I'll Be There For Love

I'll Be There For Love
Bab 25.



Sebuah bantal mengenai kepala Victoria Lan dari Angela Lan yang melotot tajam kepada sepupu nya usai mendengar perkataan sepupunya yang menyukai Devano Wandani dengan menunjuk ke galeri foto hp Angela Lan.


"Kau di larang jatuh cinta pada Devano Wandani karena dia milik ku. " Kata Angela Lan yang lalu meninggalkan ruangan olahraga dengan emosi jiwa.


Eduardo Xi memperhatikan istrinya dari ruang pribadinya. Ia segera keluar dari ruang pribadi untuk menyusul istrinya yang memasuki ruangan lain dari rumah mewah mereka.


Tingg!


Angela Lan terpaku melihat suaminya memukul pintu kamarnya dengan keras dan rahang suami nya begitu mengeras sekali sampai ia kaget lihat wajah dan sikap yang berbeda dari suaminya itu.


"Kau.. Mau apa mendatangi ku di kamarku? " Tanya Angela Lan kasar.


"Aku mau minta penjelasan dari mu mengenai sikap mu di Las Vegas beberapa hari lalu yang menghina ku.. "Jawab Eduardo Xi dengan nada dingin.


" Ohh.. Kau merasa tersinggung rupanya? Lah, bukankah kamu selama ini tak pernah peduli kepada ku? Di hatimu cuma ada Soledad gadis dusun di negara Irlandia Utara. "Kata Angela Lan menatap garang suaminya.


Eduardo Xi mencengkram lengan istrinya lalu di lemparkan istrinya ke tempat tidur dan di ikat di tiang ranjang dengan sabuk gesper nya dan ia teringat tentang Soledad gadis kesayangannya yang membuatnya tidak jadi melakukan hal itu kepada Angela Lan.


Eduardo Xi meninggalkan istrinya begitu saja dengan mengendarai mobilnya menuju ke klub malam favoritnya untuk bersenang-senang dengan teman-teman nya.


*****


Kota Dublin, Irlandia Utara.


Ruby membantu istri dari Richard Evander yang berkebun di perkebunan anggur hijau di dekat rumah yang asri dan menyenangkan untuk dijadikan sebagai tempat favoritnya.


Seseorang yang baru saja datang dari dalam perkebunan anggur merah menghampiri mereka dengan menenteng keranjang berisi seorang bayi laki-laki yang berusia tiga hari.


" Erick, bayi siapa yang kau masukan keranjang buah mu? " Tanya istri dari Richard Evander yang mengangkat bayi itu dari keranjang buah milik Erick.


"Bayi orang kaya yang ingin membuang bayi yang dilahirkan oleh istrinya yang katanya telah berselingkuh dengan pria lain. " Jawab Erick.


"Orang kaya yang sudah gila dengan membuang bayi sembarangan saja? " Cetus Ruby sewot.


"Ya, kita bisa melaporkan orang kaya itu ke polisi tentang kelakuan mereka yang tak bermoral." Kata Richard Evander dengan geram.


"Benar sekali. "Kata Ruby.


Mereka benar-benar melaporkan tentang bayi laki-laki itu ke pihak kepolisian Dublin yang kini langsung menyelidiki kasus bayi laki-laki itu di mulai dari rumah sakit tempat bayi laki-laki itu di lahirkan.


Hal ini menimbulkan kepanikan bagi dokter dan perawat RS tersebut yang langsung di sidak oleh pihak kepolisian setempat yang mendapatkan informasi mengenai bayi laki-laki itu adalah bayi yang dilahirkan oleh Soledad Zevanya istri dari Frank Sinatra.


"Dia sudah bercerai dari suaminya. " Jawab Ruby merasa agak tak nyaman dengan membicarakan tentang wanita yang dahulunya pernah ada hubungan dengan suaminya.


"Ahhh, syukurlah sepupu suamimu menceraikan wanita yang tak pernah bersyukur atas anugrah Tuhan berikan kepadanya dengan ia berkali-kali selingkuh dengan orang lain yang bukan suami aslinya. " Kata istri dari Richard Evander.


Ruby juga melaporkan bahwa ia diculik oleh pria bernama Philip Gao dari kota Las Vegas ke kota Dublin saat ia masih di rawat inap di salah satu rumah sakit di kota Las Vegas kepada pihak kepolisian Dublin.


Di saat yang bersamaan tim penyelidik yang di kirimkan oleh Devano Wandani suaminya yang mencurigai tentang kasus meninggal dunia dirinya itu.


Rupanya Devano Wandani mengirim detektif terbaik di dunia untuk mencari tahu kasus istri dari pria itu di mulai dari rumah sakit di kota Las Vegas hingga ke pemakaman tempat jenazah wanita yang di kira Ruby berada.


"Tuan besar Wandani, saya membuktikan bahwa kecurigaan anda itu benar apa adanya dengan sampel DNA test rambut istri anda dengan rambut jasad wanita itu adalah kebenarannya dan terbukti bahwa jasad wanita itu bukanlah istri anda."Kata detektif yang di sewa oleh pria berkuasa itu.


"Aku akan menuntut pihak rumah sakit yang telah lalai merawat istri ku hingga istriku di culik oleh pria asing yang telah kita lihat di rekaman video CCTV. " Kata Devano Wandani marah.


Kemarahan Devano Wandani membuat pihak rumah sakit segera mencari informasi mengenai pria asing itu ternyata orang suruhan Eduardo Xi yang bekerjasama dengan Philip Gao yang telah mengirim istri dari Devano Wandani ke Dublin City, Irlandia Utara.


Maka, tim detektif yang di sewa oleh Devano kini datang ke rumah sakit tempat Soledad Zevanya melahirkan anak pertamanya dari Eduardo Xi yang ingin di selamatkan oleh Devano Wandani dari sindikat penjualan bayi ilegal dan juga pria ini ingin menyelamatkan istrinya dari Philip Gao.


Ruby dan Richard Evander beserta istri dari Richard Evander yang datang ke rumah sakit itu bersama dengan pihak kepolisian Dublin terlihat oleh detektif itu yang langsung mengirimkan foto baru Ruby ke Devano Wandani yang masih berada di Las Vegas.


"Bagus..Aku akan segera menjemput Ruby istri ku dari sana dan menjebloskan Philip Gao dan Frank Sinatra ke penjara untuk seumur hidup atau hukuman mati untuk mereka semua yang telah menyakiti istriku. " Kata Devano Wandani yang dihubungi oleh detektif nya dari rumah sakit di kota Dublin.


Detektif yang bernama Ronan mengikuti Ruby ke rumah Richard Evander di perkebunan anggur dan disana ia mengungkapkan dirinya sebagai orang kiriman dari Devano Wandani suaminya Ruby kepada Ruby.


"Oh.. Devano suami ku sungguh luar biasa.. Dia bisa mencerna semua hal yang terjadi pada diri ku dengan otaknya yang jenius.. " Kata Ruby tak menyadari bahwa ia memuji kecerdasan dan perasaan kuat suaminya kepadanya.


"Iya, Nyonya Ruby Wandani. Beliau bahkan akan datang ke kota Dublin untuk menjemput anda dan mengurus kejahatan Philip Gao kepada pihak kepolisian Dublin untuk menangkap pria itu beserta antek-antek nya lalu mengirimkan Soledad Zevanya dan putranya kepada Eduardo Xi di China usai menyelesaikan masalah anda di kota ini. " Kata Detektif Ronan tersenyum kepada Ruby Yolanda Wandani.


Ruby menganggukkan kepalanya dengan wajah cantiknya memancarkan cahaya cinta dengan sorotan matanya memancarkan cahaya rindu yang menggelora kepada suaminya yang sangat cerdas dan bijak seperti Devano Wandani.


*****


Di mansion Gao.


Philip Gao yang mendapatkan laporan dari para stafnya yang di datangi pihak kepolisian Dublin dengan gusar segera berlari ke atap gedung mansion nya untuk kabur dengan helikopter nya yang sudah menunggunya di helipad di atas gedung mansion nya.


Bersambung!!