedang melihat kearahnya
Bunda menggelengkan kepalanya sebagai jawaban
" Ibu ngerasa sudah nggak punya waktu banyak lagi, apa boleh ibu minta kalian menikah sekarang juga. Ibu ingin melihat Keysa menikah sebelum pergi, ibu ingin melihat Keysa menikah dengan orang yang di cintainya.. " pinta bunda
" Tapi bun, bunda sedang sakit dan ayah juga tidak ada disini.. ? " kata Keysa
Tapi lain lagi dengan Alif setelah dia terdiam cukup lama akhirnya Alif menyetujui permintaan bu Mira itu.
" Baik bu saya bersedia menikah dengan Keysa sekarang juga.. " jawab Alif setelah mengatakan itu Alif pun segera menghubungi Yuda dan meminta Yuda menyiapkan semuanya.