HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
RENCANA TIRTA



"anda mau saya tetap di sini, terus anda mau saya memandikan anda dengan air suci?, anda ingin melihat sosok asli dari Giska?" tanya Donny bertubi-tubi


"sebaiknya jangan dia sangat menyeramkan" ucap Donny pergi dan mengabaikan Jay.


"sialan... ini semua gara-gara gadis itu, akan ku beri dia hukuman yang setimpal" ucap Jay dan naik ke atas


"Naya..." teriak Jay


Jay masuk ke kamar Naya dan melihat Naya yang duduk di kasurnya. Naya yang melihat Jay masuk ke kamarnya langsung menangis histeris seperti anak kecil.


"haaaaaaaa....anda jahat sekali" teriak Naya


Jay yang mendengar Naya menangis langsung menekan tombol kedap suara di kamar Naya dan mendekati Naya


"anda sangat kejam" ucap Naya


"hey yeobo kita kan sudah berjanji sebelumnya, bahwa ini cuma berpura-pura" ucap Jay yang memeluk Naya


"tapi hatiku terlalu sakit sekarang setelah anda mengatai saya seperti tadi" ucap Naya


"hati saya juga sakit saat melihat anda membawa tante itu ke rumah ini" ucap Naya lagi sambil menangis.


"kiyowo..., maafkan aku ya" ucap Jay yang memeluk Naya


"anda hebat sekali, anda seorang CEO, seorang mafia, lalu anda juga pandai berakting" ucap Naya yang masih sedikit menangis, dan membuat Jay tersenyum karena gemas melihat Naya


"lalu tadi siapa yang anda tembak?" tanya Naya dengan ketakutan


"tidak, aku hanya menembak genteng aja" ucap Jay


"aku sangat ketakutan mendengar nya" ucap Naya yang merasa lega


"maafkan aku" ucap Jay yang memeluk Naya


"tunggu, apa nanti malam tante itu akan datang lagi?" tanya Naya


"sepertinya iya, bersabarlah sampai beberapa hari, ini semua demi keselamatan mu" ucap Jay


"lihat, karena aku berakting menyakitimu, aku sampai mendapatkan tonjokan dari Kelvin" ucap Jay sambil menunjukan sudut bibir nya yang membiru.


"ya ampun, tunggu dulu aku akan membersihkannya" ucap Naya yang ingin mengambil kotak obat namun di tahan oleh jay.


"tidak, tidak usah" ucap Jay yang mendudukkan Naya di pangkuannya


"sekarang aku harus membuat mu sedikit terluka, seolah-olah aku menyiksa mu, sampai penyusup itu percaya bahwa aku tak menyukai mu Naya" ucap Jay sambil memeluk Naya yang berada di pangkuannya


"emang harus banget ya" tanya Naya yang masih berada di pangkuan Jay


"emang harus, untuk meyakinkan mereka" ucap Jay


"ya sudah, nih tampar saja aku, supaya para penyusup itu percaya" ucap Naya sambil menyodorkan pipinya ke arah Jay


"kamu yakin?" tanya Jay


"iya, tapi jangan keras-keras" ucap Naya


"kalau tak keras maka tak akan membekas Naya" ujar Jay


"ya sudah tampar saja sesuka anda" ucap Naya yang masih menyodorkan pipinya dan menutup matanya


"baiklah kamu tahan sedikit" ucap Jay


"cupp.." bukannya menampar Naya Jay malah mencium pipi Naya


"ih kok di cium sih" ucap Naya


"aku gak mungkin nyakitin gadis kecil yang aku sukai" ucap Jay yang membuat pipi Naya memerah, namu ia menyembunyikannya dari Jay


"katanya gak selera dengan gadis kecil, dasar bapak-bapak" ucap Naya


"kan cuma akting doang sayang..." ucap Jay sabil mencubit pipi Naya


"oh ya sepertinya kita harus melakukan sesuatu yang tertunda" ucap Jay yang membuat Naya kebingungan


"apa?" tanya Naya


"malam pertama kita" bisik Jay sehingga membuat Naya merinding


"malam pertama apanya" ucap Naya yang berusaha mengelak


"mana ada malam pertama hari-hari gini, malam itu saat malam setelah kita menikah, sekarang mah sudah lewat" elak Naya


"ya udah lewati saja malam pertamanya, sekarang ayok masuk ke hari pertama kita" ucap Jay yang memeluk erat pinggang Naya yang duduk di pangkuannya, dan sesekali mencium leher Naya dari belakang.


"aduhhh kenapa anda jadi mesum begini" ucap Naya yang memberontak


"yakkkk, apa yang anda lakukan" teriak Naya saat Jay menjatuhkan badannya di kasur dan Naya yang di pangkuannya ikut terjatuh di atas Jay


"aduh lepaskan aku"teriak Naya


"tidak mau, aku mau tidur dengan istri ku" ucap Jay


"tapi nanti orang-orang akan curiga jika anda lama-lama di kamar saya" ucap Naya yang membuat Jay langsung membuka matanya dan melepaskan Naya.


"aggghhhh,,,aku benci ide ini, Tirta awas aja kau" ucap Jay yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Flashback on pada saat Jay mengajak Tirta,Jake dan Jackie.


"di mansion ini ada pengkhianat" ucap Jay yang membuat Tirta, Jake dan Jackie terkejut


"hah, kau tau dari mana?, dan siapa pengkhianat itu?" tanya Tirta


"Margin, margin tak sengaja mendengar salah satu maid berbicara dengan Jung melalui ponsel" ucap Jay


"dan setelah di selidiki maid itu mata-mata yang di kirimkan oleh Jung untuk mencari kelemahan ku" ucap Jay


"mau ku habis maid itu sekarang juga" sahut Jackie dengan tatapan datar


"tidak sekarang Jackie, kita harus berpikir 3 kali lebih cepat dari pada mereka. kita akan main dengan santai" ucap Jay dengan tatapan tajam.


"lalu apa rencana Hyung" tanya Jake pada Jay


"aku juga belum tau, makanya aku memanggil kalian kesini karena ini menyangkut keselamatan Naya" ucap Jay


"apa sekarang kelemahan mu adikku?" tanya Tirta dan hanya mendapatkan tatapan dari Jay


"di mansion ku ada dua penyusup, satu penyusup dari Jung, dan satu lagi penyusup dari nyonya Clarissa dan Giska" jelas Jay


"dan ternyata penyusup dari nyonya Clarissa dan Giska sudah lama berada di mansion ku, dan meraka ingin mengetahui aku dekat dengan wanita mana. jelas sekarang mereka tau bahwa aku akan menikahi Naya,aku tak mau mereka menyentuh Naya" sambung Jay


"apa yang harus kita lakukan sekarang"ucap Jake


" kita akan melindungi Naya"ucap Jackie


"itu akan membuat Naya kesusahan dalam melakukan kegiatannya" sahut Jay lagi


"aku punya rencana" sahut Tirta yang membuat Jay, Jackie dan Jake melihat kearah Tirta.


"apa" tanya Jay


"jadi begini Jay, kau sudah merencanakan pernikahan ini, dan tidak mungkin membatalkannya, kau tetap menikahi Naya, setelah itu, seperti kata mu bahwa aku akan membuat nyonya Clarissa datang saat kau dan Naya resmi menikah" jelas Tirta


"lalu kau tetap membela Naya di depan nyonya Clarissa. dia pasti akan sangat marah dan menelpon Giska.


setelah itu Jay, kau harus cepat menelpon Giska bilang bahwa kau ingin bertemu dengannya di apartemen Giska" ucap Tirta lagi


"Jake dan Jackie pastikan mafia black dan mafia Jung datang saat acara akan selesai, kemudian ajak anak dreams buat bawa Naya pulang sampai aman ke mansion" pinta Tirta


"kita akan menghadapi mafia black dan mafia Jung, setelah semuanya selesai Jay kau datang ke apartemen giska lalu kau rayu saja dia, bilang bahwa kau sebenarnya mencintai dia dan tak mau membuat dia dalam bahaya makanya kau menikahi Naya. supaya melindungi Giska"jelas Tirta panjang lebar


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...****************...


...****************...


maaf jika ada kata typo guys...


...----------------...


...----------------...


...----------------...