
" Ya sudah mas ini makanannya Tika simpan di meja, nanti kalau mas sudah tidak sibuk jangan lupa di makan.. " kata Cantika sambil meletakan makanannya di meja dia juga melihat ada tas di meja dan dia dapat menebak kalau itu berisi makanan juga.
" Hmm " jawab Alif
" Kalau gitu Tika permisi dulu ya mas, Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam.. " jawab Keysa dan Alif bersamaan
" Mas itu Cantika datang kesini setiap hari.. ?? " tanya Keysa penasaran
" Iya, tapi kamu tenang saja mas tidak pernah memakan masakannya, mas selalu memberikan kepada pak Maman.. Apa kamu cemburu.. ? " tanya Alif
" Wanita mana yang tidak cemburu ketika suaminya malah di perhatikan oleh wanita lain.. " kata Keysa
" Sayang kamu harus tahu mas itu sangat sayang dengan kamu mas mencintai kamu melebihi apa pun, kamu segalanya bagi mas.. Jadi kamu tenang saja mas tidak akan pernah menduakan kamu, dulu waktu dapetin kamu saja susahnya minta ampun masa sekarang giliran sudah di dapat mas mau lepas begitu saja.. Itu namanya mas bodoh.. " kata Alif panjang kali lebar
Keysa tersenyum mendengar perkataan Alif barusan, dia pun mengalungkan tangan nya kembali di leher Alif.
" Ummi juga sangat sayang dan mencintai abi karena allah, tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi abi di hati ummi.. " kata Keysa dengan senyum manisnya
Alif pun kembali mengecup bibir Keysa, setelah puas Keysa pun mengajak Alif untuk makan siang.
" Kita makan dulu ya mas, ummi sudah lapar.. " ajak Keysa
" Ayo.. " Alif pun langsung mengangkat tubuh Keysa, dia menggendong Keysa sampai sofa setelah sampai dia dudukan Keysa di sana.
Alif mengambil makanan yang tadi Cantika bawa.
" Ummi tunggu sebentar disini ya, abi mau memberikan ini ke pak Maman dulu.. " kata Alif yang langsung berlalu meninggalkan Keysa
Tidak lama Alif sudah kembali lagi dan dia melihat makanan juga sudah siap di meja, akhirnya setelah sekian lama mereka bisa makan siang berdua lagi.
Biasanya akan ada Tevan yang selalu berada di tengah - tengah mereka.
" Mas nanti sepulang dari sini ummi mau ke rumah sakit ya, mau jenguk teman.. " kata Keysa meminta ijin
" Boleh sayang, kamu hati - hati ya dan jangan pulang terlalu sore juga kasihan Revan di rumah.. " kata Alif
" Iya mas.. "
Setelah selesai makan siang Keysa pun pamit ke rumah sakit, tadinya Alif ingin sekali mengantar tapi karena dia harus rapat jadi terpaksa dia membiarkan Keysa pergi sendiri.
Sesampainya Keysa di rumah sakit dia langsung menuju ke sebuah kamar, belum sampai dia menuju kamar itu Keysa melihat laki - laki yang di kenalnya.
" Mas Yusuf.. " panggil Keysa.
Laki - laki yang di panggil Keysa pun melihat kearah suara dan dia pun tersenyum ketika melihat siapa yang datang.
" Assalamualaikum mas.. " salam Keysa setelah dekat dengan Yusuf
" Waalaikumsalam, dek sama siapa kamu kesini.. ? " tanya Yusuf sambil melihat ke sekeliling
" Sendiri mas, gimana keadaan Marwah.. ? " tanya Keysa
" Alhamdulilah dia sudah jauh lebih baik, adek mau lihat Marwah.. ? "
Di saat Keysa mau masuk ada seorang anak kecil keluar dari ruangan itu dan tersenyum bahagia ketika melihat Keysa.
" Ummi.. " panggil si anak
" Hai sayang, apa kabar ummi sangat merindukan kamu.. " kata Keysa sambil mencium pipi anak itu
" Ima juga kangen banget sama ummi, kata ayah ummi sedang sibuk jadi nggak datang - datang ke rumah.. " kata Ima
Yusuf pun mengelus rambut Ima dengan sayang, mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang terus saja memperhatikan mereka dari tadi lebih tepatnya memperhatikan Keysa.
" Dasar wanita licik, pantas saja tante Widya sangat tidak suka dengan dia ternyata kelakuannya seperti ini.. Mas Alif harus tahu ini semua, padahal tadi dia habis bertemu dengan Alif..
.. Oh aku tahu dia sengaja datang ke kantor Alif dan menawarkan tubuhnya agar Alif tidak curiga dengan kelakuannya.. Aku harus segera bertemu Alif.. "
Orang itu pun langsung pergi dari sana, tidak lama dia sudah sampai di kantor Alif.
" Rin mas Alif ada..? "
" Ada bu, tapi.. "
Belum sempat Rini menyelesaikan perkataan nya orang itu sudah pergi menuju ruangan Alif.
Alif melihat pintu ruangan nya terbuka.
" Ada apa kamu kesini lagi.. " tanya Alif ketus
" Mas aku kesini karena aku sayang sama mas, aku tidak ingin mas di buta kan oleh cinta mas sama wanita itu, dia bukan wanita baik - baik aku tadi habis ketemu dia di rumah sakit dan mas tahu dia bertemu dengan siapa disana.. ?
... Dia bertemu dengan selingkuhan dan juga seorang anak kecil, mungkin saja kan anak itu anak dia bersama laki - laki itu. Nih kalau mas tidak percaya aku punya buktinya.. "
Ya tadi yang melihat Keysa adalah Cantika, sepulang dari kantor Alif Cantika pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan ibunya tapi saat Cantika baru keluar dari ruangan ibunya dia melihat Keysa baru datang.
Jadi dia putuskan untuk mengikuti Keysa dari belakang.
Alif melihat foto - foto Keysa yang sedang menggendong seorang anak kecil dan disana juga ada seorang laki - laki.
Alif juga dapat melihat di foto itu Keysa dan laki - laki itu saling melempar senyuman, setelah puas melihat - lihat Alif menyerahkan kembali handphone Cantika.
" Bagaimana kamu bisa beranggapan kalau Keysa bukan wanita baik - baik.. ? " tanya Alif mulai serius
Cantika yang melihat Alif serius sangat senang itu artinya Alif sudah mulai percaya dengan dirinya.
" Mas aku dengar dari mamah kamu kalau anak yang ada di rumah kalian itu bukan anak kandung kamu.. Dia adalah anak yang lahir di luar nikah, dan setelah wanita ular itu menikah dengan kamu dia membawa anaknya kembali dan sekarang mas lihat kan foto - foto itu.. Dia terlihat sangat dekat dengan laki - laki itu, bahkan aku mendengar sendiri kalau anak itu di memanggil Keysa dengan panggilan ummi dan laki - laki itu di panggil ayah, mungkin saja kan kalau laki - laki itu adalah selingkuhan Keysa dan anak itu anak mereka.. " kata Cantika
Alif yang mendengar cerita Cantika hanya diam saja, setelah cukup lama terdiam dia pun akhirnya buka suara.
" Saya tidak menyangka wanita yang di puji - puji oleh mamah karena kepintarannya mau di bohongi begitu saja.. Apa menurut kamu saya akan diam saja jika tahu istri saya selingkuh..
.. Kamu salah paham dengan situasi ini, kamu yang sudah di buta kan oleh cinta kamu kepada saya.. Maaf saya sedang banyak pekerjaan jadi tolong segera tinggalkan kantor ini.. " kata Alif yang langsung mengalihkan pandangannya.
" Baik aku akan pergi tapi ingat mas akan menyesal karena tidak mempercayaiku, dia wanita yang tidak pantas mas cintai.. " kata Cantika lalu dia pun segera pergi meninggalkan ruangan Alif dengan perasaan yang sangat kesal.