HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
KELUARGA ARUNA



Mereka pun keluar dari rumah tersebut dengan meninggalkan om Eric yang ketakutan setelah mendengar nama Jay Anderson, dan Kelvin pun tak lupa mengambil sebuah foto yang berada di meja di ruang tamu dan ia membawanya.


pov Jay dan Naya


Jay fokus menyetir dengan wajah yang masih emosi, dia sesekali melirik ke arah Naya yang masih syok dan ketakutan


"pa..pak Anderson, terimakasih telah menolong saya" ucap Naya


"eum" jawab Jay hanya dengan deheman


"sa...saya juga minta maaf karena sudah merepotkan anda" ucap Naya yang ketakutan melihat aura wajah Jay yang menyeramkan


"mulai sekarang dan seterusnya jangan pernah ketemu dengan keluarga tante mu lagi" ucap Jay datar


"tapi pak..." ucap Naya yang langsung di sela oleh Jay


"jangan membantah saya Naya" bentak Jay yang membuat Naya ketakutan dan diam.


Jay memasuki halaman mansion nya, dia menghentikan mobilnya tepat di depan pintu mansion. Jay pun keluar dari mobil dan begitu pun dengan Naya.


Jay menyerahkan kunci mobilnya pada seorang pelayan pria yang bekerja di rumahnya.


"Margin antar kan dia ke kamar kedua" ucap Jay pada maid kepercayaan nya


"baik tuan" ucap Margin sambil membungkuk sedikit badannya


"mari nona saya antar kan ke kamar anda" ucap Margin sopan pada Naya


Naya mengikuti Margin dari belakang hingga sampai ke kamar yang akan di tepati oleh Naya.


"nona ini kamar untuk anda, selamat istirahat" ucap Margin ramah


"terimakasih" ucap Naya sambil membungkukkan sedikit badannya


Naya masuk ke kamar yang begitu mewah, di kemudian menjatuhkan badannya di atas kasur yang empuk sehingga ia pun tertidur.


malam pun tiba semua anggota Jaytrack sudah berkumpul di markasnya di ruang rahasia yang berada di mansion megah Jay.


Jay, Kelvin, Johnny dan Donny pun masuk ke ruang rahasia yang menjadi markas Jaytrack.


Jaytrack adalah kelompok mafia yang amat di takuti oleh mafia lainnya, mereka memiliki anggota yang banyak, Jaytrack di bagi lagi menjadi tiga kelompok.


kelompok yang pertama Jaytrack127 yang di mana tugas mereka merebut perusahaan-perusahaan yang berpengaruh di dunia.


Kelompok kedua JaytrackV mereka bertugas di dunia pendidikan untuk mengawasi dan mencari anggota-anggota baru


dan yang terakhir adalah JaytrackDream mereka bagian menjaga gerak gerik dari mafia lain.


kekompakan dan kesetiaan tiap anggota Jaytrack yang membuat mafia lain takut dengan mereka. apa lagi semua anggota tidak akan pernah takut dalam membunuh lawannya, termasuk sang ketua yaitu Jay Anderson yang mampu membunuh orang dengan sekali tembakannya.


saat Jay, Kelvin, Johnny dan Donny masuk ke rumah rahasia mereka melihat semua anggota sudah berkumpul.


Kelvin langsung melemparkan pertanyaan pada salah satu anggota Jaytrack


"kau sudah menemukan apa yang kau cari?" tanya Kelvin sambil duduk


"belum, semuanya hilang tanpa jejak, bahkan aku hampir putus asa sekarang" jawab Tirta dengan raut frustasi


"Tirta beristirahatlah, kau terlalu lelah belakangan ini" ujar Jay


"tidak bisa Jay, kau tau alasan terbesar ku masuk ke Jaytrack, aku ingin membalaskan dendam ku pada orang yang telah membunuh orang tua ku"jawab Tirta


"dan sebelum mencari tahu siapa pembunuh orang tua ku, aku akan mencari anak itu dan menjaganya seperti apa yang mama ku katakan sebelum di bunuh. lalu baru aku akan mencari pembunuh itu" ucap Tirta dengan raut wajah yang tajam.


"kau mencari anak dari keluarga Aruna?" tanya kelvin yang melihat ke arah Tirta


"kau tau itu Vin" sahut Tirta


"tunggu, Aruna?" tanya Hendry


"kau mengenalnya Hen?tanya kelvin sambil tersenyum


"sepertinya nama itu di pakai oleh salah satu mahasiswa di kampus ku, dia juga berteman dekat dengan anak dari keluarga Qianzy dan anak keluarga Yasa" ucap Hendry yang membuat Tirta kaget


"benarkah, kenapa kau tak memberitahukannya pada ku Hen?" tanya Tirta yang berdiri menghampiri Hendry


"kau tidak bertanya pada ku, dan aku tak tau kau mencari keturunan Aruna" jawab Hendry santai


Jay, Donny dan Johnny melihat ke arah kelvin dan paham apa yang di maksud oleh kelvin tadi di kantor.


mereka bertiga paham yang di cari oleh Tirta selama ini adalah Kanaya Aruna.


"jika bertemu dengan anak itu, apa yang akan ku lakukan Tir?" tanya Jay tiba-tiba


"aku akan menjaganya, aku akan menganggap nya sebagai adik kandung ku, aku akan melindunginya, karena dulu keluarga Aruna lah yang membantu perusahaan keluargaku dulu" ucap Tirta


"apa yang akan membuatmu yakin bahwa itu anak dari keluarga Aruna, bukan kah nama bisa saja di buat" tanya Johnny


"mamaku pernah bilang bahwa di pundak kanan anak itu memliki tanda lahir berbentuk hati" ucap Tirta yakin


"jadi kau akan melihat tanda lahir di pundaknya" tanya Jonny lagi dan mendapatkan anggukan dari Tirta.


"keluarga Aruna merupakan keluarga terpandang, mereka orang baik dan banyak klien yang senang bekerja sama dengan mereka.


kurang lebih 12 tahun silam, keluarga Aruna mengalami kecelakaan yang menyebabkan tuan Aruna dan nyonya Aruna meninggal sedangkan anaknya selamat.


papa dan mama ku datang ke rumah sakit tapi anak dari keluarga Aruna sudah di bawa oleh orang yang mengaku sebagai saudara mereka.


selama setahun lebih mama dan papa ku mencari tau tentang keberadaan anak dari sahabatnya tuan Aruna tapi tidak ditemukan"cerita Tirta


"papa ku meninggal karena di tembak, dan mamaku juga seperti itu, dia cuma meninggalkan sepucuk surat pada ku, yang meminta ku mencari anak itu dan menjaganya dengan baik" ucap Tirta yang frustasi


"bahkan perusahaan Aruna sekarang di ambil alih oleh musuh terbesar kita yaitu geng mafia Black.ketua mafia Black mengubah nama perusahaan Aruna menjadi perusahaan Black Company" jelas Tirta lagi


"berhentilah mencari nya Tir" ucap Kelvin yang membuat Tirta marah


"sampai kapanpun aku akan mencari anak itu" ucap Tirta dengan tatapan tajam


"aku akan membantu Tirta Hyung" ujar Jackie


"aku juga" sahut Jake


"kalian semakin kompak kembar" ucap Johnny sambil tersenyum


"Jay ada apa kau meminta kami untuk datang" tanya Teil tiba-tiba


"apa ada yang harus kami singkirkan" sahut Yudha dengan tatapan tajam


"rencananya aku mau menanyakan perkembangan pekerjaan kalian semua, tapi sepertinya tidak jadi" ucap Jay santai


"kalian berkumpul lah di ruang tamu ku" perintah Jay


"yudha keluarkan wajah ramah mu dan jangan pernah mengeluarkan wajahmu yang menyeramkan itu" ujar Jay yang membuat Johnny, Kelvin dan yang lainnya tertawa.


"kalau masalah senyum dan ramah serahkan pada ku" ucap Haekal tiba-tiba dan tersenyum


"ramah mu terlalu berlebihan" sahut Reyhan cuek


"dari pada kau, manusia pemarah" sahut Haekal yang nyolot


"Kau..." ucap Reyhan namun di sela oleh Johnny


"kalian berdua semakin kompak, hingga mengalahkan ke-kompakan si kembar, kalian pantas menjadi anakku, panggil aku daddy sekarang" ucap Johnny yang merangkul Reyhan dan Haekal yang berdebat.


"Jay ada apa sebenarnya?" tanya Ten


"akan memperlihatkan Tirta sebuah kejutan, tapi ingat Tirta memperlihatkan, jadi kau tak boleh mengambilnya dari ku" ucap Jay


"setelah ini kita akan party, karena Jay Anderson sedang jatuh cinta" teriak Kelvin dan mendapatkan tatapan tajam dari Jay


mereka pun berkumpul di ruang tamu rumah Jay.


"Margin, panggilkan nona Kanaya Aruna ke sini" ucap Jay yang membuat Tirta melihat kearah nya


"baik tuan" jawab Margin sopan


"Jay kau serius?" tanya Tirta senang


"kau pernah melihat ku becanda" ucap Jay santai


"Berhati-hatilah mendekati gadis itu, sepertinya dia memiliki banyak trauma sekarang" ucap Johnny yang mengingat kejadian tadi di rumah tantenya Naya


"dan kalian semua tidak boleh jatuh cinta ketika melihat gadis itu, dia milik Jay Anderson" ucap Kelvin sambil tersenyum


"kau menyukai nya Jay" tanya Tirta


"iya, dia menyukai gadis itu, bahkan sampai menjebaknya sehingga harus bekerja di mansion ini, sebagai alasan" ejek Kelvin


"trik murahan Jay" sahut Yudha dan mendapatkan tatapan tajam dari Jay, namun dia tak peduli


Tirta sudah berdiri dari duduknya, saat melihat seorang gadis turun dari tangga, bahkan semua pandang anggota Jaytrack melihat kearah Naya


Naya yang melihat begitu banyak pria di ruang tamu sangat ketakutan, dia takut bahwa Jay akan menjualnya, seperti yang di lakukan oleh pamannya.


...****************...


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...