
Tepat jam sembilan pagi Alif sudah berada di depan rumah Keysa, dia pun segera melangkah menuju ke arah pintu.
Sesampainya di depan pintu alif pun segera mengucapkan salam
Tok... tok... tok...
" Assalamualaikum....." salam Alif tidak lama pintu pun terbuka dan Alif dapat melihat wanita paruh baya yang sudah membukakan pintu untuk nya.
" Waalaikumsalam, mas Alif.... ? " tanya bunda heran
" Iya bu ini saya, ibu apa kabar.. ? " tanya Alif sambil mencium tangan bunda
" Alhamdulilah baik mas, eh iya silahkan masuk.. " kata bunda
Alif pun segera masuk dan duduk di sofa yang tersedia di ruangan itu.
" Ko mas Alif tahu ibu tinggal disini... ? " tanya bunda penasaran
Belum sempat Alif menjawab Keysa sudah terlebih dahulu datang.
" Key yang kasih tahu bun, kemarin Key nggak sengaja bertemu mas Alif di cafe dan mas Alif ini juga yang semalam ngaterin Key pulang.. " jelas Keysa
" Oh gitu, nah terus kamu mau kemana sayang, ko sudah rapi bukan nya hari ini kamu libur ya.. apa Sam meminta kamu untuk ke cafe...? " tanya bunda
" Bukan bu, Jeysa mau saya ajak jalan - jalan kebetulan saya lagi ada waktu kosong disini beberapa hari jadi saya meminta Keysa untuk menemani saya, nggak apa - apa kan bu...? " kini giliran Alif yang menjawab
Bunda melihat kearah Keysa dan Alif secara bergantian, lalu dia pun akhirnya tersenyum
" Ya sudah tapi pulangnya jangan terlalu malam ya, " pinta bunda
" Iya bu, kalau gitu kita berangkat sekarang Key... " ajak Alif dan langsung di angguki oleh Keysa
Setelah berpamitan dengan bunda mereka pun segera meningalkan rumah itu dan pergi ke suatau tempat.
Sepanjang perjalanan mereka tidak ada yang membuka suara sampai tidak terasa mereka sudah sampai di tempat tujuan.
Alif membawa Keysa ke salah satu tempat wisata yang ada di kota ini, setelah membeli tiket mereka pun segera masuk kedalam.
Mereka berjalan menyusuri setiap jalan sambil berbincang banyak hal,
" Key aku boleh nanya sesuatu sama kamu.. ? " tanya Alif
" Memangnya mas Alif mau nanya apa.. ? " tanya Keysa penasaran
" Kamu sudah punya pacar atau teman dekat mungkin.. ? " tanya Alif ragu - ragu dia tidak berani melihat kearah Keysa
" hmmmm, kalau pacar Keysa nggak punya tapi kalau temen dekat ada.. " jawab Keysa
" Kamu suka sama dia.. ? " tanya Alif lagi
Keysa langsung melihat ke arah Alif, dia sedikit merasa heran kenapa laki - laki di hadapannya ini ingin tahu kehidupan pribadinya.
" Memangnya kenapa mas nanya kaya gitu.. ? " tanya Keysa
Alif menghentikan langkahnya dan melihat jauh kedepan,
Keysa terdiam dia seperti memikirkan sesuatu.
" Keysa nggak tahu mas, Keysa masih belum kepikiran sampai sana.. " kata Keysa yang ikut melihat ke depan.
Mereka menikmati kawah putih sambil menghirup udara sejuk yang masih mereka rasakan walau pun sudah siang seperti ini.
" Key.. " panggil Alif
" Hmmmm " jawab Keysa yang masih asik melihat ke arah depan
" Kalau ada seseorang yang suka sama kamu apa kamu mau terima dia.. ? " tanya Alif tiba - tiba
" Maksud mas Alif apa.. ? " tanya Keysa tidak mengerti
" Jujur aku sudah punya perasaan sama kamu sejak kamu menggantikan bu Mira waktu itu, entah kenapa aku sangat kagum dan suka sama kamu, cuma aku binggung gimana cara menyampaikan nya sama kamu. Sampai akhirnya kamu pindah kesini..
... Jujur saja aku senang bisa ketemu kamu lagi disini, itu artinya aku bisa menyatakan perasaan aku sama kamu dan aku harap kamu mau menerima aku.. Tapi aku nggak maksa kamu buat jawab sekarang ko Key, kamu bisa pikirin dulu. Aku bisa menunggu jawaban dari kamu.. " kata Alif tulus
Keysa melihat Alif tidak percaya, dia melihat mata Alif dan terlihat Alif tulus mengatakannya.
Keysa jadi binggung sendiri harus menjawab apa, jujur saja untuk sekarang ini dia masih belum punya perasaan apa - apa dengan Alif.
" Mas maaf sebelumnya, apa Key bisa bertanya sesuatu sama mas...? " tanya Keysa
" Tanyakan saja.. " kata Alif
" Mas tahukan di luaran sana banyak sekali wanita yang menyukai mas Alif dengan tulus, yang jauh lebih baik dari Key. Lalu kenapa mas Alif malah pilih Key yang nggak ada apa - apanya di banding mereka, status kita juga jauh berbeda nanti apa kata keluarga mas kalau mereka tahu mas Alif berhubungan dengan Key... " tanya Keysa sambil melihat Alif
" Aku tahu di luar sana banyak sekali wanita yang menyukai aku, tapi aku tidak punya perasaan apa - apa dengan mereka. Hatiku malah memilih kamu Key.. " jawab Alif dengan tegas
" Tapi Key hanya wanita biasa, mas Alif tahu sendiri kehidupan Keysa seperti apa, kehidupan kita berbeda.. " jelas Keysa
" Aku tidak perduli, yang aku tahu aku suka sama kamu dan itu yang terpenting " jelas Alif lagi
" Aku juga tidak mempermasalahkan status kamu, kita semua sama di mata tuhan dan soal keluargaku itu nanti akan menjadi urusana ku sendiri. Kamu tidak perlu khawatir karena yang akan menjalankan semua ini kita berdua bukan mereka.. " tambah Alif lagi
Keysa terdiam, dia tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana cukup lama mereka terdiam dengan pemikiran mereka masing - masing sampai pada akhirnya Keysa membuka suara.
" Mas yakin dengan perkataan mas barusan.. ? " tanya Keysa
" Tentu aku yakin.. " jawab Alif tegas
" Tolong beri Key waktu untuk berpikir, Key perlu memikirkan semuanya.. " jawab Keysa
" Tentu, kamu bisa memikirkannya baik - baik dan aku harap keputusan kamu itu yang terbaik untuk kita berdua.. " harap Alif
Keysa hanya bisa menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
Mereka pun kembali larut dalam pikiran mereka masing - masing.
Cukup lama mereka disana