I Will Be Okay

I Will Be Okay
~ Zestien (Enam Belas)



Rangga p.o.v


Rangga ingin naik ke panggung dan berduet dengan Alya, namun ia ingat kata Alya yang memintanya untuk tidak dekat - dekat.


Tapiii Rangga dengerin Alya nyanyi dan lagu yang dikarang sama Alya ada lirik "jadi terimalah aku tuk ada disisimu". Karena lirik itu, Rangga membulatkan tekadnya untuk naik keatas panggung dan berduet dengan Alya.


"Ngapain lu naik?" bisik Alya.


"Gue mau duet sama lu" jawab Rangga.


"Kan gue udah bilang, jangan deket - deket sama gue" kata Alya.


Musik pun mulai diputar.


"Musik udah diputer, lu mau permaluin diri lu dengan gamau duet sama gue atau tetep duet sama gue disini dan nyanyi lagu ini. Lu tau lagunya kan?" kata Rangga.


Alya meremas mic yang ada ditangannya sambil menggertakkan gigi.


Alya :


Awalnya berbeda


Tak jelas terasa


Cinta yang segitu hebatnya


Rangga :


Tak pernah terbayang


Menyatukan rasa


Cinta yang dulu tak ada


Benar ini jalannya


Kita harus bersama


Rangga :


Walau keadaan tak semudah itu, oh


Selama masih ada hati


Rangga :


'Tuk menjaga rasa


Percayalah kita satu


Alya :


Meski harus jauh


Rinduku hanya 'tuk dirimu


Alya :


Tak pernah terbayang


Rangga :


Menyatukan rasa


Cinta yang dulu tak ada


Benar ini jalannya


Kita harus bersama


Rangga :


Walau keadaan tak semudah itu, oh


Selama masih ada hati


Rangga :


'Tuk menjaga rasa


Percayalah kita satu


Alya :


Meski harus jauh~


Rinduku hanya 'tuk dirimu


Hanyalah dirimu


Yang selalu kurindu


Kutunggu


Alya :


Ho-oo-oo


Rangga :


Selama masih ada hati


'Tuk menjaga rasa


Rangga :


Percayalah kita satu


Alya :


Meski harus jauh~


Rinduku hanya'tuk dirimu


Alya :


Cinta yang segitu hebatnya


Rangga :


Itu semua hanya untukmu


Alya :


Walau harus jauh


Rangga :


Rinduku 'tuk kamu


Hanya 'tuk dirimu


~ Syifa Hadju ft. Angga Yunanda - Cinta Hebat - Ost Geri's Story


Semua penonton bertepuk tangan.


Mereka berdua lalu turun dari panggung.


Alya p.o.v


Alya lalu duduk didekat Tiara.


"Vow [(Bahasa Inggris) Sumpah], penampilan kalian bagus banget. Ternyata tu anak bisa juga" kata Tiara setelah Alya duduk disampingnya.


"Paan sih. That was really normal [(Bahasa Inggris) Tadi itu bener - bener biasa aja]" jawab Alya masih kesal dengan Rangga.


"Gue jadi ngesip kalian berdua deh, setelah liat kalian tadi serasi banget. Tinggi lu sama tingginya Rangga pas banget, cocok jadi real couple" kata Tiara jadi mendukung kalau Rangga dan Alya berpacaran.


Alya hanya diam dan mulai mengendalikan emosinya seperti yang diajarkan ibunya untuk tetap tenang dalam keadaan apapun.


Maura p.o.v


"Tessa, itu keknya ada korsleting deh" kata Maura sambil menunjuk ke arah kabel yang mengeluarkan sedikit asap.


"Yaudah yuk kita buruan ngomong ke panitia" ajak Tessa.


"Tapi ada Nia disana, gak keburu kalo kita ngomong ke panitia" jawab Maura.


"Tapi kan....." Tessa belum menyelesaikan kalimatnya tapi Maura sudah berlari untuk menyelamatkan Nia.


"Nia awasss" teriak Maura sambil mendorong Nia dan Nia pun terbentur lantai dan pingsan.


Setelah itu kabel yang korsleting tadi meledak dan mengenai Maura. Sebenernya ledakannya kecil sih, cuman Mauranya aja yang panikan. Tapi Maura tetep kena sedikit dan tangannya luka kecil.


Hera yang merupakan sahabat Nia langsung berlari kearah Nia yang pingsan.


"Nia, lu gapapakan??" katanya dengan khawatir.


Alya p.o.v


"Eh itu nggak apa - apa kan, Al??" tanya Tiara.


"Alll?? Alya??" kata Tiara.


Tiara lalu menoleh kesampingnya dan ternyata Alya sudah tidak ada disampingnya tapi sudah menuju ke TKP.


"Temen - temen, bantuin" kata Alya meminta tolong pada teman - teman untuk mengangkat Nia.


Ia lalu segera mencabut sumber listrik dari kabel yang korsleting tadi.


"Maura, lu gapapa??" tanya Alya sambil merangkul Maura.


"Iya, gue gapapa" jawab Maura sambil meringis menahan tangannya yang kesakitan.


"Gapapa kok ekspresi lu gitu?" tanya Alya.


"Sini liat tangan lu" kata Alya sambil meraih tangan Maura namun Maura menyembunyikan tangannya.


Alya lalu memaksa untuk melihat tangan Maura.


"Tuh kan lu luka, ayo ke UKS" kata Alya sambil merangkul Maura dan membawanya ke UKS.


.


.


.


.


.


Sisanya seperti biasa, lanjut eps selanjutnya 😁😁.


Pengarang akan sangat berterima kasih apabila kalian stay dan membaca terus novel ini, sertakan like dan komen yaaaa. Boleh promosi juga kokk, pengarang bakal seneng banget kalau bisa dapet temen yang baik dari ini. 😊😊😊.