
Han Yu Ri menghampiri meja makan untuk ikut makan malam bersama Lee Seung Gi temannya yang baik hati itu namun ia harus kembali ke kamar mandi karena mual telah datang kembali kepadanya.
"Yu Ri, ah, kurasa kamu harus pergi ke klinik di depan gang masuk ke kontrakan kita untuk kita tahu apa penyakit mu itu." kata Lee Seung Gi di luar kamar mandi mengulurkan tisu untuk Han Yu Ri.
"Ehh, ya, Seung Gi kau benar sekali. Ahh, aku capek sekali.. " kata Han Yu Ri sambil mengusap mulutnya dengan tisu.
"Kalau begitu kau tunggu aku membawakanmu jaket mu dari kamarmu, lalu kita berangkat ke klinik." kata Lee Seung Gi cepat masuk ke kamar tidur Han Yu Ri lalu kembali ke kamar mandi dan menyerahkan jaket kepada Han Yu Ri.
Di klinik, Lee Seung Gi terkejut dengan hasil dari pemeriksaan kesehatan Han Yu Ri yang telah dinyatakan oleh Dokter klinik bahwa Han Yu Ri saat ini sedang hamil muda usia sepuluh minggu atau hampir tiga bulan usia kehamilan Han Yu Ri.
"Ehh, rupanya kamu hamil muda? Lalu dimana suamimu atau kekasihmu? Kenapa dia biarkan kamu terlantar di jalanan kota Jakarta yang kejam? " tanya Lee Seung Gi kepada Han Yu Ri di luar klinik.
"Iya, aku sedang hamil muda, suamiku tidak tahu kalau aku telah diusir dari rumahnya oleh ibunya sendiri yaitu mertuaku sendiri. " jawab Han Yu Ri menangis.
"Oh, lalu kenapa kau tak menghubungi suamimu untuk memberitahukan kelakuan ibunya kepada mu? " tanya Lee Seung Gi merasa kasihan pada Han Yu Ri.
"Hpku di buang oleh ibu mertuaku hingga rusak dari lantai atas rumah suamiku. " jawab Han Yu Ri yang semakin sedih hatinya memikirkan masa depan anaknya kelak.
"Oh, lalu dimana alamat rumah suamiku tinggal biar aku temani kamu pulang ke rumah suami mu demi kebaikan kamu sendiri? " tanya Lee Seung Gi semakin kasihan kepada Han Yu Ri.
"Daerah Jakarta Selatan. " jawab Han Yu Ri.
Keesokan harinya, Lee Seung Gi menepati janji dengan mengantarkan Han Yu Ri kembali ke rumah kediaman Wijayakusuma yang megah luar biasa sampai Lee Seung Gi termangu di depan pintu gerbang rumah itu.
"Ini rumah suamimu? Wahhhh, tak pernah aku sangka bahwa suamimu seorang tajir luarbiasa yang memiliki rumah semewah ini... " kata Lee Seung Gi berulang-ulang kepada Han Yu Ri.
"Iya, karena suamiku itu adalah seorang laki-laki yang memiliki perusahaan besar di Indonesia dan Asia Pacific yang bernama Bayu Putra Wijayakusuma. " kata Han Yu Ri apa adanya di depan Lee Seung Gi sampai temannya itu jatuh pingsan mengetahui bahwa ia adalah seorang istri dari presiden direktur eksekutif perusahaan Wijayakusuma.
"Astaga, kau malah pingsan seperti ini.. Ahh, aku tak pernah mau kembali ke rumah ini tanpa ada Bayu di dalam rumah ini. " kata Han Yu Ri yang ingin membawa pergi Lee Seung Gi dari depan pintu gerbang rumah kediaman Wijayakusuma.
"Wanita murahan belum lama kau meninggalkan rumah kediaman Wijayakusuma tetapi kamu telah pulang membawa seorang laki-laki yang menjadi selingkuhan kamu..! Ahh, untungnya putra ku Bayu telah menceraikan kamu secara resmi. " kata Nyonya besar Wijayakusuma nada kasar kepada Han Yu Ri.
"Apaaa? Bayu menceraikan aku? Tidak mungkin, dia sangat mencintaiku apalagi aku sedang hamil muda anaknya sekarang ini... " kata Han Yu Ri dengan nada marah kepada Nyonya besar Wijayakusuma.
"Apa kamu bilang kamu hamil anaknya? Heii, kau jangan pernah menipu ku ya? " tanya Nyonya besar Wijayakusuma nada tidak percaya dengan Han Yu Ri.
"Menipumu? Hei, Nyonya besar Wijayakusuma yang terhormat..! Aku Han Yu Ri tidak pernah menipumu untuk mengatakan bahwa aku saat ini sedang hamil anak dari putramu sendiri, lihat ini surat hasil pemeriksaan kesehatan ku dari klinik dan rumah sakit Ibukota Seoul beberapa waktu lalu sebagai bukti bahwa aku bukanlah seorang wanita penipu. " kata Han Yu Ri yang mengeluarkan hasil pemeriksaan kesehatannya kepada Nyonya besar Wijayakusuma yang telah tercengang dengan surat di tangannya itu.
"Yu Ri, kau harus masuk ke rumah ini agar aku tidak pernah mengecewakan putraku yang telah meninggal dunia di Hongkong beberapa hari lalu dan meninggalkan dua orang putri yang masih kecil dan membutuhkan kasih sayangnya dan kau sebagai ibu mereka. " kata Nyonya besar Wijayakusuma yang mengejutkan Han Yu Ri dan Lee Seung Gi yang sudah sadarkan diri dari pingsannya
"Apaaaaa??? Bayu suamiku telah meninggal dunia???? Tak mungkin....! " teriakan histeris Han Yu Ri yang langsung pingsan di pelukan Lee Seung Gi dengan tepat waktu.
"Orang muda, tolong kamu bawa dia ke dalam rumah kami.. Sekarang juga.. " kata Nyonya besar Wijayakusuma nada memerintah kepada Lee Seung Gi.
"Iya, baik Nyonya besar Wijayakusuma. " jawab Lee Seung Gi segera membawa Han Yu Ri ke dalam rumah kediaman Wijayakusuma dengan diikuti oleh Nyonya besar Wijayakusuma yang menggandeng tangan dua orang anak kecil yang lucu dan manis sekali.
Han Yu Ri sadarkan diri dengan kaget karena dia berada di ranjangnya sendiri di kamarnya di rumah kediaman Wijayakusuma dan melihat ada dua orang anak perempuan yang membawakan segelas air putih dan semangkuk bubur ayam hangat untuknya.
"Yu Ri, mereka berdua adalah Graciella Princess Wijayakusuma dan Irene Valencia Wijayakusuma yang merupakan putri-putri mendiang suamimu yang menuliskan surat wasiat untuk kamu yang menjadi istrinya untuk merawat, mendidik dan membesarkan mereka seperti kamu menjaga anakmu sendiri sebagai ibu mereka bersama dengan bayi di rahimmu itu. " Kata Nyonya besar Wijayakusuma yang memperlihatkan surat dari Bayu kepada Han Yu Ri yang menangis begitu sedih.
"Mama, aku pasti akan melakukan pesan dari Bayu dengan sepenuh hatiku namun aku harus memiliki seorang pendamping hidup untuk aku bisa menjalani kehidupan dengan keberanian dan keyakinan bahwa aku bisa membahagiakan anak-anaknya. " kata Han Yu Ri yang tatapannya tertuju kepada Lee Seung Gi yang berdiri di sisi kanan Nyonya besar Wijayakusuma.
"Hmm, aku tahu, kau jangan khawatir karena aku mengizinkan kamu untuk menikah dengan Lee Seung Gi atau Revan Wijayakusuma yaitu adik satu ayah lain ibu dari Bayu Putra Wijayakusuma yang selama ini hidup mandiri di luar rumah ini dan tidak sengaja bertemu denganmu lalu kamu telah membawanya pulang kembali ke rumah kediaman Wijayakusuma sebagai pengganti Bayu Putra Wijayakusuma atau ahli waris takhta kerajaan bisnis Wijayakusuma. " kata Nyonya besar Wijayakusuma yang menepuk-nepuk bahu Lee Seung Gi sampai pemuda tampan itu hanya bisa tersenyum-senyum sendiri di sampingnya sambil menatap lembut Han Yu Ri.
Bersambung!!