HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
EMOSI JAY



Jhonny ajak anak mu untuk keluar" ucap Kelvin sambil tertawa


"ayok son" ajak Jhonny pada Haekal


"tunggu dulu Hyung ada masalah yang harus aku sampaikan pada jay Hyung" ucap Haekal yang panik


"ada apa son?" tanya Jhonny


"ada apa Haekal, apa ada masalah?" tanya Tirta


"tadi Margin menelpon ku dan katanya nyonya Clarissa datang ke mansion mencari Jay Hyung dan wanita itu" ucap Haekal


"dan Margin juga bilang bahwa nyonya Clarissa akan tinggal di mansion bersama jay Hyung dan wanita itu" jelas Haekal lagi


"apa?, tinggal di mansion ku?, berani sekali dia datang ke tempat ku" ucap Jay dengan raut wajah marah


"aku akan akan pulang malam ini dan akan ku lempar wanita iblis itu keluar dari mansion ku" ucap Jay yang ingin melepaskan infus di tangannya namun langsung di tahan oleh Naya


"tidak, jangan lakukan ini" ucap Naya yang menahan tangan Jay


"lepaskan tangan ku Naya, kah akan mengusir wanita iblis itu dari mansion ku" teriak Jay pada Naya


"tapi kamu masih sakit" ucap Naya


"aku tidak peduli, yang jelas aku tidak rela wanita iblis itu menginjak mansion ku" ucap Jay yang sudah di selimuti oleh amarah


"tapi kamu masih sakit" ucap Naya


"aku tidak peduli" bentak Jay dengan wajahnya yang sudah sangat merah


semua anggota Jaytrack yang melihat Naya di bentak oleh Jay hanya terdiam beku, jujur kalau masalah Jay dengan mommy nya anggota Jaytrack memang tidak bisa ikut campur.


karena mereka tau bagaimana jahatnya mommy nya Jay pada daddy nya dan Jay sendiri.


Naya yang pertama kali di bentak oleh Jay pun sangat terkejut dan dengan spontan air matanya pun keluar.


"sa...sayang aku minta maaf" ucap Jay yang merasa bersalah saat melihat air mata Naya yang keluar


"kamu mau pergi kan silahkan pergi" ucap Naya yang ingin turun dari brankar yang di tepati oleh Jay


"Naya aku minta maaf" ucap Jay yang penuh menyesal


"Naya tetaplah di situ, tenangkan Jay" ucap Donny


"Jay tenangkan dirimu, masalah di mansion biar aku dan Donny yang urus" sambung Tirta


"beri mereka waktu, ayo keluar" ucap Jhonny yang merangkul Haekal


semua anggota Jaytrack oun keluar, di ruangan tersebut hanya tersisa Jay dan Naya.


"Nay, aku minta maaf" ucap Jay namun tak ada jawaban dari Naya


"Naya aku benar-benar menyesal telah membentak kamu, maafkan aku. aku belum bisa menerima wanita itu menginjakkan kaki di mansion ku" ucap Jay lagi


"aku benar-benar bodoh, bahkan sampai sekarang aku belum bisa mengontrol emosi ku jika berurusan dengan dia" ucap Jay yang menundukkan kepalanya.


"aku tidak tau apa yang terjadi pada mu di masa lalu, sehingga kamu begitu marah saat mengetahui hal-hal yang berhubungan dengannya. tapi satu hal yang harus kamu tahu, kamu tidak sendiri sekarang, ada aku, dan anggota Jaytrack lainnya yang selalu bersama mu" ucap Naya


"aku tidak meminta kamu untuk melupakan masa lalu kamu, karena kamu gak akan bisa melakukannya, tapi kamu harus bisa menahan dan mengontrol emosi kamu" ucap Naya lagi.


"hey lihat aku, aku Kanaya Aruna adalah istri kamu Jay Anderson, jadi apapun yang ingin kamu ceritakan, apapun yang kamu rasakan, kamu bisa menceritakan ataupun memberitahukan semuanya padaku" ucap Naya yang memegang kedua pipi Jay.


"maafkan aku" ucap Jay yang air matanya sudah mengalir


"tidak ada yang salah jika para pria menangis, karena kalian juga manusia. sekarang istirahatlah, fisik maupun batin mu pasti sangat lelah sekarang" ucap Naya yang membaringkan tubuh Jay.


"Naya tolong jangan pernah mengkhianati aku, jangan pernah tinggalkan aku" ucap Jay yang menggenggam tangan Naya kuat


"aku ada si samping mu sayang, bersama mu selamanya" jawab Naya sambil tersenyum.


Jay pun tertidur dengan memeluk Naya sangat erat. sedangkan Donny, Tirta, Jhonny ,Kelvin pergi ke mansion Jay dan anggota Jaytrack yang lainnya juga berjaga di rumah sakit.


ting....tong...


klekkk margin membukakan pintu mansion


"di mana dia" tanya Donny


"di kamar tamu tuan" ucap margin


"saya sudah berusaha menelpon kalian tuan namun tak bisa, jadi saya menelpon tuang Haekal" ucap margin sopan


"margin masuk ke kamar mu, biar kami yang mengurus hama ini"ucap Jhonny


margin pun mengiyakan apa yang di katakan oleh Jhonny.


tok..tok.. Donny mengetuk pintu kamar yang di tepati oleh nyonya Clarissa.


klekk... nyonya Clarissa membukakan pintu nya.


"eh Donny, dimana Jay dam Giska?, apa mereka masih liburan?"tanya nyonya Clarissa sambil tersenyum


"maaf nyonya Clarissa, kami menganggu anda malam-malam" ucap Donny sopan


"dan sepertinya anda harus pergi dari disini sekarang juga" ucap Donny yang membuat nyonya Clarissa marah


"apa maksud mu, kau mengusir ku?" tanya nyonya Clarissa dengan emosi


"siap yang menyuruh kamu melakukan ini" teriak nyonya Clarissa lagi


"nyonya jangan membuat keributan di sini dam silahkan pergi" ucap Tirta


"siapa kamu berani mengusir saya" bentak nyonya Clarissa


"saya sahabat sekaligus Hyung ipar dari Jay" ucap Tirta dengan penuh kebanggaan


"heh, jangan bangga dulu kamu, jay menikahi adik mu hanya untuk melindungi giska" ucap nyonya Clarissa yang meremehkan Tirta


"pulanglah nyonya, jangan membuat keributan di sini" ucap Jhonny


"saya tak akan ke mana-mana ini mansion anak saya Jay Anderson"ucap nyonya Clarissa


"wah anda sangat lucu, di saat sedang bersenang-senang anda mengaku tak memiliki anak, dan saat anda sudah lelah anda akan datang dan bilang anda memiliki anak" sindir Kelvin


"jaga ucapan kalian" bentak nyonya Clarissa


"pergi dari sini" teriak Donny


"kau...


...****************...


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...****************...


...****************...


maaf jika ada kata yang typo....


...----------------...


...----------------...


...----------------...