
Benji mendapatkan telepon dari Hoshi yang memintanya membatalkan untuk mengambil kehidupannya Yudha.
"Are you sure mas?" tanya Benji yang juga didengar Bryan.
"Batalkan saja Ben. Rina tidak mengijinkan aku berbuat seperti itu karena dia mengingatkan hukum tabur tuai" ucap Hoshi.
Benji dan Bryan melongo. Benar-benar bukan Hoshi kalau gini?
"Mas, elu beneran dah bucin sama mbak Rina" kekeh Benjiro yang tidak menyangka kakaknya yang dikenal tukang hajar bleh tanpa mikir bisa nurut sama gadis cantik berdarah Arab itu.
"Aku hanya menuruti kemauan calon bini gue."
"Oke mas. Aku belum bergerak sih, baru cari aib dia doang dan aku dukung elu tikung mbak Rina. Meskipun aku nggak dekat sama mbak Rina, tapi aku sebagai pria tidak setuju kakak aku berhubungan dengan orang seperti itu!"
"Sekarang kamu tahu kan kenapa gue sumbut?"
"Iya mas. Ya sudah, aku ikut senang kalau elu dah ketemu pawangnya, biar jinak" gelak Benji tanpa beban.
"Yup. Eh, lebaran besok giliran New York ya open house?" tanya Hoshi.
"Iya, besok giliran Oom Ashley dan Tante Kristal yang ketempatan."
"Sip!"
***
"Hoshi meminta kamu membatalkan acara mengambil kehidupannya Yudha?" tanya Bryan.
"Iya Dad. Dilarang oleh mbak Rina" cengir Benji.
"Kemajuan tuh anak sudah punya pawang padahal Levi sama Yanti sulit menjinakkan macan satu itu."
"Pawangnya sudah datang yang pas, Dad."
"Tapi Dad penasaran sama Yudha. Ben, kamu libur kapan?"
"Minggu depan aku ada libur seminggu sebelum ujian semester. Kenapa Dad?"
"Kita ke Dubai yuk! Iseng-iseng sekalian ketemu sama Oom Reyhan dan Tante Paradina serta sepupu kamu Direndra, Ayrton dan Enzo."
"Beneran deh Dad, anak-anak Dubai itu namanya sok jadi pembalap semua" sungut Benji.
"Enzo kan memang pembalap seperti Oom Senna meskipun aku rasa dia salah lahir." Bryan tertawa.
Ayrton Al Jordan Schumacher adalah cucu Senna Al Jordan sedangkan Enzo Al Jordan adalah anak Reyhan Al Jordan dan Paradina Kusumo Hadiningrat, salah satu kerabat keluarga kerajaan Mangkunegaran, serta cucu Kai Al Jordan. Bedanya, Ayrton tidak suka balapan meskipun dia sangat lihai mengemudi sedangkan Enzo mengikuti jejak Opa Senna menjadi pembalap Formula Satu.
"Kamu bisa ajaklah ketiga sepupu rusuhmu itu membantu Dad mencari info Yudha di Dubai."
"Gampang lah itu Dad" seringai Benji membayangkan hendak berbuat keusilan yang mengasyikkan.
***
Dubai , Uni Emirat Arab Seminggu Kemudian...
Bryan, Briana dan Benji tiba di istana Al Jordan setelah dijemput oleh dua cucu Senna dan Kai Al Jordan. Benji yang paling muda dari mereka hanya diam saja ketika kedua sepupunya, Ayrton dan Enzo berbicara dnegan bahasa Arab yang dia tidak paham.
"Oom Bryan, kami ada surprise." Ayrton pun membuka pintu dan tampak Hoshi dan Rina disana.
"Oh you've got be kidding me!" seru Bryan kesal melihat wajah mengejek Hoshi disana.
"Oom, kalau mau usil, ajak-ajak dong!" kekeh Hoshi.
"Kamu bawa Rina kemari apa sudah ijin sama Abrisam dan Chitra?" tanya Briana.
"Sampun lah Tante Briana" Hoshi pun berdiri lalu mencium punggung tangan Oom dan Tantenya diikuti oleh Rina.
"Direndra sebentar lagi kesini ...." ucap Enzo dan tak lama terdengar suara Maserati masuk ke halaman istana Al Jordan.
"Oom Senna dan Oom Kai kemana?" tanya Bryan.
"Opa sedang ke Istanbul, kalau Daddy ke kantor lah Oom" cengir Enzo.
"Sudah pada datang?" suara Tamara, istri Kai membuat semuanya menoleh.
"Assalamualaikum" sapa Direndra.
"Wa'alaikum salam" balas semua orang disana.
"Kok elu bawa Maserati? Range Rover kamu kemana?" tanya Ayrton.
"Ngapain bawa si Rover. Kan kalian juga punya noh di garasi!" sahut Direndra. "Mas Hoshi, mbak Rina. Eh gue heran lho, ada ya yang mau sama si mulut cabe ini."
"Dia pawang gue tahu!" balas Hoshi.
"Lagian ya Oom Levi aneh-aneh kasih nama anaknya Hoshi. Ya bagus artinya macan tapi kalau udah ngaum menyebalkan!" kekeh Direndra.
"Eh udah-udah. Ayo makan" ajak Fatimah, istri Senna Al Jordan.
***
"Kayak aku nggak hapal Oom Bryan saja. Sekali kotak Pandora terbuka, dia akan penasaran sampai mendapatkan jawabannya."
"Mbak Rin, serius sama makhluk menyebalkan ini?" tanya Enzo sambil menunjuk ke Hoshi.
"Enak ajah bilangin gue makhluk, kampret!" sungut Hoshi.
"Lha kan benar tho mas, makhluk hidup!"
"Dasar adik-adik durjana!"
"Siapa juga suhunya bambaaannggg" gelak Direndra.
"Eh mas, beneran Safira sama Bagas Hadiyanto? Aku dengar dia dipanggil sama Opa Javier ke New York." Enzo menatap Hoshi.
"Wah? Pak Bagas dipanggil Opa Javier? Ngapain, Tiger? Nyerahin nyawa?" tanya Rina.
"Tiger?" seru keempat sepupu Hoshi.
"Panggilan kesayangan aku lah!" jawab Hoshi songong.
"Panggil muka pucat atau mulut cabe saja mbak, jauh lebih cocok!" cebik Direndra. "Alaric kalau tahu bisa ngakak kencang dia!"
"Diiihhh, kalian itu kenapa sih nggak suka lihat gue bahagia dikit?" Hoshi memicingkan matanya ke arah adik-adiknya. Sebagai anak tunggal, Hoshi sangat senang berkumpul dengan para sepupu-sepupunya karena dia bisa merasakan bagaimana memiliki saudara meskipun adik-adik sepupunya sama durjananya dengan dirinya.
"Kalau lihat elu hepi, kok kayaknya bakal kiamat" gumam Enzo.
"Brengsek lu pada!"
"Eh kembali ke Safira. Apa Opa Javier sudah memberi restu sama pak Bagas?" potong Rina.
"Katanya sih begitu, soalnya nggak mungkin opa tukang Jodohin itu nggak kasih restu. Bagas lah yang membuat Safira berkurang cerobohnya." Hoshi menatap Rina lembut.
"Keluarga kita terlalu banyak cowok jadi sekalinya ada saudara cewek yang didekati, langsung auto protektif" senyum Ayrton.
"Anandhita untungnya sama Arga jadi aman" timpal Bryan.
"Siapa lagi sih saudara cewek kita?" tanya Enzo. "Oh Fayza tapi dia sudah pacaran sama Pramana dan semua keluarga suka dengan dia karena tahu siapa keluarganya. Kan dia adik mas Pandu, suami mbak Reana."
"Jadi, acara kita gimana?" tanya Bryan.
"Nanti malam kita keliling Dubai. Anak buahku melaporkan kalau Yudha sering berada di The Office" ucap Hoshi.
"The Office itu klub elite. Kalau kamu nggak punya power, kamu nggak bisa masuk" ujar Ayrton.
"Hei, apa kalian lupa. Aku kan Enzo Al Jordan, pembalap F1. Kamu adalah Direndra Al Azzam Blair, lalu Paramudya Quinn, Ayrton Al Jordan. Kurang apa? Terkadang kita harus menggunakan nama keluarga kita untuk hal-hal seperti ini" cengir Enzo yang berbeda setahun dengan Direndra dan Ayrton.
"Oke nanti malam kita ke office. Siapkan black card kalian boys" seringai Hoshi.
***
Bang Hoshi
Neng Rina Kareem
Direndra Al Azzam Blair
Ayrton Al Jordan Schumacher
Benjiro Smith
Introducing Enzo Al Jordan
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa
Enzo memang bule soalnya Kai Al Jordan menikah dengan Fatimah yang asli Arab. Reyhan kental dengan darah bule sedangkan sang istri Paradina sendiri juga blasteran Jawa Belanda. Jadilah Enzo...
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️