KEYSA

KEYSA
33



"Kalau perusahaan kamu disana baik - baik saja kenapa kamu nggak tinggal lagi disini.. ? " tanya mamah yang masih belum mengerti jalan pikiran putranya itu


" Alif akan berkata jujur sama mamah dan papah, dan Alif berharap setelah apa yang Alif katakan nantinya mamah sama papah menerima keputusan Alif.. " kata Alif sambil menatap kedua orang tuanya.


" Kamu mau bilang apa Lif.. ? " tanya papah yang juga penasaran


" Jadi.. " Alif pun terdiam sebentar dia melihat kedua orang tuanya terlebih dahulu dan setelah itu dia pun segera melanjutkan perkataannya.


" Mah, Pah, sebenarnya Alif sudah menikah disana dan kami sudah menikah selama 2 bulan. Alif minta maaf sama mamah dan papah kalau tidak memberi tahukan tentang pernikahan Alif ini. Jujur waktu itu pernikahan Alif terkesan mendadak, tapi papah sama mamah tenang saja Alif menikah dengan orang yang sangat Alif cintai ko.. " kata Alif menjelaskan


" Dan Alif harap papah sama mamah juga mau menerima pernikahan ini dan juga menerima istri Alif.. " tambah Alif lagi


" Lif kamu anggap apa kami ini, ini langkah yang sangat besar dan kamu tidak membicarakan nya sama kami terlebih dahulu.. ? " kata mamah tidak terima


" Maaf mah waktu itu semuanya serba dadakan, keadaan yang membuat kami harus segera menikah.. " jelas Alif


" Siapa wanita itu, dari keluarga mana dia dan apa pekerjaan orang tuanya.. ? " tanya mamah sambil memandang Alif dengan tatapan kecewa.


" Mamah sama papah kenal ko siapa dia, bahkan keluarganya pun mamah sama papah kenal.. " kata Alif


" Siapa dia.. ? " kini giliran papah yang bertanya


" Wanita itu Keysa, anaknya bu Mira, yang sempat kerja dengan kita dulu.. " kata Alif


" Alif, apa mamah tidak salah dengar, kamu menikahi anak pembantu itu.. Kamu tahu Bella lebih baik dari dia, bahkan mamah sama papah sudah berencana untuk menikahkan kalian setelah kepulangan kamu dari Bandung.. " kata mamah tidak terima


" Nggak mah, Keysa lebih baik dari siapa pun dan Alif tidak mau menikah dengan Bella karena Alif sudah memiliki istri yang sangat Alif cintai dan kami bahagia dengan pernikahan ini.. " kata Alif tidak mau kalah


" Mamah minta sama kamu segera ceraikan dia dan segera pulang kesini.. Mau taruh dimana muka mamah dan papah kalau sampai membatalkan perjodohan kalian.. " kata mamah setengah berteriak


" Mamah nggak bisa gitu dong, Alif nggak suka sama Bella dan Alif tidak akan pernah menceraikan Keysa sampai kapan pun. Terserah papah sama mamah mau menerima pernikahan ini atau tidak yang jelas Alif nggak akan pernah ninggalin Keysa.. " kata Alif lalu dia pun pergi ke kamarnya.


" Alif, mau kemana kamu.. Mamah belum selesai bicara.. " teriak mamah tapi Alif sama sekali tidak memperdulikannya.


Dia tahu ini akan terjadi tapi dia tidak tahu kalau keluarganya sudah berencana akan menjodohkannya dengan Bella.


Alif pun segera merebahkan badannya di atas tempat tidur dia menatap langit - langit kamarnya.


Terdengar bunyi handphone Alif, dia pun segera melihat siapa yang sudah mengiriminya pesan.


Cuma Keysa yang saat ini bisa menjadi obat untuk dirinya.


" Assalamualaikum.. " salam Alif setelah teleponnya tersambung


" Waalaikumsalam, mas kemana saja kenapa seharian tidak memberi kabar. Mas baik - baik saja kan.. ? " tanya Keysa yang khawatir pasalnya dari tadi pagi Alif belum memberikannya kabar sama sekali.


Alif menepuk keningnya, dia lupa kalau belum mengabari Keysa hari ini.


" Maafkan mas ya yang.. Mas lupa kalau belum ngasih kabar sama kamu, tadi pagi sesampainya mas di kantor mas langsung menyelesaikan pekerjaan mas yang banyak itu dan mas ini baru sampai rumah.. " jelas Alif


" Syukurlah kalau mas tidak apa - apa, Key dari tadi menunggu kabar dari mas.. Oh iya apa mas sudah makan.. ? " tanya Jeysa


" Belum sayang, mungkin sebentar lagi, kamu sendiri sudah makan belum.. ? "


" Key juga belum makan mas.. Key nggak tenang kalau belum mendengar kabar dari mas.. "


" Maafkan mas ya, gara - gara mas kamu belum makan.. " sesal Alif


" Bggak apa - apa ko mas. Mas sebaiknya makan dulu gih, Key juga akan makan, mas harus jaga diri disana ya.. "


" Tentu sayang mas akan makan juga.. Key.. " panggil Alif


" Iya mas.. "


" Mas kangen sama kamu.. " kata Alif


" Key juga kangen sama mas Alif, mas cepat pulang ya.. " kata Keysa, sungguh hatinya sangat bergetar ketika mengatakan itu semua


" Tentu sayang mas akan segera pulang, ya sudah kalau gitu kamu segera makan mas juga mau mandi dulu... "


" Iya, assalamualaikum " salam Keysa ketika mengakhiri teleponnya


" Waalaikumsalam.. " jawab Alif


" Mas sayang banget sama kamu Key.. Mas janji tidak akan pernah meninggalkan kamu apa lagi untuk wanita lain, mas akan berjuang untuk kamu.. " kata Alif sambil melihat foto Keysa yang ada di handphonenya.


Setelah cukup puas memandang foto Keysa, Alif pun segera pergi ke kamar mandi, dia akan mandi terlebih dahulu.