
Alya p.o.v
Ini Alya masih makan di rumah neneknya Maura ya.
Setelah selesai makan, Alya dan Maura berbincang di teras rumah.
"Tadi pagi gue baca berita di Hp" kata Maura.
"Hmm?" kata Alya sambil menengok ke langit yang penuh bintang.
"Bokapnya Nia korupsi dan semua hartanya disita. Lu yang buat itu terjadi?" tanya Maura.
"Hemm" jawab Alya sambil mengangguk dan masih melihat langit.
"Kenapa, Al? Kan gue udah bilang...." perkataan Maura dipotong oleh Alya.
"Apa? Don't be criminal to eradicate criminal? [(Bahasa Inggris) Jangan jadi penjahat buat basmi penjahat?]" tanya Alya.
"Itu bukan gue, Ra. Dan satu lagi, gue buat semua itu terjadi karena emang bener kalo bokapnya Nia itu korupsi. Gue cuma nglaporin aja. Gaada kejahatan yang gue lakuin kan? Justru gue jadi warga negara yang baik" kata Alya.
"Tapi emangnya lu gak kasian sama dia?" tanya Maura.
"Kasian? Dia harusnya mikir sebelum nglakuin sesuatu. Gak seharusnya dia nglakuin itu. Whatever humans do, there will definitely be a reply [(Bahasa Inggris) Apapun yang dilakuin manusia, pasti bakal ada balesannya]" jawab Alya.
Maura hanya diam.
"Gue do'ain lu betah di sekolah yang baru. Remember, I will always there when you need [(Bahasa Inggris) Inget, gue selalu ada kalo lu butuh]" kata Alya sambil menatap Maura.
"Makasih, Al" jawab Maura sambil memeluk Alya.
"Sama - sama" jawab Alya sambil menepuk - nepuk pelan pundak Maura.
Mereka berdua pun berpelukann.
Keesokan harinya.
Rangga p.o.v
"Dasar anak koruptorr!! Ngapain lu sekolah disinii!!" kata semua siswa SMA Pelita Bangsa sambil melempari Nia dengan kertas.
"Udah udah!!" teriak Rangga dan Randy.
Karena siswa SMA Pelita Bangsa rata - rata takut sama Rangga, mereka yang meneriaki dan melempari Nia pun bubar.
Nia langsung memeluk Rangga.
"Eh eh eh, ngapain lu meluk gue?" tanya Rangga.
Alya lewat didekat sana bersama dengan Tiara dan hanya melirik Rangga.
"Eh lu kenapa si??" tanya Randy sambil melepaskan Nia dari Rangga.
"Iya, lu kenapa sih meluk meluk gue?" tanya Rangga sambil bergaya membersihkan bajunya. Ceritanya geli gitu lho sama pelukan dari Nia.
"Ya kan gue mau berterima kasih sama lu" jawab Nia.
"Hehh, lu punya mulut kan? Kalo mau bilang makasih ya bilang aja, gausah pake meluk meluk bestie gue kek gitu. Mana tadi gebetannya Rangga lewat lagi" ucap Randy.
"Tadi Alya lewat?" tanya Rangga.
"Heem" jawab Randy sambil mengangguk.
"Aduhh" kata Rangga sambil menepuk dahinya.
Ia kemudian langsung ke kelas.
Saat di kelas, Tiara langsung menghampirinya sementara Alya memakan makanan yang ia beli dari kantin sambil duduk di bangkunya. Wajahnya Alya terlihat sangat kesal.
"Gue gak pelukan sama dia, dia aja yang peluk gue duluan" jawab Rangga.
Alya langsung beranjak dari bangkunya dan menghampiri Rangga.
"Ya kalo gitu lu harusnya nolak lah, malah diem aja" kata Alya dengan muka kesal.
Keknya si Alya tu cemburu.
"Ya gue udah berusaha nolak, bahkan gue berusaha nglepasin pelukannya dia. Tapi gue gamungkinlah kalo sampe dorong dia. Kan dia cewe" jawab Rangga.
"Halah, bilang aja lu keenakan dipeluk dia" ucap Alya dan kembali ke bangkunya.
Tiara heran, kenapa Alya marah - marah soal itu.
Rangga menunjuk Alya dan menaikkan kepalanya. Bahasa isyarat gitu lho gais, intinya Rangga tanya Alya kenapa.
Tiara menggelengkan kepalanya karena ia juga tidak tau sebenarnya Alya kenapa.
Lalu setelah itu, orang yang ditendang Alya saat Alya pertama masuk ke SMA Pelita Bangsa dan yang merupakan anggota genknya Nathan sekaligus bffnya Nathan. Info, namanya tu Alex. Orang itu dateng ke kelas 11 MIA 1.
"Ngapain lu kesini? Kelas lu kan bukan disini" kata Rangga.
"Eitss, gue kesini mau ngasih kalian semua undangan ulang tahun gue" kata Alex.
"Dateng ya, jangan sampe gak dateng. Gue udah booking aula di hotel paling mewah di Jakarta, Hotel Eclipse" lanjutnya sambil memberikan undangan ultahnya pada penghuni kelas 11 MIA 1.Wahh, hotelnya hotel yang sama kayak yang dibuat pesta di eps 12 👏👏.
"Itu hotelnya kakek lu kan?" tanya Alex pada Alya sambil memberikan undangan ultahnya.
Alya mengangguk sambil menerima undangan itu. Ia tidak mengatakan sepatah kata apapun karena sedang badmood.
"Dateng ya, lu tamu spesial di pesta itu" bisik Alex di telinga Alya.
Rangga melotot sambil mengepalkan tangannya melihat kejadian itu. Cemburu ya mas broo??
"Sabar, men" kata Randy yang ada di sebelah Rangga.
"Yaudah gue pergi ya" ucap Alex sambil melambai - lambaikan tangannya, dada gitu lho ceritanya.
Alya p.o.v
"Apa katanya?" tanya Tiara pada Alya.
"Gue disuruh dateng, katanya gue tamu spesial" jawab Alya.
"Terus? Lu dateng gak?" tanya Tiara.
Ia lalu menengok ke Rangga.
"Iya deh, gue dateng" jawab Alya setelah menengok ke Rangga.
.
.
.
.
.
Kira - kira apa yang dipikirin Alya ya, waktu dia nengok Rangga? Kenapa setelah itu dia jawab Tiara kalo dia bakal dateng ke ultahnya Alex?? Dan apakah akan ada kejadian fenomenal di pesta ultah Alex??
Pengarang akan sangat berterima kasih apabila kalian stay dan membaca terus novel ini, sertakan like dan komen yaaaa. Boleh promosi juga kokk, pengarang bakal seneng banget kalau bisa dapet temen yang baik dari ini. 😊😊😊.