I'll Be There For Love

I'll Be There For Love
Bab 32.



Jakarta, Indonesia.


Sebuah tamparan keras melayang ke pipi Bayu yang telah dilakukan oleh Papanya untuk beri hukuman kepadanya karena Papanya sangat marah usai mengetahui bahwa ia menghamili wanita lain sedangkan istrinya yang sah telah meninggalkan rumah mereka.


"Kau sungguh memalukan nama baik keluarga Wijayakusuma kita, Bayu. Kelakuan mu itu luar biasa mencoreng muka Papa mu ini.. " kata Papanya yang sudah marah besar.


"Ya, Pa. Maafkan Bayu yang sudah membuat malu Papa dan Mama, tapi Bayu harus tanggung jawab terhadap bayi yang di kandungan Isabel dan Bayu juga pastikan akan membawa pulang Ayumi ke rumah kita lagi setelah Bayu dapat menemukannya. " kata Bayu dengan wajahnya menyesali kesalahannya kepada Papanya.


"Apakah kamu ingin menjalani kehidupan rumah tangga dengan cara poligami untuk memiliki kedua orang wanita di rumah mu ini? " tanya Mamanya mengusap dada melihat ulahnya yang sangat memalukan keluarganya.


"Iya, Pa.Aku tak bisa menceraikan Ayumi karena perusahaan yang kami jalani adalah kerjasama antara perusahaan kita dengan perusahaannya juga perusahaan keluarganya karena kalau aku sampai bercerai dengan Ayumi , maka kita semua akan bangkrut. Dan, Aku juga tidak bisa melepaskan tanggungjawab aku terhadap anak di kandungan Isabel yang merupakan anakku sendiri yaitu darah daging keluarga besar kita. " jawab Bayu yang rupanya telah membawa pulang selingkuhannya.


Tuan dan Nyonya besar Wijayakusuma terpaku melihat wanita hamil besar menemui mereka di ruang keluarganya. Dimana wanita muda itu berhenti di depan mereka sambil mengalungkan lengannya kepada lengan putra mereka yaitu Bayu.


"Kau sungguh keterlaluan, Bayu...! Kami tidak bisa menerima kenyataan yang harus kami lihat dengan sepasang mata kami sendiri! Ouhh, kau sungguh ingin membunuh kami, ya?! " teriak Papanya yang tak lama kemudian jatuh pingsan di lantai usai memegangi dada.


"Papa... " panggil Bayu cepat menghubungi tim dokter pribadi untuk memeriksa Papanya.


Tim dokter mengatakan bahwa Papanya telah meninggal dunia akibat serangan jantung secara tiba-tiba dan Mamanya hanya bisa menangisi jenazah Papanya di tempat tidur kamar orang tuanya.


"Bayu, urus sendiri masalahmu karena Mamamu sudah capek dengan mengurus mu.. " kata Mamanya.


Bayu hanya menyaksikan jenazah Papanya itu di masukan ke dalam peti jenazah lalu di angkat ke dalam mobil jenazah untuk dibawa ke rumah duka sebelum di makamkan.


"Bayu, bagaimana ini? Apakah kita akan segera menikah usai kamu menceraikan Ayumi? " tanya Isabel yang tidak ingin dimadu oleh Bayu.


"Aku sedang pusing dengan urusan Papaku yang baru saja meninggal dunia akibat ulah kita dan sekarang kau sibuk menanyakan soal urusan pribadi kita? Ahhh! Kau sungguh egois sekali jadi wanita, Isabel.. " jawab Bayu nada ketus kepada Isabel.


Bayu meninggalkan Isabel di rumahnya untuk ia bisa menyusul Mamanya ke rumah duka tanpa melihat kedatangan Ayumi yang menjambak rambut panjang Isabel dengan kasar sekali.


"Wanita pelacur berapa bayaran mu untuk tidur dengan suamiku sampai kamu hamil anaknya?! " bentak Ayumi yang tangannya di tarik Isabel untuk melepaskan jambakan dari rambut Isabel.


"Ahhh! Lepaskan tanganmu dari rambutku..! Dasar kau ya wanita tidak berguna..!" balas Isabel yang mendorong Ayumi ke tembok yang berada di belakang punggung Ayumi.


Bughh!


"Aduduhhh! Sakit...! " teriak Ayumi kesakitan pada punggungnya.


"Salah kamu sendiri yang telah memulai untuk menjambak rambutku!! " teriak Isabel yang kini mengambil pisau belati miliknya dari sakunya yang kemudian di tusuk ke perut Ayumi.


Jleb!


Isabel yang merasakan ketakutan dengan cepat melarikan diri dari kediaman Wijayakusuma agar dirinya tidak diketahui telah membunuh Ayumi Kanazawa istri dari Bayu Putra Wijayakusuma.


Isabel memutuskan untuk kembali ke negaranya sendiri yaitu Amerika Serikat pada hari itu juga tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya lari dari Indonesia atau lebih tepatnya dari Bayu dan keluarga Wijayakusuma.


Bayu yang sedang sibuk mengurus pemakaman Papanya tidak mengetahui apa yang telah terjadi di rumahnya sampai ia mendapatkan telepon dari pelayan rumahnya yang mengabarkan tentang Ayumi yang telah meninggal dunia di rumahnya.


"Apa? Ayumi telah meninggal dunia karena apa? " tanya Bayu kaget setengah mati mendapatkan informasi tersebut.


"Nyonya muda Ayumi meninggal dunia karena di tusuk belati oleh Nona Isabel usai kami melihat rekaman video CCTV rumah anda. " jawab salah seorang dari staff rumah Wijayakusuma kepada Bayu.


"Kurang ajar Isabel...! " teriak Bayu yang sangat marah mengetahui bahwa wanita selingkuhan nya itu telah membunuh istrinya dan membuat Papanya meninggal dunia juga.


"Hubungi pihak kepolisian Amerika Serikat untuk menangkapnya karena dia membunuh istrimu di Indonesia. " kata Mamanya yang sudah marah juga dan ingin melihat Isabel masuk penjara.


"Iya, Ma. Bayu pasti akan menghubungi pihak kepolisian Amerika Serikat sekarang juga. " kata Bayu yang cepat mematuhi nasihat Mamanya.


*****


Kota Las Vegas, USA.


Isabel sangat terkejut melihat pihak kepolisian Amerika Serikat kota Las Vegas telah mencegah dirinya keluar dari bandara internasional kota tersebut dan memborgol dirinya dengan tuduhan pembunuhan terhadap Nyonya muda Ayumi Kanazawa Wijayakusuma dari Indonesia.


"Tidakk! Jangan mengurung aku di penjara ini..! " teriak Isabel yang di masukan ke penjara khusus untuk wanita di kota Las Vegas.


"Diam.. Kau harus bertanggungjawab untuk segala perbuatan mu di sini...! " teriak pihak kepolisian Amerika Serikat dengan nada tegas.


Isabel pun menangis seorang diri dari penjara sampai beberapa hari kemudian ia melahirkan seorang bayi perempuan di dalam penjara dan menghembuskan napas terakhirnya usai wanita itu melahirkan anaknya.


"Kita harus mengirimkan bayinya kepada Tuan Bayu Putra Wijayakusuma setelah kita dapat informasi mengenai anak ini. " kata pihak kepolisian Amerika Serikat yang menghubungi Bayu mengenai bayi perempuan yang telah di lahirkan oleh Isabel di dalam penjara adalah bayi perempuan kandung Bayu.


"Ya, Pak. Terimakasih atas informasi yang telah Bapak beritahu ku tentang anak perempuan itu memang anak kandung ku dengan Isabel yang kini telah meninggal dunia usai melahirkan bayi perempuan ku itu. " kata Bayu mengakui bahwa ia adalah ayah kandung bayi perempuan yang dilahirkan Isabel.


"Baik, sama-sama Pak. Kalau begitu silakan Anda datang ke tempat kami untuk menjemput bayi perempuan anda di kantor kepolisian kota Las Vegas secepatnya. " kata pihak kepolisian Amerika Serikat kepada Bayu.


"Iya, Pak. Tentu saja aku akan segera datang ke Amerika Serikat dan tiba di kantor kepolisian kota Las Vegas pada lusa hari dan jam setempat jadi tolong anda jaga kesehatan bayi perempuan ku dahulu untuk dua hari ini sampai aku datang untuk menjemputnya. " Kata Bayu yang hatinya begitu terharu bahwa ia memiliki seorang anak.


Bersambung!!