KEYSA

KEYSA
49



Sore pun tiba Alif meminta Yuda untuk mengantarkan nya terlebih dahulu pulang ke rumah kedua orang tuanya setelah itu baru dia meminta Yuda untuk pulang juga.


sesampainya di rumah Alif langsung masuk kedalam sambil mengucapkan salam.


" Assalamualaikum.. " salam Alif


" Waalaikumsalam.. Loh Lif kamu ada disini.. ? " tanya mamah Widya heran


" Iya mah tadi Alif ada kerjaan di Jakarta jadi sekalian aja mampir kesini.. " kata Alif sambil mencium tangan mamah nya.


" Mamah apa kabar.. ? " tanya Alif ketika mereka sudah duduk di ruang keluarga


" Ya seperti yang kamu lihat mamah baik - baik saja.. " kata mamah sambil melihat Alif


" Mah Alif mau ke kamar dulu ya, capek banget.. " kata Alif sambil berdiri


Mamah Widya hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


Alif pun berjalan ke arah kamarnya, sesampai nya di dalam kamar alif langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Alif melihat langit - langit kamarnya, pikiran nya pun melayang dia mengingat kejadian saat Keysa tertabrak mobil.


Dan dia tidak menyangka Bella lah yang sudah melakukaannya, padahal Bella adalah kakak kandung dari istrinya.


Dia berharap pak Arman bisa memberikan keadilan untuk istrinya, jika tidak dia tidak akan segan - segan untuk turun tangan sendiri.


Dia tidak ingin Keysa kembali terluka karena ulah Bella.


Setelah sholat isya Alif pun turun ke bawah dia akan makan malam bersama keluarganya.


" Ayo sini Lif kita makan dulu.. " ajak papah Alex


Alif pun menarik kursi dan mulai duduk, mereka bertiga mulai makan malam bersama.


" Gimana keadaan istri kamu Lif.. ? " tanya papah Alex di sela - sela makan malamnya.


" Alhamdulilah sudah jauh lebih baik pah, bahkan sekarang Keysa juga sudah kembali kuliah.. " jawab Alif


" Iyalah, dia harus segera masuk kuliah kalau nggak sayang uang kamu di buang gitu aja. Kamu biayain dia kulaih tapi dianya malah malas - malasan.. " kata mamah Widya ketus, sebenarnya mamah Widya masih belum terima kalau Keysa yang menjadi menantunya sekali pun kini dia tahu siapa ayah kandung Keysa tapi tetap saja Keysa adalah anak dari pembantunya dulu.


" Jangan mulai deh mah dan asal mamah tahu Keysa nggak pernah pake uang Alif untuk bayar kuliah, dari awal dia sudah mendapat beasiswa dan kalau pun iya Keysa pakai uang Alif ya itu kan memang hak nya Keysa.. Keysa tanggung jawab Alif, sekarang jadi apa pun kebutuhan Keysa harus Alif penuhi.. " jawab Alif


Dia tidak mengerti kenapa mamahnya sangat tidak suka dengan Keysa padahal mereka tahu Keysa wanita yang sangat baik.


" Bisa saja kan itu alasan istri kamu, mamah masih nggak ngerti sama kamu kenapa pilih wanita itu untuk jadi pendamping hidup kamu.. Masih banyak wanita lain di luar sana yang lebih baik dari Keysa.. contohnya Bella dia sangat baik dan terlahir dari keluarga kaya raya, itu bisa jadi keuntungan buat bisnis kamu kedepannya.. " kata mamah Widya tidak mau kalah


" Mamah juga jangan lupa Keysa dan Bella itu saudara, Keysa juga terlahir dari keluarga kaya tapi dia memutuskan untuk meninggalkan semuanya dan asal mamah tahu Bella tidak sebaik yang mamah kira dia wanita yang sangat jahat.. Yang rela menghalalkan segala cara untuk menyingkirkan saingannya.. " kata Alif menghentikan makan malamnya.


" Permisi Alif capek mau segera istirahat.. " kata Alif lalu meninggalkan kedua orang tuanya.


Dia juga tidak berhenti ketika mamahnya terus saja memanggil namanya, saat ini dia sangat kesal.


" Alif tunggu mamah belum selesai bicara.. Alif.. " teriak mamah Widya tapi Alif terus saja berjalan tanpa melihat ke belakang lagi.


" Sudahlah mah, biarkan Alif sendiri dulu.. " kata papah Alex sambil menggenggam tangan istrinya


" Papah lihat kan Alif sekarang seperti apa, semenjak kenal dengan wanita itu Alif jadi seperti ini.. Dia selalu membangkang kepada kita, padahalkan dulu Alif itu anak yang sangat baik dan penurut.. Wanita itu memang membawa pengaruh buruk terhadap Alif.. " kata mamah yang terus saja marah - marah.


Dia tidak terima putra kesayangannya jadi seperti ini, cukup kini dia tidak akan berdiam diri saja.


Sementara itu Alif yang sedang berada di kamar merasa sangat kesal dengan tingkah mamahnya itu.


Padahal mamah nya tahu siapa Keysa sebenarnya, tapi kenapa sikap mamahnya belum juga berubah terhadap Keysa.


Apa yang sudah di lakukan oleh Bella, sehingga mamahnya lebih suka dia berhubungan dengan Bella di banding dengan Keysa yang sudah jelas-jelas adalah istrinya.


Bella sudah jelas - jelas adalah kakak kandung Keysa sendiri, alif jadi pusing sendiri memikirkan nya.


Di saat yang bersamaan handphone Alif berbunyi menandakan ada pesan yang masuk Alif pun segera mengambil handphonenya dan membuka pesan dari orang yang sangat dia rindukan seharian ini.


Siapa lagi kalau bukan istrinya tercinta, Alif tersenyum ketika selesai membaca pesan dari Keysa.


Bukan nya membalas pesan itu Alif malah langsung menghubunginya melalui panggilan video call.


" Assalamualaikum istri ku yang cantik.. " kata Alif setelah panggilannya terhubung


" Waalaikumsalam suami ku.. " jawab Keysa sambil tersenyum


" Kamu lagi ngapain sayang.. ? " tanya Alif tanpa mau mengalihkan padangannya dari layar handphonenya


" Baru selesai makan malam sama kakek dan sekarang lagi telepon - teleponan sama selingkuhan ku.. Soalnya suami Key lagi pergi keluar kota dan nggak ada kabar sama sekali seharian ini.. " sindir Keysa


Alif yang mendengar perkataan Keysa langsung cengengesan, dia sadar seharian ini tidak memberikan kabar kepada istrinya itu.


" Ternyata suami kamu sibuk banget ya, sampai - sampai istrinya malah menghubungi selingkuhannya.. " kata Alif sambil tersenyum


" Iya dia sangat - sangat sibuk sampai - sampai lupa sama istrinya sendiri.. " kata Keysa yang kembali menyindir Alif


" Oh iya mas sudah makan, terus sekarang lagi dimana.. ? " tanya Keysa


" Kenapa kamu nggak percaya sama selingkuhan kamu ini.. Hmmm.. " tanya Alif


" Isshh.. Mas aku serius, mas kemana saja seharian ini. Kenapa nggak kasih kabar sama aku.. Apa mas tahu aku di sini sangat khawatir bahkan pesan dari aku aja nggak ada satu pun yang mas baca.. " kata Keysa merajuk.


Sungguh Alif sangat gemas ketika melihat Keysa seperti ini, jika dekat sudah dia makan Keysa saat ini juga.


" Iya sayang maafkan mas ya, tadi banyak banget pekerjaan di kantor sampai mas tidak sempat mengabari kamu.. Mas juga sudah makan dan sekarang lagi di kamar, mas pulang ke rumah orang tua mas.. Jadi kamu nggak perlu khawatir, sekarang mas minta kamu berhenti merajuk, kalau melihat kamu seperti ini mas jadi ingi cepat - cepat pulang dan segera memakan kamu.. " kata Alif dan sukses membuat pipi Keysa merona parah


" Sayang nanti sepulang mas dari sini, mas akan meminta hak mas yang tertunda ya.. Jadi kamu siap - siap saja, kali ini mas tidak akan membiarkan kamu lolos lagi.. " kata Alif sambil tersenyum.


Keysa hanya tersenyum menanggapi perkataan Alif barusan, dia tidak menyangka suaminya berani bicara seperti itu.


Untung saja dia sudah berada di dalam kamar jadi tidak perlu takut ada orang yang mendengarkannya.


" Ya sudah ah Key mau tidur, udah ngantuk.. Besok pagi Key harus berangkat pagi - pagi ke kampus... " kata Keysa beralasan


" Kok malah kabur sih yang, ya udah deh selamat malam istri ku.. " kata Alif sambil tersenyum


" Mas juga lekas istirahat ya, selamat malam mas.. Assalamualaikum.. " jawab Keysa


" Waalaikumsalam.. "


Setelah menutup panggilan nya Alif pun segera bergegas mengambil laptop nya jika seperti ini dia ingin segera menyelesaikan semua pekerjaan nya dan pulang ke Bandung.


Dia sudah sangat merindukan istrinya tercinta