KEYSA

KEYSA
76



Pagi pun datang, setelah sholat subuh berjamaah Keysa segera pergi ke dapur karena ini hari minggu jadi suami tercinta akan ada di rumah seharian.


Keysa sedang membuat sarapan, dia juga akan membuat kue untuk cemilan nanti siang.


Di saat Keysa sedang berada di dapur dia merasa ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya.


Keysa melihat ke arah samping sambil tersenyum.


" Mau bikin apa yang.. ? " tanya Alif


" Aku mau bikin kue bolu, kata nya tadi mau tidur lagi ko malah kesini.. ? " kata Keysa


" Kamu nya malah ninggalin mas, mas kan pengen tidur sama kamu. " kata Alif dengan suara manja


" Kalau aku ikut tidur nanti yang membuat makanan siapa, memangnya mas mau makan masakan mbak.. ? " tanya Keysa


" Ya nggaklah sayang, mas cuma mau makan masakan kamu.. " Alif pun semakin mengeratkan pelukannya.


" Mas nanti ada yang lihat nggak enak.. " kata Keysa karena tangan Alif sudah nakal


" Siapa yang mau lihat kita yang.. ? "


" Mas nanti kalau ada si mbak atau Evan datang gimana,aku nggak enak.. " kata Keysa


" Suruh siapa kamu malah ninggalin mas, kan tadi mas pengen berduaan sama kamu di kamar.. "


Belum sempat Keysa menjawab Revan sudah memanggilnya dari arah belakang.


" Ummi, Abi.. " teriak Revan


Dan sontak Alif melepaskan tangannya dari tubuh Keysa


" Anak itu mengganggu saja, nggak tahu apa abi nya lagi modusin ummi nya.. " guman Alif


Sedangkan Keysa hanya menahan tawa melihat tingkah Alif.


" Ummi lagi masak apa.. ? " tanya Revan setelah dekat dengan Keysa


" Ummi hari ini mau bikin nasi uduk sama kue bolu buat nanti kita ngemil.. "


" Hmmm, pasti enak banget Evan jadi laper.. " kata Revan sambil mengelus perut nya


" Sabar sebentar lagi nasinya mateng, Evan main saja dulu sama abi ya.. " kata Keysa sambil melirik Alif


" Ayo bi kita main bola di halaman... " ajak Revan


" Ya sudah ayo.. "


Mereka berdua pun pergi meninggalkan Keysa, Keysa tersenyum menatap kepergian anak dan suaminya.


Setelah makanan sudah siap Keysa langsung memanggil kedua pria nya yang masih bermain di halaman belakang.


" Sayang mainnya udahan dulu, ayo kita sarapan.. " kata Keysa dengan suara setengah berteriak


" Iya ummi " jawab Revan dan Alif bersamaan


Mereka bertiga pun mulai masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ruang makan.


Setelah mencuci tangan mereka pun langsung sarapan.


" Gimana masakan ummi enak.. ? " tanya Keysa sambil melihat ke arah dua pria nya


" Masakan ummi selalu enak, Evan mau lagi.. " kata Revan dengan mulut penuh makanan


" Abi juga mau lagi.. " kata Alif tidak mau kalah


" Boleh nanti ummi ambilkan.. " kata Keysa sambil tersenyum


《○》《○》《○》《○》《○》《○》


Satu bulan lebih sudah berlalu, Keysa juga sudah melupakan perkataan ibu mertuanya itu.


Revan juga sudah masuk sekolah beberapa hari yang lalu, jadi Keysa semakin kesepian di rumah.


Hari ini dia memutuskan untuk pergi ke kantor Alif, dia ingin makan siang bersama suaminya.


Setelah bersiap - siap dia pun pergi menggunakan taksi, tidak butuh waktu lama untuk Keysa sampai disana.


Sesampainya di lantai 10, Keysa melihat asisten Alif yang terus memperhatikan laptopnya.


" Assalamualaikum Rin.. " kata Keysa saat sudah sampai di depan meja Rini


" Waalaikumsalam, eh bu Keysa maaf saya tidak lihat ibu datang.. " kata Rini


" Iya nggak apa - apa, oya Rin mas Alif ada.. ?? "


" Ada bu lagi di ruangan nya ibu langsung masuk saja.. " kata Rini


" Ya sudah makasih ya Rin, saya masuk dulu.. "


" Iya bu "


Sebelum masuk ruangan Alif, Keysa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Tok.. tok.. tok..


" Masuk " kata Alif


Keysa pun membuka pintu dan masuk kedalam ruangan Alif, sedangkan Alif yang tidak melihat kedatangan Keysa masih saja cuek.


Alif kira yang barusan mengetuk pintu adalah Rini, Keysa menyimpan bawaan nya di atas meja setelah itu dia melangkah menuju meja Alif.


" Ada apa Rin.. ? " tanya Alif tanpa melihat ke arah Keysa


" Mau ngajak pak Alif makan siang.. " jawab Keysa


Alif yang kenal dengan suara istrinya ini langsung melihat Keysa dan tersenyum.


" Sayang kok kamu kesini nggak bilang - bilang sih.. ? " tanya Alif


" Memang nya kalau aku mau ketemu mas harus buat janji dulu gitu.. " kata Keysa yang berjalan mendekat ke arah Alif


Alif pun memutar kursinya sehingga kini menghadap kearah Keysa, dia pun tersenyum sambil menarik tangan Keysa dan mendudukan Keysa di pangkuan nya.


" Kamu tamu istimewah jadi kenapa harus membuat janji, malah mas yang akan membatalkan semua janji mas dengan yang lain kalau tahu kamu akan datang.. " kata Alif sambil mengecup pipi Keysa


" Mas nanti ada yang masuk, nggak enak.. " kata Keysa yang sudah melingkarkan tangan nya di leher Alif


" Siapa yang berani masuk kesini, ada Rini yang berjaga dan Rini sendiri tidak akan berani masuk sebelum mas suruh.. " kata Alif


Keysa pun tersenyum dan langsung mengecup bibir Alif, entah kenapa bibir suaminya ini terlihat menggoda iman.


Alif yang mendapat perlakuan manis dari istri tercinta tentu tidak tinggal diam, dia pun membalas setiap sentuhan yang istri nya berikan.


Di saat yang bersamaan, Cantika datang ke kantor Alif dia ingin memberikan makan siang untuk Alif.


Saat sampai di depan ruangan Alif, Cantika tidak melihat Rini di meja nya, jadi dia putuskan untuk langsung masuk saja.


Cantika langsung membuka pintu dan dia secara langsung melihat adegan yang sangat panas di depan matanya.


Bagaimana tidak panas dia melihat laki - laki yang selama ini mulai di cintai nya sedang bermesraan dengan seorang wanita.


Yang dia tahu wanita itu masih istrinya, Alif dan Keysa yang mendengar pintu terbuka segera melihat ke arah pintu dan terlihat Cantika masih berdiri disana.


Keysa pun langsung merapikan bajunya yang sudah terbuka lebar begitu pun dengan Alif, di saat Keysa mau berdiri alif menahannya.


" Ada apa kamu kesini.. ? " tanya Alif dingin


" Maaf mas saya mampir cuma mau memberikan makan siang untuk mas, saya tahu mas pasti belum makan.. " kata Cantika sambil mendekat tapi matanya tidak pernah lepas dari Keysa


" Memang di depan tidak ada Rini yang memberi tahu kalau saya tidak mau di ganggu.. " kata Alif lagi


" Tapi di depan tidak ada Rini jadi saya langsung masuk kesini.. " jelas Cantika


" Mas sebaiknya Key pergi dulu saja, mungkin Cantika mau ngobrol sama mas.. " kata Keysa


" Sayang kamu disini saja, lagian Cantika juga akan segera pulang.. " kata Alif sambil tersenyum


Cantika melihat itu dan dia merasa sangat sakit hati.


" Dengan wanita yang jelas - jelas sudah mengKhianati kamu masih bersikap manis sedang kan dengan aku yang jelas - jelas sangat mencintai kamu, mas malah bersikap dingin.. " batin Cantika