I Will Be Okay

I Will Be Okay
~ Negenentwintig (Dua Puluh Sembilan)



Azizah sudah disidang dan dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun.


Sebenernya dia diancam dengan hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun sesuai dengan KUH Pidana Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.


Tapi penasihat hukumnya si Azizah berhasil buktiin kalo dia itu orang yang hanya menyuruh atau membujuk orang untuk melakukan pembunuhan itu.


Sebenernya menurut KUH Pidana Pasal 55 ayat 1, orang yang membujuk itu juga dihukum sama seperti yang melakukan kejahatan. Tapi ini penasihat hukumnya dia juga bisa membuktikan kalau pembunuhan ini tidak direncanakan sebelumnya. Jadi, itu dilakukan dengan sengaja namun tidak direncanakan dan akhirnya dia cuman dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun. Ni bukti nih, kalo penasihat hukumnya di Azizah tu bukan kaleng - kaleng. Karena penasihat hukumnya itu pengacaranya Heri.


Maura p.o.v


Waktu di eps 27 Maura makan malem bareng Rafi kan? Nah author taruh disini yaa.



"Hai, Maura" kata Rafi dengan kaku karena ia nervous.


Maura hanya tersenyum.


"Yaudah ayo kita berangkat, Prof" ajak Maura.


Kan ceritanya Maura dijemput sama Rafi dirumahnya gitu kan.


Skip makan - makan udah selesai tapi mereka masih di restoran.


Tiba - tiba, Rafi memegang tangan Maura.


"Saya ngajak kamu makan malam hari ini buat memperjelas hubungan kita. Kita udah deket, Maura. Saya mau kamu jadi.....kekasih saya" kata Rafi dengan tulus namun agak gugup.


Maura menarik tangannya yang dipegang oleh Rafi.


"Maaf, Pak. Saya belum ingin menjalin hubungan asmara" kata Maura agak sungkan.


"Saya gak minta kamu jawab sekarang, Maura. Kamu bisa jawab kapanpun, tapi inget kalo bapak akan selalu ada buat kamu" kata Rafi.


Maura mengangguk sambil senyum tipis.


Rangga p.o.v


Rangga melihat berita tentang Azizah di TV yang ada di IGD. IGD tau lah ya apa, IGD adalah singkatan dari Instalasi Gawat Darurat yaitu tempat pelayanan kesehatan untuk menangani pasien yang gawat darurat.



"Berita apaan tuh?" tanya Maura.



"Soal pembunuhan istrinya Pak Hanung, ternyata yang bunuh mantunya sendiri" jawab Rangga.


"Pembunuhan tapi kok cuma dihukum 15 tahun penjara ya? Harusnya kan nyawa dibales nyawa" ucap Maura.


"Ya gitulah hukum" jawab Rangga.


"Tapi apa ya kira - kira motifnya?" tanya Maura.


"Gatau. Sidangnya tertutup, jadi yang diberitain cuma putusannya aja" jawab Rangga.


"Kenapa lu keliatan seneng gitu? Gak biasanya" tanya Maura.


"Berita ini pertanda kalo Alya udah ada disini" Jawab Rangga.


"Maksud lu yang nglakuin itu Alya?" tanya Maura.


"Iyalah. Itu cuma bisa dilakuin sama yang pro (profesional), jadi pasti Alya yang nglakuin itu" jawab Rangga.


"Tapi bukannya Pak Heri itu bokapnya Alya?" tanya Maura.


"Hmm" jawab Rangga sambil mengangguk.


"Berati Bu Azizah ini nyokapnya donk" kata Maura.


"Iya, tapi tiri" jawab Rangga.


"Kehidupan sebagai konglomerat ternyata lebih nyeremin ya. Yakali mantu mbunuh mertua" ucap Maura.


Elsa p.o.v


Di rooftop Rumah Sakit Dirgantara.



"Kita putus aja ya" kata Elsa pada pacarnya.



"Kenapa? Aku ada salah sama kamu?" tanya Rifki.


"Bukannya kamu cinta sama aku? Terus kenapa kamu gamau nikah sama aku? Dan kalo belum siap, aku bisa nunggu kamu kok. Gak harus putus" ucap Rifki.


"Ya disamping itu sebenernya aku gapernah cinta sama kamu. Kamu cuman aku gunain aja biar Papa aku gak jodohin aku" jawab Elsa.


"Apa??!! Jadi selama ini kamu cuma manfaatin aku??!" Rifki marah besar 😤😠😡.


"Singkatnya gitu" jawab Elsa dengan santainya.


"Kamu emang bener - bener...." kata Rifki sambil mengangkat tangannya untuk menampar Elsa.


Alya yang baru saja hadir disana langsung berlari untuk mencegah tangan Rifki sampai ke muka Elsa.


"Sekali tangan lu nyentuh mukanya, lu bakal nyesel seumur idup lu" ancam Alya.


"Lu siapa?" tanya Rifki.


"Gue pake jas dokter, berati gue dokter disini sekaligus temennya. Yang harusnya tanya gitu tu gue. Lu siapa? Pasien dari departemen kejiwaan?" ucap Alya.



Ini Alyanya ges.


Rifki hanya menggertakkan giginya dan pergi dari sana.


"Maaf, Dokter siapa ya? Kok saya baru liat" tanya Elsa pada Alya.


"Gausah pake bahasa formal, kita seumuran kok. Gue Alya dari departemen bedah jantung" jawab Alya.


"Gue emang dokter baru disini. Baru mulai kerja hari ini" lanjut Alya.


"Oh, pantesan aku baru liat kamu. Makasih ya soal tadi" ucap Elsa.


"Iya, sama - sama. Lain kali jangan mainin perasaan orang ya, Elsa" jawab Alya sambil menepuk lengan Elsa dan pergi.


"Permisi. Kamu kenal saya?" tanya Elsa.


"Ya kenal lah. Masa lu gainget gue?" tanya Alya sambil berbalik ke Elsa.


Elsa mencoba mengingat Alya.


"Lu anaknya Pak Gilang, kan? Direktur Rumah Sakit ini?" tanya Alya.


"Iya. Tapi kamu bilang kamu baru. Jadi gimana kamu bisa kenal saya?" jawab Elsa.


"Kamu masih ingat pesta di Hotel Eclipse, 12 tahun yang lalu?" tanya Alya.


Pestanya di eps 12.


Elsa mengingat hari itu.


"Hahh" kaget Elsa sambil menganga.


"Kamu Alya yang itu? Cucunya Pak Hanung?" tanya Elsa.


"Code blue, code blue. ICU code blue. Code blue, code blue. ICU code blue" pemberitahuan bahwa ada pasien di ICU yang sedang berada disituasi antara hidup dan mati, pokoknya gitu lah ya.


Oh iya, ICU itu singkatan dari Intensive Care Unit adalah tempat bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif dan pengawasan 24 jam.


"Ada panggilan dari ICU, gue kesana dulu ya" kata Alya dan langsung berlari.


"Eh eh" kata Elsa berusaha menghentikan Alya tapi gak ditanggepin sama si Alyanya.


"Kalo dia Alya cucunya Pak Hanung, berati dia atasan bokap gue donk soalnya dia pewarisnya" batinnya Elsa.


Karena Rumah Sakit Dirgantara itu bagian dari Unicorn Group.


"Tapi ngapain dia disini? Jadi dokter lagi? Kek kurang kerjaan aja, padahal dia harus ngurus perusahaan yang besar banget disebelah sana" pikirnya sambil menatap gedung Unicorn Group. Kan dia di rooftop, jadinya tu gedung keliatan.


.


.


.


.


.


Kelanjutannya dilanjut di eps selanjutnya ya, karena kebanyakan kalo disini semua.


Pengarang akan sangat berterima kasih apabila kalian stay dan membaca terus novel ini, sertakan like dan komen yaaaa. Boleh promosi juga kokk, pengarang bakal seneng banget kalau bisa dapet temen yang baik dari ini. 😊😊😊.