
"eum...a..aku akan mencoba gaun dulu" ucap Naya dan langsung pergi karena merasa bersalah
"kita batalkan saja Naya, kamu tidak perlu mencoba gaunnya. biar saya nanti yang menanggung malu ini" ucap Jay
"tunggu cha.. chagiya, jangan batalkan pernikahan kita, a..aku akan mencoba gaun ini, nanti kamu nilai penilaian ku" ucap Naya yang gugup dan berbalik badan membuat Jay menahan tawanya
"apa kalian lihat-lihat" ucap Naya yang memarahi orang-orang yang melihatnya tadi.
("kau sangat lucu, bagaimana jika anak kecil seperti mu mempunyai baby nanti, benar-benar akan menjadi baby yang memiliki baby"sarkas Jay dalam hatinya sambil tersenyum)
saat Naya keluar dari ruang ganti Jay begitu terpesona melihat Naya yang begitu cantik
"ba..bagaimana" ucap Naya yang salah tingkah saat melihat Jay menatapnya
"kau sangat cantik Naya" puji Jay sehingga membuat Naya tambah malu
"sudah jangan melihat ku seperti itu" ucap Naya
"kenapa?, aku hanya ingin terus menatap mu" ucap Jay yang ingin menggoda Naya
"aduh... saya malu" sahut Naya yang membuang wajah nya
"kenapa harus malu, nanti setelah menikah kamu akan melihat saya terus menatap mu" ucap Jay
"anda tidak ke kantor?" tanya Naya
"kamu akan ikut ke kantor saya" sahut Jay santai
"saya kuliah... udah ah saya mau ganti balik" ucap Naya yang membuat Jay tertawa.
setelah mendapatkan gaunnya, Naya dan Jay kembali ke mobil, Jay menggandeng tangan Naya dan Naya pun sudah mulai merasa nyaman.
Donny di dalam mobil yang melihat Jay dan naya keluar sambil gandeng tangan hanya bisa pasrah.
"oh Tuhan, sepertinya aku akan menjadi setan lagi di mobil ini" ucap Donny yang mengacak-acak rambutnya.
klakkkk suara pintu mobil terbuka.. blammmn suara mobil tertutup kembali
"oh Donny oppa waeyo?" tanya Naya yang melihat rambut Donny berantakan
"mungkin dia frustasi tidak mendapatkan gaji bukan ini" sahut Jay santai dan menatap Donny sinis
"oh, kenapa?"tanya Naya
"Chagi sebaiknya kamu tidak usah banyak tau tentang masalah dia, tidak penting sama sekali" ucap Jay yang memegang kepala Naya dan menatap Naya
"saya akan jalan" ucap Donny dan langsung menancap gas mobil.
"saat Naya sampai ke mansion Jay, Naya melihat Naura dan Reva yang menunggu Naya bersama anggota jaytrack
"Naura, Reva"ucap Naya yang terkejut dan senang.
"Nay, aku minta maaf ya, karena udah marah-marah sama kamu kemaren" ucap Naura yang menghampiri Naya dan memeluknya
"aaaa,,, aku gak apa-apa kok, aku tau kamu marah karena kamu sayang sama aku, makasih ya udah peduli sama aku" ucap Naya pada Naura
"tadi rencananya kita mau minta maaf sama kamu di kampus, tapi kamu nya gak datang" ucap Reva
"aku malu ke kampus" ucap Naya murung
"kamu gak perlu malu Nay, ada kita" ucap Reva
anggota jaytrack yang melihat persahabatan antara tiga gadis ini benar-benar terharu, mereka benar-benar saling menjadi satu sama lain.
"oh ya tadi di kampus Naura mukul cowok yang ngehina lo, dan Naura juga nyiram Alena pake air cucu piring di kanti" ucap Reva yang membuat anggota jaytrack salut
"wahhh, anak kecil seperti mu seberani itu memukul anak laki-laki" ejek Johnny
"bahkan saya bisa memukul anda, anda mau coba?" tanya Naura
"ihhh Naura sudah, oh ya Nay apa benar kamu mau nikah sama pak Anderson?" tanya Reva
"kamu tau dari mana?" tanya Naya
"iya besok aku bakal nikah sama nih" ucap Naya sambil menunjuk Jay menggunakan matanya.
"kau harus memberitahu mereka dengan benar chagi" ucap Jay yang memegang kepala Naya dan membuat semua orang terkejut dengan panggilan Jay ke Naya
"hehehe" Naya nyegir
"wahhh Hyung kau sudah memanggilnya chagi?" tanya Haekal
"Haekal sepertinya kau punya urusan penting dengan ku" ucap Jay yang menatap Haekal
"hehehe Hyung,, aaaaaa hyunggg tolong maafkan aku, tolong jangan ambil mata ku hyungg" ucap Haekal yang semuanya nyengir kemudian berlari kearah Jay dan memeluk pinggang Jay sambil menangis.
"ya Haekal kamu kenapa?" tanya Naya yang kebingungan melihat Haekal menangis.
"Jay Hyung akan mengambil mata ku" teriak Haekal yang membuat anggota jaytrack lain tertawa
"apa?plakkkk, kau ingin mengambil mata anggota aku, berani sekali kau" ucap Naya sambil memukul lengan Jay dan membuat semua anggota jaytrack terdiam begitu pun dengan Reva dan Naura
"wah Naya kau berani memukul Jay tapi tidak berani memukul teman kampus mu yang menjahati mu"sarkas June yang bengong
"Naya kenapa kamu memukul ku" tanya Jay yang menahan amarahnya
"kenapa kau ingin mengambil mata Haekal" tanya Naya dengan kedua tangan di pinggang nya.
"eonni...." teriak Haekal yang bersembunyi di balik Naya
"hah,,, Haekal kau benar-benar" sahut Reyhan yang tak habis pikir
"Naya bicara yang sopan lah pada ku" ucap Jay
"kenapa kau ingin mengambil mata Haekal" tanya Naya
"Naya jaga ucapan mu, jangan membuat ku marah" ucap Jay tegas dan membuat Naya takut
"la..lain kali jangan begitu" ucap Naya cepat dan mengajak Haekal, Naura dan Reva untuk masuk ke mansion
"Haekal, Naura , Reva ayok kita masuk ke mansion" ajak Naya yang menarik tangan Haekal.
"Haekal..." ucap Jay frustasi
"kau kalah dengan Haekal kali ini" ejek Kelvin
"diam kau" ucap Jay yang kesal
"apa tugas kalian sudah selesai" tanya Jay
"sudah" ucap beberapa anggota jaytrack
"besok aku mau acara ku berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala, kalian bertiga ikut aku" perintah jay dan kemudian menunjuk ke arah Tirta, Jackie dan Jake.
...----------------...
...----------------...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
maaf jika ada kata-kata yang typo
...----------------...
...----------------...