
Air muka Bayu tampak kesal bukan main karena Devano memainkan taktik jitu yang membuatnya gagal dalam mengupayakan menjatuhkan nama baik Devano Wandani di mata dunia agar dirinya bisa membalas dendam kepada sepupunya itu.
Hal ini dikejutkan oleh seorang Devano Wandani lain di ruangan bartender sedang menikmati jus buah semangka di gelas bening dan berdansa dengan seorang perempuan yang tak lain adalah Kim Soon Hee yang lain juga.
"Dev, kau sungguh licik sekali sehingga rencana ku untuk menjatuhkan nama baikmu telah gagal. " kata Bayu geram melihat CCTV di kamar hotel adalah pria lain bersama dengan Kim Soon Hee lainya.
Bayu menghampiri Devano Wandani yang berdiri di lantai dansa di klub malam dengan senyum menang di wajahnya yang sangat menyebalkan sekali bagi Bayu.
"Bayu, aku sudah tahu rencana busukmu itu dari awal aku datang ke klub ini sehingga aku dan Sandy merencanakan sesuatu peran yang baik sekali untuk menjebakmu dengan cara yang sama seperti yang kamu lakukan kepada ku dan Sandy. " kata Devano Wandani tersenyum cerah kepada Bayu sambil bertepuk tangan.
Lalu sekelompok security guard telah datang ke dekat Bayu dan membekuk pria itu dan sahabat Sandy Kim yang merupakan istri baru dari Bayu dan menyeret Bayu ke kantor polisi luar negeri untuk dikirim pulang ke Indonesia.
"Devano, terimakasih kamu sudah membuka mata ku tentang sahabatku yang ternyata orang yang ingin merusak masa depan ku dengan beri aku obat di dalam minuman yang aku minum tadi. Namun untungnya kamu menukar minuman itu dengan minuman lain sehingga aku sekarang baik-baik saja. " kata Sandy Kim memandang ke arah Devano Wandani yang tersenyum ramah.
"Sama-sama, Sandy. Aku juga berterimakasih kepada mu yang membantuku sadar bahwa aku masih mencintai mantan istriku yang bernama Ruby Yolanda yang merupakan saudari kembar mu sendiri. " kata Devano Wandani ramah sekali kepada Sandy Kim.
"Darimana kamu tahu kalau aku saudari kembar Ruby Yolanda? " tanya Sandy Kim heran kepada Devano Wandani.
"Dari seorang pria yang kini sudah masuk bui di negara Irlandia Utara yang ingin menjebak aku dengan Vivian Wandani sepupuku di rumah ku sendiri yang akhirnya menyebabkan kematian yang mengenaskan bagi sepupuku yang bunuh diri di kamarnya sendiri sehingga aku harus cari pengganti Vivian Wandani untuk menjebak gadis busuk Angela Lan yang menyamar sebagai Vivian Wandani untuk menjeratku dengan cara busuknya yaitu pernikahan gilanya, namun takdir berkata lain yang ingin aku bahagia bersama Ruby Yolanda mantan istriku dengan cara yang menyebabkan kematian untuk Angela Lan yang mengalami kecelakaan lalu-lintas di pulau Jeju di depan jalan raya kafetaria itu.Dan, aku harus bisa mengelabui Bayu dan istri barunya untuk ku menjebloskan mereka juga ke penjara untuk aku bisa menyelamatkanmu. " jawab Devano yang mendapatkan senyuman kasih sayang tulus dari mantan Mama Mertuanya yang mendapatkan kabar tentang Sandy Kim di klub tersebut dari tim keamanan Devano Wandani.
"Devano, kau sungguh seorang pria yang hebat luar biasa dalam mengatasi setiap masalah yang datang kepadamu sehingga kamu dapat jadi pemenangnya. " kata Mamanya Ruby Yolanda dan Sandy Kim berlinang air mata haru biru kepada Devano Wandani.
"Mama, bolehkah aku tetap memanggil kamu dengan panggilan Mama? " pinta Devano yang merasakan airmata mulai mengambang di kedua matanya.
"Tentu saja, Dev. Kau sejak dahulu sampai detik ini masih menantu terbaik Mama untuk Ruby Yolanda putri Mama tersayang. " jawab Mama nya Ruby Yolanda yang membiarkan Devano memeluknya dan menumpahkan kepedihan dan kegetiran hidup pria muda itu di bahunya.
"Kak Dev, jika kamu masih mencintai Ruby, maka kamu harus pergi ke Amerika Serikat untuk kau bisa menemuinya dan raihlah kembali cinta dan kasih sayangnya untuk mu dan kebahagiaan dari anak-anak kalian. " kata Sandy Kim memberikan dukungan untuk Devano Wandani kembali ke sisi Ruby Yolanda.
"Iya,Ma.. Iya, Sandy. Aku akan segera pergi ke Amerika Serikat sekarang juga untuk kembali ke sisi Ruby Yolanda wanita yang paling aku cintai di seluruh dunia ini. " kata Devano Wandani nada bersemangat sekali.
Maka Devano Wandani pun menggunakan cara yang paling tepat untuk bertemu dengan Ruby Yolanda yaitu di kantor management team artist Hollywood tempat Ruby Yolanda bekerja di sana sebagai seorang aktris.Pria ini membeli rumah produksi film terbaru Ruby Yolanda sekaligus perusahaannya.
Dan, di pagi ini Devano Wandani benar-benar bisa jumpa dengan Ruby Yolanda kembali yang membantunya untuk mengetahui rahasia besar yang selalu ditutupi oleh Ruby Yolanda dari para fans dan seluruh dunia mengenai kehamilan ke empat wanita itu dan perceraiannya dengan pria Asia Timur bernama Devano Wandani dengan tidak sengaja melihat wanita itu jatuh pingsan di depan lift perusahaan tersebut.
Kini, malam hari itu juga Ruby Yolanda terkejut dengan kehadiran seorang pastur yang datang ke rumah sakit pribadi keluarga Wandani lalu di sana Ia kembali menikah dengan mantan suami nya yaitu Devano Wandani.
"Sudah, kau harus menerima kenyataan bahwa kau takkan pernah bisa jauh dari ku karena kamu masih mencintaiku 'kan? " papar Devano yang duduk di tempat tidur pasien sambil merangkul Ruby Yolanda dengan erat.
"Ah, diam kamu. " kata Ruby Yolanda menggigit bibir Devano Wandani hingga berdarah karena gemas dengan kelakuannya itu.
"Ruby, kau mengigit bibirku sebagai hukumanmu untuk ku, ya? " tanya Devano Wandani memelas kepada Ruby Yolanda.
"Iya, aku juga ingin menghukummu dengan cara lain.. " jawab Ruby Yolanda yang mendorongnya untuk berbaring di tempat tidur pasiennya lalu Ruby Yolanda mencium lembut Devano Wandani dengan kerinduan yang mendalam.
"Emmm, apakah kamu ingin berbulan madu lagi denganku sekaligus babymoon untuk bayi kita di perutmu ini? " tanya Devano Wandani terkekeh melihat Ruby Yolanda begitu berhasrat sekali ingin bermesraan dengannya.
"Iya, aku juga ingin mengajak anak-anak kita yang lain untuk berlibur bersama kita untuk kali ini. " jawab Ruby Yolanda nada manja di pelukan Devano Wandani.
"Oke, aku akan hubungi tim keamanan kita untuk bawa anak-anak kita yang lain ke sini untuk kita bisa bersama-sama pergi liburan ke Swiss untuk liburan kali ini menggunakan pesawat jet pribadi terbaru kita. " kata Devano Wandani merangkul Ruby Yolanda sambil mencium bibir dan mulut istrinya itu berkali-kali.
"Ya, aku akan segera bersiap-siap untuk liburan bersama dengan anak-anak kita.. Sekarang juga. Karena aku sangat mendambakan suasana yang nyaman dan bahagia seperti ini. " kata Ruby yang membalas ciuman Devano dengan lembut.
Bersambung!!